Nenobais, Detriana Imeriet
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) (Penyuluhan Dan Kerja Bakti) Wilayah Kerja Puskesmas Radamata: Desa Weepangali, Kabupaten Sumba Barat Daya Wole, Bewa Dangu; Nenobais, Detriana Imeriet; Santosa, Didik Hadi; Lero, Samuel Bora; Riti, Katarina Yunita
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1wzkpv77

Abstract

Memiliki pengetahuan saja tidak cukup untuk menghentikan penyebaran kasus penyakit demam berdarah dengue. Namun juga dari kesadaran diri terhadap pentingnya menjaga lingkungan agar lingkungan tetap aman tanpa adanya sarang nyamuk untuk berkembang biak. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya DBD, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan berpartisipasi dalam pemberantasan sarang nyamuk dengan metode 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur) sehingga dapat mencegah terjadinya penyakit DBD di lingkungan desa Weepangali. Metode kegiatan dilakukan dengan beberapa langkah yaitu 1) mencari jentik nyamuk, 2) melakukan kunjungan langsung dari rumah ke rumah (door to door), 3) kerja bakti. Terdapat 15 rumah warga yang menjadi sasaran kegiatan PKM yang sudah ditentukan oleh kepala dusun. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat diperoleh bahwa sebelum tim kegiatan PKM melakukan 3M Plus, diadakan pemeriksaan terhadap jentik nyamuk penular DBD pada setiap wadah penampung air di setiap rumah yaitu di dalam maupun di luar rumah. Karena akses warga terbatas untuk memperoleh bubuk abate, maka tim kegiatan PKM memberikan bubuk abate pada warga. Leaflet pencegahan DBD melalui 3M Plus yang dibagikan pada warga desa Weepangali sebagai bentuk metode penyampaian informasi tertulis yang dapat dipelajari yang berisi informasi tentang DBD dan langkah-langkah PSN untuk memperkuat pesan penyuluhan agar masyarakat menjadi teredukasi dalam mencegah penyakit DBD di lingkungan sekitar.
Application of Health Belief Model Theory on Prevention of Stunting in Toddlers Through Nutritional Behavior Nenobais, Detriana Imeriet; Katmini, Katmini
Journal for Quality in Public Health Vol. 5 No. 1 (2021): Journal for Quality in Public Health
Publisher : Master of Public Health Program Institut Ilmu Kesehatan STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jqph.v5i1.244

Abstract

Stunting is a chronic condition that describes stunted growth due to long-term malnutrition. Incidence of stunting is caused by not optimal nutrition. The purpose of this study in general was to find the effect of the Health Belief Model theory on effort to prevent stunting in toddlers through nutritional fulfillment behavior. The research is a quantitative study with an observational method and a cross sectional approach. The sample was 243 stunting mothers. The independent variables are perceived susceptibility, severity, barriers, cues to action, perceived benefit and self efficacy. Nutritional fulfillment behavior as an intermediate variable and stunting prevention as a dependent variable. The result show that simultaneously there was an effect of variabel X on Y with a significance value of 0,000 and a large effect of 10,2%. And simultaneously shows that there is an effect of variable X and Y of Z with a significance value of 0,000 and a large effect of 12,8%. Data analysis used path analysis. Simultaneousy, there is an effect of the application of Health belief model theory on effort to prevent stunting in toddlers through nutritional fulfillment behavior.
Penanggulangan Penyakit Malaria Melalui Gebrak Malaria Sehari (GEMAS) di Kecamatan Kodi Balaghar Wole, Bewa Dangu; Malo, Asrini; Nggadu, Peren Mai; Lere, Novita Anggreni Buma; Lero, Samuel Bora; Santosa, Didik Hadi; Nenobais, Detriana Imeriet
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/v3x9md04

Abstract

Pada tahun 2025 Kecamatan Kodi Balaghar masih dominan menyumbang kasus malaria berjumlah 794 kasus. Hal ini menjadi pusat perhatian khusus oleh pemerintah daerah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung kegiatan gebrak malaria sehari (GEMAS) bersama stakeholder. Terdapat tiga metode PKM yaitu pengambilan darah masal, intervensi perindukan nyamuk anopheles sekaligus, dan pemantauan penggunaan kelambu. Berdasarkan hasil PKM yang dilakukan dalam sehari telah mampu memobilisasi warga setempat untuk dilakukan pemeriksaan RDT, warga yang rumah dan lingkungan tempat tinggalnya berpotensi menjadi vektor perindukan nyamuk diberikan penyuluhan untuk menambah tingkat pemahaman penerapan PHBS, bubuk abate yang disiapkan oleh tim diberikan kepada warga dan juga mempraktekkan cara menggunakan dan manfaat bubuk abate. Ketika melakukan observasi rumah-rumah warga ditemukan kelambu yang sudah tidak layak pakai, anggota keluarga memiliki kelambu dari puskesmas namun tidak digunakan, dan ada juga yang sama sekali tidak memiliki kelambu, sehingga tim GEMAS memberikan kelambu dan informasi edukatif agar terhindar dari malaria.