Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Partisipasi Masyarakat dalam Program Bank Sampah di Desa Pulosari: Studi Kasus Bank Sampah KSM AIRA Napsyiah, Siti; Oktawiyani , Dita Dwi; Syafitri , Aina Nur; Yusnia, Vira; Bilqis , Annisa; Juang , Shandy
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1490

Abstract

Penelitian ini berfokus pada masalah sampah di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, dengan estimasi volume timbulan sampah mencapai 1.500 hingga 2.000 m³ per tahun. Untuk mengatasi isu ini, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Asosiasi Inspirator Raksa Alam (AIRA) menerapkan program Bank Sampah yang melibatkan pemilahan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga, serta mendirikan bank sampah di setiap RW. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang menjadi sangat penting untuk mencapai pengelolaan bank sampah yang mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tingkat partisipasi masyarakat pada setiap tahap pengelolaan bank sampah di Desa Pulosari, menggunakan teori Cohen dan Uphoff tentang tahapan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, yaitu pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif, yang bertujuan untuk memahami, menganalisis, dan mendeskripsikan empat tahapan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan bank sampah di desa tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi lapangan dan studi pustaka (observasi, wawancara, dokumen) dengan teknik purposive untuk memilih informan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat tidak sepenuhnya terlibat dalam keempat tahapan tersebut. Pengambilan keputusan dan pelaksanaan umumnya dilakukan oleh stakeholder dan kelompok masyarakat tertentu, sementara masyarakat lebih terlibat dalam tahap pengambilan manfaat dan evaluasi. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori partisipasi tidak langsung dan partisipasi dengan adanya reward.