Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Religious Education in Shaping Professional Religious Character: Analysis of Personality Development Courses in Public Universities Adilan, Dilan Imam; Mu’min, Mu’min
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 6 No. 3 (2025): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v6i3.4208

Abstract

This study explores the role of Islamic Religious Education (IRE) in shaping students' professional religious character within higher education. Amidst growing challenges from globalization, digital culture, and moral relativism, the integration of religious values into university curricula becomes essential. Through a qualitative-descriptive approach supported by survey and document analysis, this research examines how IRE courses contribute to students' moral reasoning, spiritual development, and ethical decision-making. The findings reveal that well-structured religious education enhances students’ understanding of Islamic principles while also fostering leadership, empathy, and resilience. Lecturers employ interactive teaching methods, such as case studies, mentoring, and community engagement, to internalize values of integrity, discipline, and accountability. However, the study also identifies barriers, including religious pluralism, limited instructional time, and the gap between theoretical knowledge and workplace demands. To address these challenges, the study recommends curriculum reform, stakeholder collaboration, and a more interdisciplinary approach linking religion with practical competencies. The research concludes that IRE plays a transformative role not only in shaping students’ moral foundations but also in preparing them to navigate complex professional environments with spiritual integrity and ethical clarity.
Pengaruh Budaya Populer Di Kalangan Pemuda Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Budaya Komunitas Etnik (Studi Tentang Korean Wave Di Komunitas Suku Mandar, Provinsi Sulawesi Barat) Susanti, Eni; Mu’min, Mu’min; Mausili, Dwi Rianisa; Sajidin, Muhammad; Hafid, Abdul
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 29, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.88415

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya populer di kalangan pemuda dan implikasinya terhadap ketahanan budaya komunitas etnik (studi tentang Korean Wave di Komunitas Suku Mandar Provinsi Sulawesi Barat).Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2023 di Provinsi Sulawesi Barat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik Forum Group Discussion (FGD), observasi dan studi pustaka. Informan dari penelitian ini adalah para pemuda yang berusia antara 16 – 30 tahun dengan kriteria informan merupakan fans Korean Wave dan bersuku asli mandar yang berdomisili di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. Informan pada penelitian ini berjumlah 13 orang. Data yang diperoleh  dianalisis secara deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa masuknya kebudayaan korean wave tidak memberikan pengaruh terhadap ketahanan budaya Mandar di kalangan pemuda di Provinsi Sulawesi Barat. Informan dalam penelitian ini masih mampu  menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan kebudayaan mandar seperti kepandaian berbahasa Mandar, nilai-nilai malaqbiq, makanan khas, baju adat serta macam-macam kebudayaan yang ada di tanah Mandar. Ini membuktikan bahwa mereka tidak melupakan kebudayaannya sendiri walaupun masih terdapat beberapa informan yang tidak lancar berbahasa mandar, tidak paham mengenai nilai-nilai malaqbiq di tanah Mandar, dan sedikit kebudayaan yang masih diingat. Namun  secara keseluruhan informan masih mengetahui budaya asli Mandar seiring dengan masuknya budaya korean wave, hal ini dikarenakan lingkungan sekitar seperti keluarga dan masyarakat yang masih menerapkan budaya Mandar dalam kehidupannya sehari-hari. Bahkan dengan adanya korean wave mereka lebih termotivasi dan semangat dalam mengejar impiannya. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa masuknya kebudayaan korean wave tidak memberikan pengaruh negatif terhadap ketahanan budaya Mandar di kalangan pemuda di Provinsi Sulawesi Barat.