Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Apa yang Mendorong Pengguna Untuk Mengadopsi Centralized Exchange (CEX)? Tinjauan Literatur Sistematis Menggunakan Metode PRISMA Steven, Liauwnad; Lisana, Lisana
Jurnal Ilmiah Informatika Komputer Vol 30, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/ik.2025.v30i2.14639

Abstract

Centralized Exchange (CEX) adalah perantara yang dikelola oleh entitas terpusat, yang menawarkan platform yang aman dan mudah digunakan untuk perdagangan aset kripto. Meskipun adopsi CEX terus berkembang, khususnya di Indonesia, pemahaman sistematis tentang faktor-faktor yang memengaruhi niat pengguna untuk menggunakan platform ini masih terbatas. Studi ini melakukan Tinjauan Literatur Sistematis untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menganalisis faktor-faktor niat perilaku terhadap penggunaan CEX dari tahun 2015 hingga 2025. Dengan memanfaatkan kerangka kerja PRISMA 2020, tinjauan ini mengintegrasikan artikel yang bersumber dari Scopus, PubMed, dan Web of Science menggunakan kombinasi kata kunci yang tervalidasi. Sebanyak 27 studi relevan diidentifikasi setelah menerapkan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis tersebut mengungkapkan semakin banyaknya minat penelitian yang dimulai sejak tahun 2018 dan terus bertambah hingga sekarang, dengan konsentrasi studi di Asia, khususnya di Tiongkok dan India. Sebagian besar penelitian menggunakan model seperti Technology Acceptance Model (TAM), Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), dan Theory of Planned Behaviour (TPB). Tinjauan sistematis ini mengidentifikasi bahwa faktor-faktor utama yang dieksplorasi dalam berbagai penelitian adalah persepsi risiko, kepercayaan, kesadaran, kemudahan penggunaan, dan sikap pengguna. Namun, masih terdapat kesenjangan penelitian dalam bidang-bidang seperti pengalaman emosional, pengaruh sosial, dan konteks regulasi di berbagai wilayah geografis. Tinjauan pustaka ini memberikan pemetaan komprehensif dari distribusi penelitian terkini dan mengusulkan arah untuk eksplorasi masa depan dalam domain bursa mata uang kripto terpusat.
Apa yang Mendorong Pengguna Untuk Mengadopsi Centralized Exchange (CEX)? Tinjauan Literatur Sistematis Menggunakan Metode PRISMA Steven, Liauwnad; Lisana, Lisana
Jurnal Ilmiah Informatika Komputer Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/ik.2025.v30i2.14639

Abstract

Centralized Exchanges (CEX) are intermediaries managed by centralized entities, offering a secure and user-friendly platform for cryptocurrency trading. Despite the rapid adoption of CEXs, particularly in Indonesia a systematic understanding of the factors influencing users’ intention to use these platforms remains limited. This study conducts a Systematic Literature Review (SLR) to identify, classify, and analyze the behavioural intention factors toward CEX usage from 2015 to 2025. Utilizing the PRISMA 2020 framework, the review integrates articles sourced from Scopus, PubMed, and Web of Science using a validated combination of keywords. A total of 27 relevant studies were identified after applying inclusion and exclusion criteria. The analysis reveals a growing body of research interest starting from 2018 and keep growing until now, with a concentration of studies in Asia, particularly in China and India. Most studies apply established models such as Technology Acceptance Model (TAM), Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), and Theory of Planned Behaviour (TPB). This systematic review identified that the predominant factors explored across studies are risk perception, trust, awareness, ease of use, and users' attitudes. However, research gaps remain in areas such as emotional experience, social influence, and regulatory context across various geographical regions. This literature review provides a comprehensive mapping of current research distributions and proposes directions for future exploration in the domain of centralized cryptocurrency exchanges