Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ECONOMIC GLOBALIZATION, ECONOMIC GROWTH, AND HUMAN CAPITAL : EMPIRICAL EVIDENCE USING THREE STAGE LEAST SQUARE IN INDONESIA Huda, Qorinul; Istiana, Nofita
BAREKENG: Jurnal Ilmu Matematika dan Terapan Vol 18 No 3 (2024): BAREKENG: Journal of Mathematics and Its Application
Publisher : PATTIMURA UNIVERSITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/barekengvol18iss3pp1483-1496

Abstract

The pace of globalization is increasing rapidly and dynamically as time goes by. Indonesia, located takes advantage of globalization to encourage economic growth. However, over the last decade, from 2000 to 2019, Indonesia's economic globalization index has tended to decline along with the increase in the global economic globalization index. Indonesia's economic growth has been relatively stagnant. Human capital, as the primary input in Indonesia's economic system, is suspected to be suboptimal. In the National Medium-Term Development Plan (RPJMN) for 2020-2024, economic growth and human capital are the main focus in achieving national prosperity. Human capital in this study uses health indicators as a proxy for assessing productivity and educational investment approaches. Data is transformed to meet the stationarity requirements of time series data. The study employs the Three Stage Least Square (3SLS) simultaneous equation method to examine total and direct effects. The estimation results show that changes in globalization growth are directly influenced by changes in economic growth, exchange rate growth, and inflation. Changes in economic growth are directly influenced by changes in exchange rate growth, globalization index growth, and inflation. Human capital is directly influenced by changes in globalization index growth, changes in economic growth, inflation, previous-year inflation, and changes in unemployment rates
Klasterisasi dan Perbandingan Indikator Ekonomi Makro Penentuan Upah Minimum di Jawa Tengah dan Jawa Timur Huda, Qorinul
Kompeten: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : PT Seval Literindo Kreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57141/kompeten.v4i3.228

Abstract

Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan merupakan salah satu tujuan suatu daerah. Pendelegasian kewenangan dalam desentralisasi menunjukkan sejauh mana keterlibatan pemerintah daerah dalam mendorong sektor-sektor ekonomi potensial di wilayahnya. Penggerak perekonomian daerah ditandai oleh berputarnya roda ekonomi dalam fungsi produksi, yaitu modal dan tenaga kerja, di mana tenaga kerja perlu mendapat perhatian untuk mencapai keseimbangan di pasar tenaga kerja yang mencerminkan tingkat pengangguran dan kesenjangan upah yang minimal. Upah perusahaan didasarkan pada upah minimum yang ditetapkan oleh pemerintah, yang pada dasarnya merupakan indikator dari situasi makroekonomi di suatu wilayah. Analisis yang dilakukan pada kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur bertujuan untuk mengetahui apakah telah terjadi kesetaraan pada indikator-indikator penentu makroekonomi upah minimum di kedua wilayah tersebut. Hasil analisis klaster menunjukkan adanya wilayah dengan potensi tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan pemetaan indikator makroekonomi, sementara analisis inferensi vektor menunjukkan bahwa secara agregat tidak terdapat perbedaan dalam indikator makroekonomi penentu upah minimum antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.