Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Safety Culture Terhadap Kepatuhan Pekerja Dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri di Industri Furniture Arby Yudha Maulana; Adithya Sudiarno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan (in press)
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1046

Abstract

Industri furnitur di Indonesia berkembang pesat dan berkontribusi pada ekonomi, namun memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi yang diakibatkan oleh mesin, bahan kimia, dan debu kayu. Kepatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) masih rendah, dipengaruhi oleh budaya keselamatan kerja (safety culture). Penelitian ini bertujuan (1) mengukur kematangan safety culture di PT XYZ, (2) menganalisis pengaruhnya terhadap kepatuhan penggunaan APD, dan (3) merancang strategi perbaikan berbasis Safety Model Canvas (SMC). Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei dan observasi pada pekerja produksi. Safety culture diukur dengan model SMC (sembilan dimensi), sementara kepatuhan APD dianalisis berdasarkan teori Lawrence Green (faktor predisposisi, pendukung, penguat). SEM (Structural Equation Modeling) digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan safety culture PT XYZ pada tingkat calculative (nilai 3,715). risk perceived (3,670) terendah, sementara Engagement & Involvement (3,774) tertinggi. SEM mengidentifikasi 10 dari 13 hubungan hipotesis signifikan secara positif. Strategi perbaikan SMC memprioritaskan risk perceived untuk meningkatkan budaya keselamatan. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan budaya keselamatan guna meningkatkan kepatuhan APD, mengurangi kecelakaan, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja.
Pengaruh Safety Culture Terhadap Kepatuhan Pekerja Dalam Menggunakan Alat Pelindung Diri di Industri Furniture Arby Yudha Maulana; Adithya Sudiarno
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4i3.1046

Abstract

Industri furnitur di Indonesia berkembang pesat dan berkontribusi pada ekonomi, namun memiliki risiko kecelakaan kerja tinggi yang diakibatkan oleh mesin, bahan kimia, dan debu kayu. Kepatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) masih rendah, dipengaruhi oleh budaya keselamatan kerja (safety culture). Penelitian ini bertujuan (1) mengukur kematangan safety culture di PT XYZ, (2) menganalisis pengaruhnya terhadap kepatuhan penggunaan APD, dan (3) merancang strategi perbaikan berbasis Safety Model Canvas (SMC). Pendekatan kuantitatif digunakan melalui survei dan observasi pada pekerja produksi. Safety culture diukur dengan model SMC (sembilan dimensi), sementara kepatuhan APD dianalisis berdasarkan teori Lawrence Green (faktor predisposisi, pendukung, penguat). SEM (Structural Equation Modeling) digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukkan safety culture PT XYZ pada tingkat calculative (nilai 3,715). risk perceived (3,670) terendah, sementara Engagement & Involvement (3,774) tertinggi. SEM mengidentifikasi 10 dari 13 hubungan hipotesis signifikan secara positif. Strategi perbaikan SMC memprioritaskan risk perceived untuk meningkatkan budaya keselamatan. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan budaya keselamatan guna meningkatkan kepatuhan APD, mengurangi kecelakaan, serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pekerja.