This Author published in this journals
All Journal THE COMMERCIUM
Fathir Rofi Ghaniyu Jayantio
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REPRESENTASI KLIENTELISME PADA DINAMIKA PEMILU PRESIDEN 2024 DALAM FILM ESAI “DIRTY VOTE” (ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE) Fathir Rofi Ghaniyu Jayantio; Muhammad Danu Winata
The Commercium Vol. 9 No. 3 (2025): The Commercium - Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/tc.v9i3.72478

Abstract

Pemilu sebagai fondasi demokrasi elektoral Indonesia kerap disusupi praktik klientelisme yang memanfaatkan relasi patron klien serta instrumen negara untuk kepentingan elektoral. Film esai Dirty Vote (2024) karya Dandhy Dwi Laksono menjadi media kritik yang menyoroti praktik manipulatif kekuasaan dalam Pemilu Presiden 2024. Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi klientelisme dalam film tersebut melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Dengan menggunakan metode kualitatif interpretatif, analisis difokuskan pada tandatanda visual, verbal, dan simbolik dalam beberapa adegan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dirty Vote merepresentasikan bentuk klientelisme melalui simbol visual seperti pembagian bantuan sosial, mobilisasi kepala desa, dan netralitas semu pejabat publik. Tanda-tanda tersebut membentuk makna ideologis yang menunjukkan bagaimana demokrasi prosedural dibajak oleh relasi kekuasaan yang tidak adil. Film ini berfungsi sebagai teks budaya resistensi yang menantang hegemoni narasi resmi negara, serta menjadi bentuk artikulasi unruly politics melalui media visual. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperluas pemahaman terhadap praktik klientelisme elektoral di Indonesia sekaligus memperkaya kajian komunikasi politik visual.