Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Karakteristik Material Fly Ash PLTU Bolok Dan Fly Ash PLTU Timor-1 Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton Marthinus Alexander Bastian; Anastasia Henderina Muda; Lodia Semaya Amnifu; Melkias Petrus Lily
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.1137

Abstract

Limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) seperti fly ash sebagai material pengganti semen merupakan inovasi yang berdampak positif pada lingkungan sebab dapat mengurangi emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari produksi semen. Fly ash sendiri merupakan material pozzolan yang tidak memiliki sifat seperti semen namun dengan ukuran yang halus dan mengandung silika (Si) serta alumina (Al) mampu bereaksi dengan kapur dan air sehingga menghasilkan suatu massa yang padat. Selain itu pemanfaatan limbah fly ash menjadi pilihan yang baik guna mengurangi biaya produksi beton karena ketergantungan pada semen portland yang cenderung lebih mahal. Kupang memiliki dua PLTU aktif yakni PLTU Bolok dan PLTU Timor-1. Penelitian ini bertujuan untuk pemeriksaan kualitas fly ash di daerah Kupang yang bersumber dari kedua PLTU tersebut. Pemeriksaan kualitas fly ash meliputi pengujian fisik yakni kehalusan, konsistensi normal, dan pengujian berat jenis. Pemeriksaan terhadap kekentalan dilakukan dengan pengujian slump untuk setiap variasi campuran fly ash Bolok dan Timor-1 dalam beton sebesar 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%. Hasil pengujian slump untuk spesimen kontrol adalah 8.83 cm dan penggunaan fly ash Bolok sebagai pengganti semen didapatkan nilai slump untuk setiap variasi yakni 6.5 cm, 4.63 cm, 4.57 cm, 4.53 cm, dan 3.90 cm. Sedangkan hasil pengujian nilai slump fly ash Timor-1 sebagai bahan pengganti semen untuk setiap variasi didapatkan 8.5 cm, 7.83 cm, 6.5 cm, 5.5 cm, dan 5 cm. Hasil ini menunjukan nilai slump semakin menurun seiring dengan penambahan variasi fly ash dalam beton. Pemeriksaan terhadap kuat tekan beton untuk spesimen kontrol adalah 27.35 MPa dan penggunaan fly ash Bolok sebagai pengganti semen untuk setiap variasi mendapatkan 26.75 MPa, 25.68 MPa, 24.41 MPa, 22.9 MPa, 21.9 MPa. Sedangkan hasil pengujian kuat tekan beton untuk penggunaan fly ash Timor-1 sebagai sebagai pengganti semen untuk setiap variasi mendapatkan 26.33 MPa, 25.78 MPa, 25.47 MPa, 24.99 MPa, 22.19 MPa. Hasil ini menunjukan peningkatan kadar fly ash Bolok dan Timor-1 dalam beton dapat menurunkan kuat tekan beton.
Pengaruh Karakteristik Material Fly Ash PLTU Bolok Dan Fly Ash PLTU Timor-1 Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton Marthinus Alexander Bastian; Anastasia Henderina Muda; Lodia Semaya Amnifu; Melkias Petrus Lily
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 4 No. I (2025): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v4iI.1137

Abstract

Limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) seperti fly ash sebagai material pengganti semen merupakan inovasi yang berdampak positif pada lingkungan sebab dapat mengurangi emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari produksi semen. Fly ash sendiri merupakan material pozzolan yang tidak memiliki sifat seperti semen namun dengan ukuran yang halus dan mengandung silika (Si) serta alumina (Al) mampu bereaksi dengan kapur dan air sehingga menghasilkan suatu massa yang padat. Selain itu pemanfaatan limbah fly ash menjadi pilihan yang baik guna mengurangi biaya produksi beton karena ketergantungan pada semen portland yang cenderung lebih mahal. Kupang memiliki dua PLTU aktif yakni PLTU Bolok dan PLTU Timor-1. Penelitian ini bertujuan untuk pemeriksaan kualitas fly ash di daerah Kupang yang bersumber dari kedua PLTU tersebut. Pemeriksaan kualitas fly ash meliputi pengujian fisik yakni kehalusan, konsistensi normal, dan pengujian berat jenis. Pemeriksaan terhadap kekentalan dilakukan dengan pengujian slump untuk setiap variasi campuran fly ash Bolok dan Timor-1 dalam beton sebesar 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%. Hasil pengujian slump untuk spesimen kontrol adalah 8.83 cm dan penggunaan fly ash Bolok sebagai pengganti semen didapatkan nilai slump untuk setiap variasi yakni 6.5 cm, 4.63 cm, 4.57 cm, 4.53 cm, dan 3.90 cm. Sedangkan hasil pengujian nilai slump fly ash Timor-1 sebagai bahan pengganti semen untuk setiap variasi didapatkan 8.5 cm, 7.83 cm, 6.5 cm, 5.5 cm, dan 5 cm. Hasil ini menunjukan nilai slump semakin menurun seiring dengan penambahan variasi fly ash dalam beton. Pemeriksaan terhadap kuat tekan beton untuk spesimen kontrol adalah 27.35 MPa dan penggunaan fly ash Bolok sebagai pengganti semen untuk setiap variasi mendapatkan 26.75 MPa, 25.68 MPa, 24.41 MPa, 22.9 MPa, 21.9 MPa. Sedangkan hasil pengujian kuat tekan beton untuk penggunaan fly ash Timor-1 sebagai sebagai pengganti semen untuk setiap variasi mendapatkan 26.33 MPa, 25.78 MPa, 25.47 MPa, 24.99 MPa, 22.19 MPa. Hasil ini menunjukan peningkatan kadar fly ash Bolok dan Timor-1 dalam beton dapat menurunkan kuat tekan beton.