Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA SELF ESTEEM DENGAN PROBLEMATIC INTERNET USE PADA EMERGING ADULTHOOD PENGGUNA MEDIA SOSIAL Alodia; Kartasasmita, Sandi
Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmishumsen.v7i2.26459.2023

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara self esteem dengan problematic internet use pada emerging adulthood pengguna media sosial. Penelitian ini juga dilakukan karena adanya peningkatan durasi waktu penggunaan internet terutama media sosial yang seringkali digunakan oleh individu untuk berinteraksi satu sama lain. Penggunaan internet yang berlebihan dan sulit dikontrol terjadi akibat adanya self esteem yang rendah pada diri individu. Pada penelitian ini, teori dan alat ukur yang digunakan adalah Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) dari Rosenberg (1965) dan Generalized Problematic Internet Use Scale 2 (GPIUS 2) dari Caplan (2010). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik non probability sampling yaitu convenience sampling dengan menyebarkan kuesioner secara online melalui google form. Partisipan dalam penelitian ini menghasilkan sebanyak 500 orang partisipan dengan rentang usia 18-25 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang negatif dan signifikan antara self esteem dengan problematic internet use pada emerging adulthood pengguna media sosial dengan nilai r = -0.566, p = 0.000 < 0.05. Hasil lainnya menunjukkan bahwa self esteem memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan dimensi preference for online social interaction, mood regulation, cognitive preoccupation, compulsive internet use, dan negative outcomes pada variabel problematic internet use. Hal ini berarti semakin tinggi self esteem individu, maka semakin rendah problematic internet use.