Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Desain Basis Data MySQL untuk Pengelolaan Data Sensor SCADA pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Purnama, Ramdhan
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 3 No. 8 (2025): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57185/mutiara.v3i8.420

Abstract

Pengelolaan data sensor merupakan aspek penting dalam menjaga keandalan operasi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA). Data diperoleh dari sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) melalui perangkat Remote Terminal Unit (RTU) atau Programmable Logic Controller (PLC) dengan protokol komunikasi terbuka Modbus yang mendukung akuisisi sinyal analog maupun digital. Informasi ini menjadi dasar pemantauan kualitas, kuantitas, serta kontinuitas proses pengolahan air. Peningkatan jumlah perangkat dan frekuensi akuisisi menimbulkan kompleksitas dalam penyimpanan dan pemanfaatan data, sehingga diperlukan metode manajemen yang terstandar dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan merancang basis data relasional menggunakan MySQL sebagai sistem pengelolaan data sensor yang terhubung langsung dengan SCADA. Pendekatan yang digunakan meliputi analisis kebutuhan, perancangan model data melalui Entity Relationship Diagram (ERD), implementasi tabel, serta integrasi dengan SCADA melalui Modbus TCP/IP. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mengakuisisi data analog dan digital secara simultan, menampilkan informasi secara real-time pada dashboard SCADA, serta menyimpan data ke dalam MySQL secara konsisten dengan interval yang ditentukan. Penyimpanan terstruktur ini menjamin ketersediaan data historis dan meminimalkan kehilangan informasi. Dengan demikian, sistem yang digunakan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi monitoring, keandalan operasional, serta mendukung pengambilan keputusan berdasarkan data pada operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA).
Analisis Pengendalian Air Tak Berekening Berbasis Teknologi Melalui Pendekatan Integrasi Lean Six Sigma dan Total Quality Management di Perumda Air Minum Tirta Raharja Purnama, Ramdhan; Alijoyo, Franciskus Antonius
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i9.6948

Abstract

Air Tak Berekening (ATR) masih menjadi isu strategis nasional karena berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan, operasional, hingga pendapatan di PDAM. Perumdam Tirta Raharja menghadapi permasalahan yang sama dengan angka Air Tak Berekening (ATR) sebesar 27,16% pada kinerja tahun 2023 dan masih perlu terus diturunkan agar menjadi 25% sesuai target RPJMN 2025-2029. Berbagai teknologi operasi yang terintegrasi seperti SCADA, IoT dan GIS dalam pemantauan SPAM-Zona-DMA nampaknya masih belum memberikan efektivitas secara signifikan terhadap penurunan ATR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengendalian Air Tak Berekening (ATR) melalui integrasi teknologi dengan pendekatan Lean Six Sigma dan Total Quality Management (TQM). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif evaluatif dengan pendekatan gap analysis, yang difokuskan pada identifikasi kesenjangan antara target ideal dan kondisi aktual di lapangan. Metodologi ini juga diperkuat dengan kerangka kerja DMAIC (Define-Measure-Analyze-Improve-Control) sebagai dasar perbaikan proses, serta prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM) yang bertujuan memperkuat budaya mutu organisasi sebagai penggerak utama dalam optimalisasi penggunaan teknologi. Hasil studi menunjukkan bahwa upaya pembentukan District Metered Area (DMA) belum dapat dijadikan solusi mutlak dalam pengendalian ATR karena masih terdapat beberapa zona distribusi yang belum dilakukan pemantauan untuk mengidentifikasi zona prioritas ATR. Selain itu, sistem manajemen alarm berbasis teknologi yang telah dikembangkan belum sepenuhnya juga dioptimalkan sebagai alat mitigasi dan respons dini terhadap potensi kehilangan air. Padahal, sistem ini dirancang untuk memperkuat budaya kerja responsif terhadap kondisi operasional di lapangan. Oleh karena itu, integrasi antara pendekatan DMAIC dan penguatan budaya mutu menjadi elemen penting dalam mendukung pencapaian target kinerja utama (KPI) perusahaan. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi organisasi dalam merancang dan menerapkan pengendalian ATR yang lebih efektif di lingkungan Perumdam Tirta Raharja.