Salsabila Barokatu Lana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF THE VALUES OF PANCASILA, MUTUAL COOPERATION, TOLERANCE, AND SOCIAL CONCERN IN SOCIAL STUDIES EDUCATION IN JUNIOR HIGH SCHOOL Fathin Al-Ghithrif; Salsabila Barokatu Lana; Wahyunengsih
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 3 (2025): Vol. 2 No. 3 Edisi Juli 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i3.1036

Abstract

Tinjauan terhadap lima belas penelitian meneliti integrasi nilai-nilai Pancasila (kerja sama, toleransi, dan tanggung jawab sosial) dalam studi sosial SMP di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pedagogik kontekstual, berbasis proyek, berbasis masalah, dan kolaboratif secara efektif menumbuhkan nilai-nilai ini. Pembelajaran aktif, yang menggabungkan keterlibatan masyarakat dan aksi sosial, secara signifikan meningkatkan kerja sama, toleransi, dan keterlibatan warga negara siswa. Penelitian ini sangat menyarankan adanya hubungan positif antara nilai-nilai Pancasila yang terintegrasi dan peningkatan pengembangan sosial-emosional, yang mencakup manajemen emosi dan keterampilan interpersonal. Meskipun terdapat tantangan seperti pelatihan dan sumber daya guru yang tidak memadai, Kurikulum Merdeka memberikan peluang untuk perbaikan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan profesional guru yang terarah, sumber daya yang relevan secara kontekstual, dan praktik pembelajaran reflektif untuk mendorong internalisasi nilai yang lebih dalam, yang pada akhirnya mendorong kewarganegaraan yang bertanggung jawab dan terlibat.
Angklung sebagai Warisan Budaya Sunda: Kajian Fungsi, Nilai, dan Perkembangannya di Jawa Barat Salsabila Barokatu Lana; Imam Amahdi; Nabilah Nurul Izzah; Nanda Rizky Julian Nugraha; Syairul Bahar; Farhan Abdurrochim Alfaruq
Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2025): Desember : Imajinasi : Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi
Publisher : Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/imajinasi.v2i4.1018

Abstract

Angklung is one of the traditional musical instruments originating from the Sundanese culture in West Java, Indonesia, and has been recognized as an Intangible Cultural Heritage by UNESCO since 2010. This research aims to analyze the functions, values, and development of angklung in West Java society. The study applies a qualitative descriptive approach through literature review, field observations, and interviews with cultural practitioners. The findings show that angklung plays an important role not only as a musical medium but also as a tool for social cohesion, educational development, and cultural identity preservation. Over time, angklung has experienced significant transformation in terms of performance, musical arrangements, and adaptation in modern contexts, such as tourism, creative industries, and international collaborations. However, challenges remain in maintaining authenticity amid commercialization and the declining interest of younger generations in traditional musical arts. This study highlights the need for continuous cultural education, community engagement, and government support to sustain angklung's legacy. The implications of this study contribute to cultural preservation strategies and provide insights into the sustainable development of traditional arts in the modern era.