Dini Widyawati
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Teguh Gunawan Setyabudi; Susanti; Dini Widyawati; Ulfah Setia Iswara
Jurnal Akuntansi Dan Manajemen Vol 36 No 2 (2025): JAM Vol 36 No 2 Agustus 2025
Publisher : LPPM STIE YKPN Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53916/jam.v36i2.159

Abstract

This study aims to empirically test the effect of profitability and leverage on company value. This study is a quantitative study. The study was conducted on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2020-2023. The sample companies were 55 companies. Profitability variables are measured using return on equity (ROE), leverage variables are measured using debt to asset ratio (DAR), and company value variables are measured using price to book value (PBV). Data analysis was carried out using multiple linear regression analysis. The results of the study show that profitability has no effect on company value, while leverage has a negative effect on company value. Companies with high debt will cause the company value to decrease.
Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Teguh Gunawan Setyabudi; Ulfah Setia Iswara; Susanti; Dini Widyawati
Jurnal Akuntansi Dan Manajemen Vol 36 No 3 (2025): JAM Vol 36 No 3 Desember 2025
Publisher : LPPM STIE YKPN Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53916/jam.v36i3.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis laporan keuangan untuk menilai kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Pati. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan pada Pemerintah Kabupaten Pati pada tahun 2022 dan tahun 2023. Data penelitian adalah data sekunder berupa laporan keuangan pemerintah daerah. Analisis data dilakukan dengan melakukan perhitungan Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian daerah dengan nilai rendah (14,3% pada tahun 2022 dan 15,9% pada tahun 2023), artinya pemerintah daerah masih bergantung pada dana perimbangan dari pemerintah pusat dan provinsi. Rasio efektifitas keuangan daerah dikatakan sangat efektif (106,9% pada tahun 2022 dan 117,1% pada tahun 2023), artinya pemerintah  daerah  mampu  menggali  sumber-sumber  PAD dengan  baik  dan  memanfaatkannya  secara  optimal  untuk  membiayai  penyelenggaraan pemerintahan  dan  pembangunan  di  daerah. Rasio efisiensi keuangan daerah dikatakan efisien (73,8% pada athun 2022 dan 72,3% pada tahun 2023), artinya pemerintah mampu membiayai pengeluaran belanja daerah dengan realisasi pendapatan daerah. Rasio keserasian keuangan daerah menunjukkan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan alokasi   dananya pada belanja rutin (belanja operasi) daripada belanja pembangunan (belanja modal).