Meningkatnya ancaman terhadap kelestarian lingkungan menuntut pendekatan konservasi yang melibatkan masyarakat, salah satunya melalui ekowisata. Namun, masih minim riset yang secara spesifik meninjau bagaimana kesadaran konservasi pengunjung berdampak terhadap partisipasi konservatif mereka, khususnya di destinasi dataran tinggi seperti Kebun Raya Kuningan (KRK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran konservasi lingkungan terhadap partisipasi pengunjung dalam aktivitas ekowisata di KRK. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal, teknik analisis regresi linier sederhana diaplikasikan pada data dari 100 responden yang diperoleh melalui accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran konservasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi konservatif pengunjung (p = 0,006), dengan nilai koefisien regresi 0,344. Namun demikian, koefisien determinasi sebesar 0,068 menunjukkan bahwa hanya 6,8% variasi partisipasi yang dapat dijelaskan oleh kesadaran konservasi, mengindikasikan peran signifikan faktor lain. Dimensi afektif dan konatif terbukti lebih dominan dibanding dimensi kognitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi penguatan partisipasi perlu diarahkan pada pendekatan edukatif berbasis pengalaman yang menyentuh sisi emosional dan niat bertindak. Keterbatasan studi ini terletak pada model regresi yang belum memasukkan variabel eksternal lain seperti norma sosial dan motivasi kunjungan. Rekomendasi diberikan kepada pengelola destinasi untuk mengembangkan program edukatif partisipatif dan strategi segmentasi pengunjung berbasis nilai konservatif.