Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi keterampilan bermain bola voli sebagai upaya pembinaan atlet muda di Klub Bahana Muda Chandra, Mahesa Dwi; Inzaghi, Usamah Daffa
Darmabakti: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): May
Publisher : CV Rezki Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56003/darmabakti.v1i2.602

Abstract

Evaluasi performa secara periodik merupakan fondasi utama dalam mendukung peningkatan prestasi atlet, terutama pada cabang olahraga yang menuntut kemampuan teknis tinggi seperti bola voli. Evaluasi berbasis data menjadi instrumen penting untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan atlet secara objektif, serta sebagai dasar perumusan program latihan yang terarah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi keterampilan bermain bola voli melalui pengukuran keterampilan teknis atlet di Klub Bahana Muda Kota Malang. Kegiatan ini melibatkan 20 atlet putra yang telah memiliki pengalaman bertanding dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), dan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif. Serangkaian tes keterampilan yang digunakan meliputi tes passing, service, dan smash/spike. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berada dalam kategori sedang (40%), diikuti kategori kurang (30%), dan hanya satu atlet yang menempati kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan performa antar-atlet yang memerlukan intervensi pelatihan yang lebih individual dan terstruktur. Selain menghasilkan data awal mengenai performa atlet, kegiatan ini juga memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran pelatih akan pentingnya evaluasi berbasis data dalam proses pembinaan. Kesimpulannya, asesmen performa yang dilakukan dalam program pengabdian ini memberikan gambaran objektif mengenai kesiapan teknis atlet dan berpotensi menjadi dasar untuk penyusunan program latihan yang adaptif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan evaluatif seperti ini dilakukan secara berkala untuk memantau perkembangan dan memastikan kesinambungan peningkatan performa atlet.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI DAN KOORDINASI MATA-TANGAN DENGAN KEMAMPUAN JUMP SERVICE BOLA VOLI ATLET PUTRA Inzaghi, Usamah Daffa; Hanief, Yulingga Nanda
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6298

Abstract

Jump service merupakan salah satu teknik krusial dalam permainan bola voli yang menuntut perpaduan kemampuan fisik dan koordinasi gerak. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara daya ledak otot tungkai dan koordinasi mata–tangan dengan kemampuan jump service, sekaligus menilai kontribusi relatif masing-masing variabel pada atlet bola voli putra Klub JVC Kota Malang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 31 atlet putra berusia 16–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen meliputi tes vertical jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, tes lempar tangkap bola (wall toss test) untuk menilai koordinasi mata–tangan, serta tes kemampuan jump service sebagai variabel terikat. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson dengan bantuan IBM SPSS versi 25. Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara daya ledak otot tungkai dan kemampuan jump service (r = 0,454; p = 0,010). Koordinasi mata–tangan juga memiliki hubungan signifikan dengan kekuatan asosiasi yang lebih besar (r = 0,672; p < 0,001) terhadap kemampuan jump service. Temuan ini menegaskan bahwa koordinasi mata–tangan merupakan faktor yang lebih dominan dalam menentukan keberhasilan jump service, sementara daya ledak otot tungkai tetap berperan sebagai faktor pendukung. Dengan demikian, peningkatan kemampuan jump service pada atlet bola voli putra sebaiknya diprioritaskan pada pengembangan koordinasi mata–tangan, disertai latihan daya ledak otot tungkai untuk menopang gerakan eksplosif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih terarah dan efektif.