Khairunnisa, Kana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Pustaka : Patofisiologi, Diagnosis, Tatalaksana, serta Strategi Pencegahan Otitis Eksterna Khairunnisa, Kana; Agustina, Tri; Suwondo, Arsita Sri Devi; Rosita, Salsa Bela; Sari, Lutfita Singgih Intania; Fadhila, Jihan Nida
Medula Vol 15 No 3 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i3.1223

Abstract

Otitis externa is an infectious or noninfectious inflammation that occurs in the outer ear.  Otitis externa can be acute, chronic, diffuse, and malignant caused by bacterial, fungal, or viral infections. The main predisposing factor is the swimming habit which can increase 5 times compared to people who do not swim. Factors that may increase the risk of infection, especially in humid climates or if there is narrowing of the ear canal. This article provides an in-depth review of the pathophysiology, diagnosis, management, and prevention strategies of otitis externa using the literature review method from reliable scientific sources. The data shows that the management of otitis externa involves the use of analgesics, topical antibiotics, oral antibiotics, and systemic antibiotics administered based on their classification, while prevention includes avoidance of precipitating factors and cerumen treatment. This conclusion emphasizes the importance of appropriate prevention strategies and accurate diagnosis to improve treatment outcomes and reduce the risk of recurrent infection.
THE PERBEDAAN STATUS IgM DAN IgG PADA DERAJAT ANEMIA DAN LAMA RAWAT INAP PADA PASIEN DEWASA DEMAM TIFOID Khairunnisa, Kana; Risanti, Erika Diana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54114

Abstract

Demam tifoid termasuk infeksi sistemik yang hingga kini masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat, karena berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi klinis, di antaranya anemia dan peningkatan durasi perawatan di rumah sakit. Respons imun humoral yang ditunjukkan melalui status imunoglobulin IgM dan IgG menggambarkan tahap infeksi dan diperkirakan berpengaruh terhadap dinamika klinis penyakit tifoid. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan status imunoglobulin IgM dan IgG dengan kejadian anemia serta lama rawat inap pada pasien dewasa demam tifoid di RSU PKU Muhammadiyah Grobogan. Metode: Studi ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 di RSU PKU Muhammadiyah Grobogan dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari rekam medis pasien dewasa demam tifoid. Sebanyak 36 subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengolahan data dilakukan melalui analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman, serta analisis multivariat dengan regresi logistik biner. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara status IgM dan kejadian anemia (p = 0,030), demikian pula antara status IgG dan anemia (p = 0,004). Selain itu, status IgM (p = 0,033) dan IgG (p = 0,036) juga berkorelasi signifikan dengan lama rawat inap. Hasil analisis multivariat mengindikasikan bahwa status IgM dan IgG secara bersamaan berpengaruh signifikan terhadap terjadinya anemia (p = 0,001), dengan nilai odds ratio masing-masing sebesar 0,066 untuk IgM dan 0,042 untuk IgG. Status imunoglobulin IgM dan IgG memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian anemia serta durasi perawatan inap pada pasien dewasa dengan demam tifoid di RSU PKU Muhammadiyah Grobogan.