Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Kualitas Pendidikan Pariwisata dengan Design Thinking: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis tentang Efikasi Diri: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis tentang Efikasi Diri Syaravina, Santika; Dea Sabiella, Imanda
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal ALTASIA (Agustus)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i2.9888

Abstract

Studi ini mengeksplorasi dampak intervensi Design Thinking (DT) terhadap efikasi diri di kalangan mahasiswa melalui tinjauan literatur sistematis (SLR). Kerangka kerja PRISMA membimbing proses tinjauan, dengan pencarian sistematis di database Scopus, Web of Science, dan Emerald Insight. Literatur dari tahun 2014 hingga 2023 disaring berdasarkan kata kunci yang terkait dengan mahasiswa, DT, dan efikasi diri. Studi dipilih berdasarkan relevansi. Penilaian kualitas dilakukan menggunakan Mixed Method Appraisal Tool (MMAT). Analisis menggunakan analisa tematik untuk mengidentifikasi tema. Kategori efikasi diri ditemukan dalam beberapa bentuk: efikasi diri umum, kreatif, kewirausahaan, inovasi, desain, dan teknik. Intervensi DT menunjukkan hasil yang beragam dalam meningkatkan efikasi diri umum, dampak yang tidak konsisten pada efikasi diri kreatif, peningkatan efikasi diri kewirausahaan, mempertahankan efikasi diri inovasi yang sudah tinggi, peningkatan yang terarah pada efikasi diri dalam desain, dan peningkatan efikasi diri teknik. DT memiliki dampak yang bervariasi pada efikasi diri di berbagai tema, dengan manfaat yang signifikan dalam konteks kewirausahaan dan inovasi. Dalam bidang pariwisata dan perhotelan, mengintegrasikan DT ke dalam kurikulum dapat meningkatkan penyampaian layanan, inovasi, dan efisiensi operasional. Penelitian di masa depan harus fokus pada efek jangka panjang DT dalam industri ini, mengatasi tantangan nyata dan keberlanjutan. Pendekatan ini mempersiapkan pemimpin masa depan untuk menghadapi tantangan kompleks dan mendorong solusi inovatif dalam pariwisata dan perhotelan.
ECO-BRANDING AND SUSTAINABLE PLASTIC WASTE MANAGEMENT FOR LOCAL ECONOMIC DEVELOPMENT: EMPOWERING PKK COMMUNITIES IN KELURAHAN GUMURUH, BANDUNG, INDONESIA simarmata, andriano; Amalia, Friska; Suliastuti, Iftika; Dea Sabiella, Imanda
SEEIJ (Social Economics and Ecology International Journal) Vol. 10 No. 1 (2026): March
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/seeij.v10i1.14318

Abstract

Plastic waste has become one of the most urgent environmental challenges, particularly at the household level where waste management practices remain limited and underutilized. This community service project was carried out to empower PKK as Family Welfare Empowerment community groups from Kelurahan Gumuruh, Bandung, Indonesia, by integrating eco-branding strategies into sustainable plastic waste management. The main objective was to transform household plastic waste into value-added products that could strengthen community-based economic independence. The method applied was participatory action through design workshops in which 40 PKK participants were actively involved. They were guided by design lecturers and supported by students in generating ideas, developing concepts, and producing product prototypes. A total of 30 prototypes were successfully produced and curated, reflecting both functional and aesthetic qualities, as well as the principles of eco-branding. These products are planned to be exhibited and marketed through local bazaars, providing visibility and potential economic opportunities for the community. The results demonstrated that collaboration between PKK communities and academic facilitators significantly improved participants’ knowledge, creativity, and confidence in plastic waste management. In conclusion, this program highlighted the importance of community and academic partnerships in addressing environmental issues while simultaneously fostering local economic development.