p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dharma Bakti Cendekia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Alat Pengering Ikan Portabel Tenaga Surya untuk Peningkatan Efisiensi, Kualitas, dan Nilai Ekonomi Nelayan Skala Kecil Wirakesuma, Dadang Warta Chandra; Burhan, Lalu Ibrohim
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Teknologi Tepat Guna Vol. 1 No. 03 (2025): Inovasi Inklusif dan Teknologi Tepat Guna untuk Kesejahteraan Sosial
Publisher : PT LALU IBROHIM BURHAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63982/rxkys276

Abstract

Metode pengeringan ikan tradisional yang digunakan nelayan skala kecil di Indonesia masih rentan terhadap variabilitas cuaca, kontaminasi, serta kualitas produk yang tidak konsisten, sehingga menurunkan nilai jual dan menyebabkan kerugian ekonomi. Meskipun pemanfaatan energi terbarukan semakin banyak didiskusikan, masih terbatas perhatian terhadap desain alat pengering ikan tenaga surya yang terjangkau, portabel, dan sesuai dengan kebutuhan sosial-ekonomi nelayan kecil. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan alat pengering ikan tenaga surya berbiaya rendah untuk meningkatkan efisiensi proses, kualitas produk, serta dampak ekonomi bagi masyarakat pesisir. Dengan pendekatan pengembangan teknologi terapan, kegiatan dilaksanakan di Desa Padak Goar melibatkan 15 nelayan yang dipilih secara purposif. Tahapan meliputi perancangan dan fabrikasi alat, uji kinerja lapangan, pelatihan penggunaan, serta evaluasi melalui uji laboratorium kadar air, uji organoleptik, dan survei kepuasan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan waktu pengeringan berkurang hingga 40% dibandingkan metode tradisional, sementara produk yang dihasilkan konsisten memenuhi standar kadar air SNI (≤25%), sehingga lebih higienis dan layak pasar. Selain itu, harga jual ikan kering meningkat rata-rata 15% dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai 93% terkait kecepatan, kebersihan, dan kemudahan penggunaan alat. Temuan ini membuktikan bahwa pengering tenaga surya tidak hanya meningkatkan efisiensi teknis, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi dan penerimaan sosial. Secara praktis, penelitian ini menawarkan model teknologi tepat guna yang dapat direplikasi pada perikanan skala kecil, sekaligus berkontribusi secara teoretis pada pengembangan pengetahuan mengenai inovasi energi terbarukan dalam pengolahan hasil perikanan berbasis masyarakat. Traditional fish drying methods among small-scale fishers in Indonesia remain vulnerable to weather variability, contamination, and inconsistent quality, leading to reduced market value and economic losses. Despite the growing discourse on renewable energy applications, limited attention has been given to the design of solar-powered fish dryers that are affordable, portable, and socially adapted to the needs of small-scale fishers. This study aimed to develop and implement a low-cost solar fish dryer to improve processing efficiency, product quality, and economic outcomes for coastal communities. Using an applied technology development approach, the project was conducted in Padak Goar Village with 15 purposively selected fishers. The stages included design and fabrication of the dryer, field performance tests, training sessions, and evaluation through laboratory analysis of moisture content, organoleptic tests, and user satisfaction surveys. Findings revealed that drying time was reduced by 40% compared to traditional methods, while the resulting products consistently met the national moisture standard (≤25%), ensuring hygienic and marketable quality. Moreover, the average selling price of dried fish increased by 15%, accompanied by a high acceptance rate, with 93% of participants expressing satisfaction regarding speed, cleanliness, and ease of use. These results demonstrate that the solar dryer not only enhances technical efficiency but also strengthens economic resilience and social acceptance. The study contributes practically by offering a replicable model of appropriate technology for small-scale fisheries and theoretically by enriching knowledge on the intersection of renewable energy innovations and community-based fisheries processing.
Kecerdasan Emosional sebagai Prediktor Disiplin Belajar Mahasiswa pada Masa Pascapandemi: Sebuah Studi Regresi Linier Wirakesuma, Dadang Warta Chandra; Khairul Azmi; Burhan, Lalu Ibrohim
CENDEKIA : Jurnal Pendidikan Terintegrasi Vol. 1 No. 2 (2025): Transformasi Pendidikan Inklusif Berbasis Kearifan Lokal dan Digitalisasi Pembe
Publisher : PT. LALU IBROHIM BURHAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63982/29cmn966

Abstract

The post-pandemic transformation of education has created new challenges for university students in adapting to shifting learning rhythms and increasing emotional pressures. Emotional intelligence is believed to play a vital role in shaping consistent and adaptive learning discipline during this transition period. This study aimed to assess the influence of emotional intelligence on students' learning discipline in the context of the post-pandemic adjustment. A quantitative correlational approach was employed, involving 148 purposively selected students from various academic programs. Data was collected using two validated psychometric instruments: an emotional intelligence scale based on Goleman and Bar-On's framework, and a learning discipline scale developed by the researchers. Simple linear regression analysis was used, preceded by classical assumption testing to ensure model validity. The results indicated a significant influence of emotional intelligence on learning discipline (β = 0.487; R² = 0.237; p < 0.05). These findings highlight the importance of enhancing EI to support disciplined academic behavior among students. This study contributes to the development of emotional intelligence-based intervention programs in higher education in the post-pandemic era.   Abstract Transformasi pendidikan pascapandemi telah menciptakan tantangan baru bagi mahasiswa dalam menyesuaikan diri terhadap ritme belajar yang berubah dan tekanan emosional yang meningkat. Kecerdasan emosional diyakini berperan penting dalam membentuk disiplin belajar yang konsisten dan adaptif pada masa transisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh kecerdasan emosional terhadap disiplin belajar mahasiswa pada masa adaptasi kehidupan baru. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan, dengan partisipasi 148 mahasiswa dari berbagai program studi yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan menggunakan dua skala psikometrik: skala kecerdasan emosional berdasarkan teori Goleman dan Bar-On, serta skala disiplin belajar yang dikembangkan oleh peneliti. Analisis data dilakukan melalui regresi linier sederhana, dengan uji asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap disiplin belajar (β = 0,487; R² = 0,237; p < 0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan EI dalam mendukung perilaku belajar mahasiswa yang disiplin. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan program intervensi berbasis kecerdasan emosional di lingkungan pendidikan tinggi pascapandemi.