Studi ini mengeksplorasi dampak intervensi Design Thinking (DT) terhadap efikasi diri di kalangan mahasiswa melalui tinjauan literatur sistematis (SLR). Kerangka kerja PRISMA membimbing proses tinjauan, dengan pencarian sistematis di database Scopus, Web of Science, dan Emerald Insight. Literatur dari tahun 2014 hingga 2023 disaring berdasarkan kata kunci yang terkait dengan mahasiswa, DT, dan efikasi diri. Studi dipilih berdasarkan relevansi. Penilaian kualitas dilakukan menggunakan Mixed Method Appraisal Tool (MMAT). Analisis menggunakan analisa tematik untuk mengidentifikasi tema. Kategori efikasi diri ditemukan dalam beberapa bentuk: efikasi diri umum, kreatif, kewirausahaan, inovasi, desain, dan teknik. Intervensi DT menunjukkan hasil yang beragam dalam meningkatkan efikasi diri umum, dampak yang tidak konsisten pada efikasi diri kreatif, peningkatan efikasi diri kewirausahaan, mempertahankan efikasi diri inovasi yang sudah tinggi, peningkatan yang terarah pada efikasi diri dalam desain, dan peningkatan efikasi diri teknik. DT memiliki dampak yang bervariasi pada efikasi diri di berbagai tema, dengan manfaat yang signifikan dalam konteks kewirausahaan dan inovasi. Dalam bidang pariwisata dan perhotelan, mengintegrasikan DT ke dalam kurikulum dapat meningkatkan penyampaian layanan, inovasi, dan efisiensi operasional. Penelitian di masa depan harus fokus pada efek jangka panjang DT dalam industri ini, mengatasi tantangan nyata dan keberlanjutan. Pendekatan ini mempersiapkan pemimpin masa depan untuk menghadapi tantangan kompleks dan mendorong solusi inovatif dalam pariwisata dan perhotelan.
Copyrights © 2025