Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN NILAI MORAL DALAM ANTOLOGI CERPEN “RAHASIA KELUARGA” KARYA OKKY MADASARI SERTA PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR Fazriati, Nurul
Jurnal Tuturan Vol 13 No 2 (2024): TUTURAN JURNAL PENDIDIKAN, BAHASA DAN SASTRA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Sekolah Pascasarjana UGJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jurnaltuturan.v13i2.10850

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai moral yang terkandung dalam buku antologi cerita pendek berjudul Rahasia Keluarga karya Okky Madasari dan menginvasinya ke dalam bahan ajar teks cerita pendek. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif dengan rancangan analitik. Alat untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini ialah kartu data dan lembar penilaian kelayakan bahan ajar yang ditujukan untuk ahli dan praktisi. Data yang telah diperoleh berbentuk nilai-nilai moral dalam cerpen "Rahasai Keluarga" karya Okky Madasari, yang dikategorikan menjadi 4 jenis, yaitu: (1) Nilai moral yang terdapat dalam hubungan antara manusia dan Tuhannya, (2) Nilai moral yang terdapat dalam hubungan antara manusia dan dirinya sendiri, (3) Nilai moral yang terdapat dalam hubungan antar manusia di dalam konteks sosial, dan (4) Nilai moral yang terdapat dalam hubungan antara manusia dan alam semesta. Data tersebut dianalisis secara deskriptif untuk tujuan pengembangan materi pada modul pembelajaran yang berisi teks cerpen. Hasil verifikasi modul pembelajaran memperoleh penilaian sebesar 81,06% dari para dosen yang berkompeten. Penilaian yang dilakukan oleh praktisi, yaitu guru bahasa Indonesia di SMA, menunjukkan persentase sebesar 88,63%, sedangkan penilaian dari praktisi, yakni guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMK, menghasilkan persentase sebesar 82,19%.
PENYULUHAN KOTORAN TELINGA (SERUMEN PROP) PADA RUMAH SAKIT BINTANG AMIN Kasim, Muslim; Prasetyo, Adi; Pangestu, Ridho; Gustara, Aji; Fazriati, Nurul; Nadila, Prily; Hazhima, Willana; Paramita, Nadira; Siti, Destri; Angelica, Irda; Razetha, Rara; Nurindahsari, Yahdhiani; Anatasya, Rizky; Bisma, I Gede; Taufik, Riza; Dhyta, Lintang; Pratiwi, Noviana
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 1, No 1 (2023): Volume 1 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v1i1.12298

Abstract

AbstrakTelinga merupakan salah satu indera manusia yang berperan penting. Telinga berfungsi untuk mendengar bunyi. Bila fungsi telinga terganggu, maka akan terjadi gangguan pendengaran. Gangguan pendengaran masih merupakan masalah kesehatan yang belum mendapat perhatian serius dari masyarakat. Pada anak-anak, gangguan pendengaran dapat menyebabkan sulit menerima pelajaran di sekolah dan gangguan dalam berkomunikasi sehingga prestasi dan produktivitas menurun. Lebih lanjut gangguan pendengaran ini dapat menyebabkan seseorang menarik diri dari lingkungan dan masyarakat sehingga timbul perasaan kesepian dan frustasi (Kemenkes, 2010). World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa terdapat lebih dari 5% populasi dunia mengalami gangguan pendengaran (432 juta dewasa dan 34 juta anak-anak) (WHO, 2021). Berbagai macam penyakit pada telinga dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Gangguan pendengaran pada anak juga berkaitan dengan tingginya angka infeksi saluran nafas atas yang menyebabkan terjadinya Otitis media. Lestari dkk pada penelitiannya di RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2016 mendapatkan angka kejadian Otitis Media Akut (OMA) pada kelompok usia 0 – 5 tahun sebayak 24 orang (16,8 %), kelompok usia 6 – 11 tahun sebanyak 22 orang (15,4 %),dan kelompok usia 12–16 tahun sebanyak 22 orang (15,4%) (Lestari et al., 2018).Kata kunci: Edukasi, Serumen Prop.