Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis data historis penerimaan mahasiswa baru sebagai dasar dalam merumuskan strategi pemasaran di Institut Teknologi Mojosari (ITM) Nganjuk. Persaingan ketat antar perguruan tinggi swasta di Indonesia menuntut adanya pendekatan pemasaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berbasis data. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder penerimaan mahasiswa baru selama tiga tahun akademik, yaitu 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026. Variabel yang diteliti terdiri dari, aspek demografis, akademis, program studi, sumber informasi, serta faktor finansial calon mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa tren pendaftar mengalami fluktuasi dengan dominasi asal sekolah swasta, khususnya SMK, serta wilayah lokal Kabupaten Nganjuk. Program studi yang diminati juga mengalami perubahan signifikan dari tahun ke tahun, sementara jalur pendaftaran melalui KIP Kuliah masih mendominasi. Dari sisi sumber informasi, peran teman, alumni, dan media sosial menjadi akses utama dalam memengaruhi keputusan calon mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran perguruan tinggi perlu mengoptimalkan akses digital, memperkuat kolaborasi dengan sekolah asal dan jaringan alumni, serta menyesuaikan program studi dengan kebutuhan pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan data historis penerimaan mahasiswa baru mampu memberikan landasan empiris yang kuat bagi pengembangan strategi pemasaran yang efektif, efisien, dan berkelanjutan di era persaingan pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.