Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Transformasi Peran Guru dalam Pembelajaran Sosiologi Ber-basis Project Based Learning Lovia Phica Yola Emilza
Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2025): Charta Educa: Jurnal Kajian Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/crt.v1i4.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi peran guru dalam pembelajaran Sosiologi berbasis Project Based Learning (PjBL) di jenjang pendidikan menengah. Perubahan paradigma pendidikan di era Kurikulum Merdeka mendorong guru tidak lagi berperan sebagai pusat informasi, melainkan sebagai fasilitator, desainer pembelajaran kontekstual, dan penilai autentik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi dari sejumlah guru Sosiologi di SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PJBL mendorong guru untuk berperan aktif dalam merancang proyek sosial yang relevan, membimbing siswa dalam proses investigasi lapangan, serta melakukan penilaian menyeluruh terhadap aspek kognitif, afektif, dan keterampilan. Transformasi ini memperkuat profesionalisme guru sekaligus menjadikan pembelajaran Sosiologi lebih bermakna, partisipatif, dan kontekstual. Meskipun terdapat tantangan, seperti keterbatasan waktu dan kesiapan siswa, strategi adaptif guru terbukti mampu mengoptimalkan potensi PjBL sebagai pendekatan pembelajaran transformatif.
Sosialisasi Digital dan Pondok Belajar: Langkah Nyata Mewujudkan Desa Cerdas Azizah Raudhatul Jannah; Elsya Erlandah; Lovia Phica Yola Emilza; Rafika Hayati; Ronna Uli Sitanggang
Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): April: Bumi: Jurnal Hasil Kegiatan Sosialisasi Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/bumi.v4i2.1551

Abstract

The rapid development of digital technology has significantly transformed social interaction and learning processes in rural communities. Uncontrolled smartphone usage has led to low digital literacy and heightened risks of social media misuse among children and adolescents. This community service program, through the Community Service Program (KKN), aimed to improve digital literacy and establish a Learning Center (Pondok Belajar) as an educational space within the village. The methods included observation, socialization, digital literacy training, and academic mentoring for children. The results demonstrated an increase in community awareness regarding the responsible use of smartphones and enhanced learning motivation among children through the Learning Center activities. This program illustrates that the synergy between digital education and learning support can be a concrete step toward building a smart and competitive village in the digital era. The initiative highlights the importance of combining technology education with community-based programs to foster a more informed and empowered population in rural areas.