Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PETERNAK LOKAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DAN BISNIS DIGITAL DI KELURAHAN PAKINTELAN KOTA SEMARANG Pratama, Anugrah Robby; Shihah, Hanna Dzawish; Wahyuni, Nur Maulida; Prabowo, Agung; Elisa, Syifa; Muzakki, Muhammad Sulthan; Hati, Primanda Berlian; Adiati, Ani; Fahreza, Muhammad Naufal; Nazira, Aisy Azra; Pasaribu, Tessa Vena Melinda; Velicia, Lorraine Putri; Nuroso, Dwiyani Larasati Putri; Sunoko , Ray Aksan; Choirunisa, Erika Nurul; Kireina, Michiko; Zahra, Alika; Sinarpaska, Stefany Mahatma; Arrosyid, Muhammad Daffa
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 04 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan peternak lokal melalui pelatihan pembuatan pakan fermentasi dan pengenalan bisnis digital. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, demonstrasi langsung, serta pendampingan kepada masyarakat RW 6 di Kelurahan Pakintelan. Proses fermentasi menggunakan bahan lokal seperti janggel jagung, CGF, dan EM4 untuk menghasilkan pakan bernutrisi tinggi, lebih tahan lama, serta ekonomis. Selain itu, pelatihan teknologi digital difokuskan pada penggunaan media sosial dan platform daring untuk pemasaran ternak. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman teknis peternak dan antusiasme tinggi terhadap praktik yang diajarkan. Meskipun dihadapkan pada tantangan seperti adaptasi terhadap teknologi baru dan kondisi lingkungan, kegiatan ini berhasil memperkuat kapasitas peternak dalam pengelolaan usaha secara mandiri dan berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi musim kemarau.
Pengenalan Bisnis Digital untuk Pemasaran Hasil Produk Peternakan pada Peternak Rakyat di Kelurahan Pakintelan Kecamatan Gunung Pati Semarang Wahyuni, Nur Maulida; Pratama, Anugrah Robby; Shihah, Hanna Dzawish
Farmers: Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2025): Farmers: Journal of Community Services
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v6i2.65925

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memperkenalkan konsep bisnis digital sebagai sarana pemasaran produk peternakan kepada peternak rakyat di Kelurahan Pakintelan, Gunungpati, Semarang. Tantangan utama yang dihadapi mencakup keterbatasan akses informasi, rendahnya keterampilan digital, dan ketergantungan pada metode pemasaran konvensional. Melalui pendekatan edukatif yang melibatkan penyuluhan, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab serta kuisioner, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya transformasi digital, pengenalan platform seperti WhatsApp Business, Instagram, dan Facebook, serta keterampilan praktis dalam membuat konten promosi produk peternakan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama yaitu pemahaman konsep bisnis digital, sikap terhadap penggunaan media sosial untuk bisnis, dan keinginan untuk mencoba usaha digital. Antusiasme tinggi peserta selama diskusi menunjukkan motivasi mereka untuk menerapkan strategi pemasaran digital sederhana. Program ini juga mendukung integrasi antara kemandirian ekonomi dan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Dampak yang diharapkan meliputi tumbuhnya kesadaran digital di kalangan peternak rakyat, peningkatan keterampilan promosi online, serta motivasi yang kuat untuk mengelola usaha peternakan secara mandiri dan responsif terhadap perkembangan zaman digital.
Effect of Novel Feed Additive on Egg Production and Blood Parameters of Hens during Post-Peak Production Pratama, Anugrah Robby; Sugiharto, Sugiharto
Jurnal Agripet Vol 23, No 2 (2023): Volume 23, No. 2, Oktober 2023
Publisher : Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v23i2.26594

Abstract

ABSTRACT. The present study evaluated the effect of feed additives containing Averrhoa bilimbi L. fruit filtrate, wheat bran, and Saccharomyces cerevisiae on egg production and blood parameters of laying hens during post-peak production. The experiment was carried out according to a completely randomized design with 224 hens (80 weeks old). The hens were randomly distributed to 4 treatments and 7 replications. The treatments included T0 (basal feed), T1 (basal feed + 0.25% additive), T2 (basal feed + 0.5% additive), T3 (basal feed + 1% additive). Feed intake was recorded daily, body weight was determined weekly, and blood was collected on day 35 of the experiment. The variables measured included feed intake, feed conversion ratio, hen day production, egg weight, yolk index, albumin index, eggshell thickness, yolk color, and complete blood counts. Results showed that hen-day production decreased (P0.05) as the level of additives increased in the feed. Dietary inclusion of additive at 0.25% increased (P0.05) eggshell thickness. The feed conversion ratio tended (P=0.08) to be better in hens receiving additives at 0.25%. Compared to control, additive at 0.5% decreased (P0.05) red blood cell distribution width-standard deviation (RDW-SD) and red blood cell distribution width-coefficient variation (RDW-CV) of laying hens. In conclusion, novel feed additives containing A. bilimbi L. fruit filtrate, wheat bran, and S. cerevisiae, particularly at 0.25% of the diet improved hen day egg production, eggshell thickness, and feed conversion ratio.(Pengaruh novel feed additive terhadap produksi telur dan parameter darah ayam petelur pasca puncak produksi)ABSTRAK. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh imbuhan pakan yang mengandung filtrat buah belimbing wuluh, dedak gandum dan S. cerevisiae terhadap produksi telur dan parameter darah ayam petelur selama pasca produksi puncak. Penelitian dilaksanakan berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan 224 ekor ayam petelur (umur 80 minggu). Ayam-ayam tersebut didistribusikan ke 4 kelompok perlakuan dan 7 ulangan. Perlakuan tersebut meliputi T0 (pakan basal), T1 (pakan basal + aditif 0,25%), T2 (pakan basal + aditif 0,5%), T3 (pakan basal + aditif 1%). Konsumsi pakan dicatat setiap hari, bobot badan ditimbang setiap minggu dan darah diambil pada hari ke-35 penelitian. Parameter yang diamati dalam penelitian meliputi konsumsi pakan, rasio konversi pakan, produksi telur harian, berat telur, indeks kuning telur, indeks albumin, ketebalan cangkang telur, warna kuning telur dan profil darah lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hen day production menurun (P0,05) seiring dengan peningkatan level aditif dalam pakan. Aditif pakan pada level 0,25% meningkatkan ketebalan cangkang telur (P0,05). Rasio konversi pakan cenderung lebih baik (P=0,08) pada ayam petelur yang menerima aditif sebesar 0,25%. Dibandingkan dengan kontrol, aditif 0,5% menurunkan RDW-SD dan RDW-CV (P0,05) ayam petelur. Sebagai kesimpulan, imbuhan pakan yang mengandung filtrat buah belimbing wuluh, dedak gandum dan S. cerevisiae khususnya pada level 0,25% meningkatkan produksi telur ayam, ketebalan cangkang telur dan rasio konversi pakan.