Lulu Khairunnisa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANAK ANGKAT DALAM PERSPEKTIF TAFSIR KEMENTERIAN AGAMA RI : KAJIAN AL-QUR’AN DAN TAFSIRNYA EDISI YANG DISEMPURNAKAN Lulu Khairunnisa
Jurnal Studi Qur'an dan Tafsir Vol. 3 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Universitas Annuqayah (UA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59005/jsqt.v3i2.521

Abstract

In view of the law, the relationship of a child with his or her parent may be disconnected due to the adoption of a child; even an adopted child gets a special call from his or her adopted parent. Islamic law even recommends child adoption only in shifting obligation to provide everyday living, educate, nurture, and others in the context of worshiping Allah. However, the fact is that in the process of this adoption, acts of violence often occur toward an adopted child or vice versa. The writer uses library research in this study by making al-Quran and enhanced interpretation edition, using the qualitative method with a descriptive approach concerning the interpretation of adopted child cases in Indonesia, which is explained in the interpretation of the Ministry of Religion of Indonesia. From this study, then it is found that adopting a child does not bring any cause to the law in blood relationships, guardianship relationships, and inheritance relationships with the adopted parent. An adopted child receives a share of the inheritance of his or her adopted parent by way of a gift or written or spoken testament by his or her adopted father before his death. Therefore, it is advisable to adopt a child with a kinship relationship, to be far from mahrom problems.
Representasi Nilai Ikhlas Dalam Film Qodrat 2 (Studi Tematik Ayat Ikhlas) Lulu Khairunnisa; Islamiyah
Al-Misykah: Jurnal Studi Al-qur'an dan Tafsir Vol. 6 No. 1 (2025): Al-Misykah: Jurnal Studi Al-qur'an dan Tafsir
Publisher : Program Studi Ilmu Al quran dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/almisykah.v6i1.29623

Abstract

Perkembangan digital berdampak pada penyebaran Islam hingga ke industri film. Salah satunya film Qodrat 2 film horror Indonesia yang disutradarai Charles Gozali. Banyak ayat, doa, dan dzikir yang mengiringi film ini. Ikhlas dalam film ini tidak hanya terfokus pada ikhlas kepada segala kesulitan yang menghampiri, tetapi juga pesan ikhlas yang lebih luas dan dalam. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengungkapkan dan menjelaskan nilai-nilai ikhlas dalam film Qodrat. Kajian ini menggunakan penelitian library research, dengan melakukan analisis isi serta dikaitkan dengan konsep maqashid syariah. Menggunakan metode tematik dengan langkah-langkah yang dirumuskan oleh 'Abd al-Hayy al-Farmawi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna ikhlas yang terkandung di dalam film Qodrat 2 senafas dengan penafsiran Penyajian nilai ikhlas dalam film sesuai pada QS. al-Hijr ayat 40, QS. al-Ikhlas, dan QS. al-Hajj ayat 31. QS. al-Hajj ayat 31, salah satu ayat yang menggambarkan adegan Azizah yang depresi karena kematian putra dan suaminya serta mendapatkan kesulitan setelah memohon pertolongan kepada iblis. Tokoh digambarkan dengan jiwa yang tidak tenang dipenuhi rasa bersalah. Azizah kehilangan arah dan arti hidup ”seakan-akan dia jatuh dari langit, lalu disambar oleh burung atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh”.