Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Analysis: Local Community Involvement in Mangrove Forest Ecotourism Management in Indonesia Amelia Retno Eka Putri; Asramid Yasin; Dinda Tri Agustina
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrit.v4i1.6526

Abstract

Indonesia has vast mangrove forest potential with high biodiversity and great ecological benefits. One of the developing management approaches is community-based mangrove ecotourism which not only emphasizes economic aspects but also environmental conservation. This study aims to analyze the involvement of local communities in mangrove ecotourism management and its impact on mangrove forest conservation in Indonesia. The method used is literature analysis with a descriptive-qualitative approach to ten studies published in the last 5-10 years. The results of the analysis show that active community participation in planning, implementing and evaluating the management of ecotourism areas contributes significantly to the sustainability of mangrove ecosystems. Despite the challenges of unequal capacity and strategic roles, this study confirms that community involvement is an important pillar in the success of community-based conservation. Thus, a collaborative approach between the community, government, and other stakeholders needs to be continuously strengthened to support ecotourism as well as mangrove conservation.
PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT OLEH KOMUNITAS SUKU ANAK DALAM DI DUSUN DWI KARYA BAKTI KECAMATAN PELEPAT KABUPATEN MUARO BUNGO Hendra Kurniawan; Citra Rahmatia; Amelia Retno Eka Putri; Riko Kurniawan; Juliana Juliana
Jurnal Hutan Tropis Vol 14, No 2 (2026): Jurnal Hutan Tropis Volume 14 Nomer 2 Edisi Juni 2026
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v14i2.26038

Abstract

Pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat adat merupakan bagian dari sistem pengetahuan lokal yang menghadapi ancaman erosi akibat perubahan sosial dan degradasi lingkungan, sehingga dokumentasi ilmiah menjadi sangat mendesak. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam pemanfaatan tumbuhan obat oleh komunitas Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Dwi Karya Bakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Muaro Bungo, Provinsi Jambi, dengan fokus pada identifikasi spesies, pola pemanfaatan berdasarkan kategori penyakit, serta dimensi sosial dan budaya yang melingkupinya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap 20 responden yang dipilih secara sensus, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengidentifikasi 29 spesies tumbuhan obat yang dimanfaatkan untuk 11 kategori penyakit; kategori sakit kepala dan demam memiliki jumlah spesies tertinggi (9 spesies), dengan tumbuhan yang paling banyak digunakan antara lain durian (Durio zibethinus), brotowali (Tinospora sp.), sungkai (Peronema canescens), pasak bumi (Eurycoma longifolia), dan sembung (Blumea balsamifera), yang diolah melalui perebusan dan diminum sebagai ramuan; diikuti oleh kategori luka, bengkak, dan gatal (6 spesies), serta penyakit spesifik seperti maag, penawar racun, dan sakit telinga yang masing-masing hanya ditangani oleh satu spesies tumbuhan. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pendekatan analisis berbasis kategori penyakit dalam kajian etnobotani komunitas adat terpencil, yang memberikan perspektif baru dalam memahami pola pemanfaatan tumbuhan obat secara adaptif; temuan ini berimplikasi pada pengembangan strategi konservasi hayati, validasi fitokimia tumbuhan prioritas, serta integrasi kearifan lokal ke dalam sistem kesehatan berkelanjutan di Indonesia.