Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tipologi Fasad Bangunan Masjid di Kota Banda Aceh Periode 2004-2023 Khairunnisa, Kharisma; Ariatsyah, Ardian; Munir, Abdul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 9, No 2 (2025): Volume 9, No.2, Mei 2025 (in progress)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v9i2.35651

Abstract

Fasad merupakan salah satu elemen penting yang digunakan selain untuk mempresentasikan sebuah karya arsitektur juga dapat dijadikan sebagai alat untuk merekam sejarah dengan melihat dinamika sosial, budaya dan politik yang terjadi. Tsunami pada tahaun 2004 yang menimpa Aceh merupakan salah satu peristiwa yang menyebabkan hadirnya bangunan-bangunan baru. Salah satu usaha yang dilakukan adalah merenovasi masjid yang terkena dampak dari bencana tersebut. Pembangunan mengakibatkan hadirnya inovasi-inovasi serta bahan-bahan bangunan baru yang menyebabkan keberangaman pada eksterior atau fasad masjid. Bangunan masjid yang baru dibangun tersebut membentuk sebuah tipologi fasad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tipologi fasad masjid di Banda Aceh periode 2004-2023. Penelitian ini menganalisis 28 masjid yang ada di Kota Banda Aceh yang baru dibangun atau telah mengalami renovasi pasca terjadinya tsunami pada tahun 2004. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa kualitatif deskriptif yaitu pengamatan langsung ke objek bangunan dianalisis kemudian ditentukan tipe-tipe elemen fasad dan dikelompokkan berdasarkan tipe-tipe tersebut. Objek yang diteliti berupa kubah, bukaan (pintu dan jendela), pelengkung, dan ornamen pada fasad masjid. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan persentase berbagai tipe pada kubah, bukaan, pelengkung, dan ornamen masjid di Banda Aceh yang dibangun pada periode 2004-2023. Kemudian terdapat faktor berupa penyebab asal usul bangunan masjid di Banda Aceh memiliki keberangamann bentuk fasad tersebut.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENANAMAN DAN PENGOLAHAN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM L.) MENJADI MINYAK ATSIRI UNTUK KESEJAHTERAAN DESA BRUMBUNG Khoir, Muslikhah Umul; Khairunnisa, Kharisma; Sari, Neha Dinda; Fauziah, Nikmah Asih; Christnianto, Priscila Gigih; Rahmaniar, Risma; Cahya, Salsabilla Arum; Azizah, Tita Nur; Rini, Viona Puspita
KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Brumbung, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo memiliki kondisi tanah yang subur namun belum termanfaatkan secara optimal karena sebagian lahan masih digunakan sebagai tempat pembuangan sampah. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemberdayaan masyarakat melalui budidaya tanaman kemangi (Ocimum basilicum L.) dan produksi minyak atsiri guna mengatasi masalah lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Brumbung. Program ini melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Ceria dalam mengoptimalkan lahan yang tidak produktif menjadi sumber penghasilan baru, melestarikan lingkungan, serta meningkatkan keterampilan melalui pelatihan penanaman dan pengolahan kemangi menjadi minyak atsiri beserta produk lanjutannya. Pelaksanaan program dimulai dari grand opening dan sosialisasi kepada masyarakat, dilanjutkan dengan penanaman benih, pemindahan bibit, dan tahap perawatan tanaman kemangi. Tahapan selanjutnya mencakup pemanenan kemangi, produksi minyak atsiri melalui proses destilasi, pembuatan lilin menggunakan minyak atsiri kemangi, serta pengolahan limbah kemangi menjadi pupuk organik. Program ini ditutup dengan kegiatan grand closing, menandai berakhirnya program sekaligus pemaparan hasil dan keberlanjutan kegiatan bagi masyarakat Desa Brumbung. Program pengabdian masyarakat ini berhasil mengoptimalkan lahan yang sebelumnya tidak produktif di Desa Brumbung menjadi area budidaya kemangi serta meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Brumbung dalam budidaya kemangi, pengolahan hasil, dan pengelolaan lingkungan.