Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Effect of Project Management Performance on Machine Operational Readiness at PT GPE (Medion Group) Evan Nugraha; Dodi Rukmana; Oviyan Patra; Hendy Suryana
Journal of Social Research Vol. 4 No. 9 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i8.2733

Abstract

This research aims to analyze the influence of project management on machine operational readiness at PT Gallaria Prospera Eterna (PT GPE). Five variables were examined: integration management, time management, cost management, quality management, and resource management. Previous issues, such as project delays and cost overruns, prompted the need for an evaluation of the project management system. A quantitative method was employed, utilizing the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach. The results indicated that integration management (? = 0.245), time management (? = 0.235), and resource management (? = 0.232) had a significant effect on machine operational readiness. Time and resource management also exhibited positive quadratic effects (QE = 0.170 and QE = 0.181), while cost management had a negative quadratic effect (QE = –0.309). Quality management was found to be statistically insignificant. The R² value of 0.689 and Q² value of 0.567 indicate that the model has strong explanatory and predictive power. The implementation of strategies based on these findings—such as establishing a Project Management Office (PMO), digitalizing project tracking, and strengthening human resources—has successfully improved the execution of the second-phase fermenter machine procurement project, delivering it on time, within budget, and fully operational.
Analysis of Product Quality and Brand Image in Driving Repurchase Intention for Luta Dehumidifier Products at PT. Dwi Mitra Teknindo Ade Maulana; Oviyan Patra; Evan Nugraha; Hendy Suryana; Adi Ganda Putra
Journal of Social Research Vol. 4 No. 10 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i9.2778

Abstract

This study aims to analyze the influence of product quality and brand image on repurchase intention of LUTA dehumidifier products distributed by PT. Dwi Mitra Teknindo. The research background is based on the increasing demand for dehumidifiers in Indonesia after the Covid-19 pandemic, along with the challenges faced by the LUTA brand in building a positive image amid consumer perceptions of Chinese-made products. This study employed a quantitative approach with a descriptive-causal research design. Data were collected through surveys of LUTA consumers in several major cities in Indonesia and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) to examine both direct and indirect relationships among the variables. The findings indicate that product quality has a positive and significant effect on repurchase intention, both directly and through brand image as a mediating variable. Brand image also plays a crucial role in strengthening consumer loyalty towards LUTA products. These results highlight the importance of improving product quality and enhancing brand image as strategic efforts to retain existing customers and support sustainable business growth.
Implementasi Metode Scor Digital Standard di Proyek Bendungan Cijurey Paket 1 Teddi Apriyadi; Oviyan Patra; Hendy Suryana; Evan Nugraha
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i10.7022

Abstract

Pembangunan bendungan merupakan proyek infrastruktur strategis yang memiliki manfaat besar bagi pengendalian banjir, penyediaan air baku, irigasi, serta energi listrik. Namun, proyek konstruksi bendungan memiliki tingkat kompleksitas tinggi dan rentan terhadap berbagai risiko rantai pasok, seperti keterlambatan pengiriman material, fluktuasi harga, kualitas material yang tidak sesuai, serta kendala komunikasi dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan kinerja rantai pasok pada Proyek Bendungan Cijurey Paket 1 melalui implementasi metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) Digital Standard. Pendekatan yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) dengan analisis kuantitatif untuk mengukur kinerja rantai pasok pada indikator RL.2.6, RL.3.15, RL.3.16, Inventory Turnover (ITO), dan Days of Inventory (DOI), serta analisis kualitatif untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan menggunakan metode 5 Why dan Fishbone Diagram. Hasil evaluasi awal menunjukkan bahwa skor komposit kinerja rantai pasok berada pada tingkat 62,4% atau kategori “cukup”, dengan kelemahan utama pada aspek keandalan pengiriman dan biaya rantai pasok. Melalui rancangan strategi perbaikan berbasis SCOR Racetrack, House of Risk (HOR), serta simulasi Monte Carlo, penelitian ini menyajikan rekomendasi mitigasi risiko yang dapat meningkatkan keandalan, efisiensi, dan efektivitas rantai pasok proyek. Kontribusi penelitian ini tidak hanya memperluas penerapan SCOR DS dalam konteks proyek konstruksi, tetapi juga memberikan panduan praktis bagi manajer proyek dan pemangku kepentingan dalam mengelola risiko rantai pasok pada proyek infrastruktur skala besar.
Analisis Faktor Manajemen Proyek dan Dinamika Pasar Dalam Memprediksi Kesuksesan Proyek di PT. TGE (Studi Kasus di Divisi Non Core Field Services Turbo Machinary) Waris Riyanto; Evan Nugraha; Oviyan Patra; Hendy Suryana
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i1.7406

Abstract

Persaingan bisnis yang semakin ketat dan target market yang meningkat membuat  perusahaan untuk selalu berinovasi dalam kegiatan bisnisnya. Salah satu inovasi yang sering dilakukan perusahaan adalah melakukan ekspansi ke bidang lain yang bukan merupakan bisnis utamanya. Dalam menjalankan bisnis barunya terutama yang berupa proyek, membuat perusahaan harus mengoptimalkan management project untuk diimplementasikan dalam berbagai aspek proyek. Memperhatikan pentingnya implementasi pengetahuan manajemen proyek terhadap kesuksesan proyek, dan meningkatkan target market yang lebih luas, sehingga penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui aspek pengetahuan manajemen proyek yang berpengaruh terhadap kesuksesan proyek non-core terhadap perkembangan market  perusahaan. Sebagai studi kasus, penulis mengamati unit Divisi Field Services Di PT. Torishima Guna Engineering (PT. TGE) yang berinisiatif mengambil proyek yang bersifat non-core yakni konstruksi dalam rentang waktu 2021-2024. Jabatan struktural yang berfungsi sebagai Project Management Office (PMO) sendiri baru dialokasikan pada tahun 2021 di unit tersebut. Model penelitian ini berdasarkan pada framework Project Management Body of Knowledge (PMBOK) yang dikeluarkan oleh PMI. Dalam penelitian ini analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square - Structural Equation Modeling (SmartPLS) dan Importance-Performance Analysis (IPA). Data yang digunakan dalam penelitian adalah aspek pengetahuan manajemen proyek sebagai variabel bebas (Variabel Independen), kesuksesan proyek sebagai variabel terikat (Variabel Dependen) dan perkembangan market sebagai variable terikat. Hasil analisis SmartPLS dan IPA menunjukkan bahwa aspek pengetahuan manajemen proyek secara komprehensif memiliki korelasi positif terhadap kesuksesan proyek yang bersifat non-core pada perusahaan. Posisi masing-masing aspek pengetahuan manajemen proyek dalam kuadran IPA memberikan pemahaman di level manajerial untuk menentukan prioritas pengelolaan sumber daya.
Analysis of Delay Factors in EPC Power Plant Projects (Case Study: PLTMG Project in Sumbawa) Maulana Indra Gunawan; Hendy Suryana; Oviyan Patra; Evan Nugraha
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i2.1013

Abstract

Construction projects often face the risk of delays, which can affect cost, quality, and schedule performance. This research aims to analyze the factors causing delays in the Engineering, Procurement, and Construction (EPC) Gas Engine Power Plant (PLTMG) project in Sumbawa and to formulate improvement recommendations. The research employs the Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with 67 respondents consisting of the project owner, contractor, and supervision consultant. The research variables include design, financial, resources, contractor, material, external, and owner as independent variables and time overrun as the dependent variable. The results show that the external factor has a positive and significant influence on project delays (? = 0.534; p = 0.000), which includes regulatory changes, extreme weather, permit delays, and socio-cultural influences. The owner factor shows a nearly significant effect (p = 0.092), while design, financial, contractor, material, and resource factors have no significant impact. The research model demonstrates good predictive capability (R² = 0.696; Q² = 0.516). Improvement recommendations focus on mitigating external factors, including establishing a legal team to monitor regulations, developing a flexible work schedule adapted to weather conditions, expediting permits through a dedicated liaison officer, and enhancing communication with the local community. These findings are expected to serve as a reference for stakeholders in managing delay risks in similar construction projects.