Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Identifikasi Tinggi dan Jarak Genangan Daerah Rawan Bencana Rob di Wilayah Pantai Utara Jawa yang Disebabkan Gelombang Badai Pasang dan Variasi Antar Tahunan Hanifah, Farrah; Ningsih, Nining Sari
Jurnal Teknik Sipil Vol 25, No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1859.02 KB) | DOI: 10.5614/jts.2018.25.1.10

Abstract

AbstrakTinggi dan jarak genangan rob yang disebabkan oleh gelombang badaipasang (storm tide) dan variasi antar tahunan di sepanjang pantai utara Jawa disimulasikan dengan menggunakan model hidrodinamika 2D dengan fasilitas Flooding and Drying (FAD). Dalam simulasi tersebut, digunakan batimetri dari General Bathymetric Chart of the Oceans (GEBCO), peta DISHIDROS TNI-AL, dan topografi daerah utara Pulau Jawa berdasarkan data Digital Elevation Model (DEM) dari The NASA Shuttle Radar Topographic Mission (SRTM). Gaya penggerak gelombang badai pasang yang digunakan adalah data elevasi pasang surut yang diperoleh dari hasil prediksi Global Tidal Model ORI.96 dan data angin serta tekanan udara yang diperoleh dari National Centers for Environmental Prediction (NCEP). Naiknya elevasi yang disebabkan badai (surge) tertinggi di kawasan pesisir utara Jawa dan Madura terjadi di Tanjung Pangkah (Jawa: 18,6 cm) pada Januari 2008. Jarak genangan maksimum (Smax) gelombang badai pasang serta run-up yang menyertainya (H) terjadi di Sampang (Madura; Smax = 6552,3 m, H = 1,559 m) pada November 2007. Tinggi genangan tertinggi terjadi pada Januari 2008 yaitu pada saat La-Niña kuat. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan muka laut akibat La-Niña cukup berperan menambah kenaikan muka laut yang diakibatkan gelombang badai pasang.AbstractHeight and distance inundation caused by storm tide and interannual variations along the northern coast of Java have been simulated by using a 2D hydrodynamic model with Flooding and Drying facilities (FAD). In the simulation model, bathymetry data was derived from General Bathymetric Chart of the Oceans (GEBCO) and DISHIDROS Indonesian Navy maps, whereas topography of the northern area of Java was derived from Digital Elevation Model (DEM) of The NASA Shuttle Radar Topographic Mission (SRTM). Tidal elevation obtained from Global Tidal Model prediction ORI.96 and wind and air pressure data of National Centers for Environmental Prediction (NCEP) were used as generating force of storm tide. The highest surge in the northern coast of Java and Madura occurred in Pangkah Cape (Java; 18.6 cm) in January 2008. Maximum inundation distance (Smax) and run-up (H) existed in Sampang (Madura; Smax = 6552.3 m, H = 1,559 m) in November 2007. The highest inundation occurred in January 2008 during strong La-Niña period, this suggests that La-Niña have significant contribution to increase sea level rise caused by storm tide. 
Dinamika Seas dan Swell dari Laut China Selatan ke Teluk Jakarta: Studi Kasus Kejadian Badai Hagibis, November 2007 Ningsih, Nining Sari; Rachman, Arief; Hadi, Safwan; Hanifah, Farrah
Jurnal Teknik Sipil Vol 26, No 1 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3213.215 KB) | DOI: 10.5614/jts.v26i1.8538

Abstract

Karakteristik dinamika seas dan swell di sepanjang perairan Laut China Selatan-Teluk Jakarta pada waktu terjadi Badai Hagibis (18–27 November 2007) dikaji dengan menggunakan metode pemodelan spektrum gelombang untuk mengetahui kontribusi gelombang yang dibangkitkan angin (gelombang angin) terhadap kejadian rob tanggal 25 November 2007 di pantai utara Jakarta. Pada penelitian ini, dilakukan pula uji coba simulasi model spektrum gelombang yang mengacu pada kedalaman tetap (batimetri) dan pada kedalaman total (jumlah batimetri dan pasang surut astronomis) untuk mengetahui pengaruh pasang surut astronomis terhadap hasil simulasi model gelombang yang dibangkitkan angin. Hasil simulasi menunjukkan bahwa gelombang angin di Teluk Jakarta pada tanggal 25 November 2007 didominasi oleh swell dengan tinggi gelombang ~11 cm yang diduga berasal dari Laut China Selatan sebagai daerah pembangkitan badai.
Pemodelan dan Peramalan Deret Waktu Studi Kasus: Suhu Permukaan Laut di Selatan Jawa Timur Maulana, Hutomo Atman; Muliah, Muliah; Sampe, Maria Zefaya; Hanifah, Farrah
Math Educa Journal Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mej.v1i2.26

Abstract

The sea surface temperature is one of the important components that can determine the potential of the sea. This research aims to model and forecast time series data of sea surface temperature by using a Box-Jenkins method. Data in this research are the sea surface temperatures in the South of East Java (January 1983-December 2013) with sample size of 372. 360 data will be used for modeling which is from January 1983 to December 2012, and data in 2013 will be used for forecasting. Based on the results of analysis time series, the appropriate models is SARIMA(1,0,0) (1,0,1)12 where can be written as Yt = 0,010039 + 0,734220Yt−1 + 0,014893Yt−12 − (0,734220)(0,014893)Yt−13 + 0,940726et−12 with  MSE of 0.07888096.Keywords: Sea surface temperature, time series, Box-Jenkins method
PERANAN DINAMIKA OSEANOGRAFI DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN Nining Sari Ningsih; Farrah Hanifah; Amelia Mustika Kusmarani
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol 2, No 2 (2018): JFMR VOL 2 NO 2
Publisher : JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.021 KB) | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2018.002.02.8

Abstract

Abstrak Dinamika oseanografi di perairan Indonesia seperti arus, front, eddy (a.l., terkait dengan shear velocity dan penjalaran gelombang Rossby), kedalaman termoklin, serta upwelling berdampak pada kesuburan perairan dan selanjutnya akan mempengaruhi pola migrasi, daerah pemijahan, dan kelimpahan ikan pelagis. Selain itu, variabilitas iklim dalam skala waktu intramusiman, musiman, antartahunan, hingga intradecadal, decadal, dan interdecadal berperan terhadap dinamika oseanografi, kesuburan suatu perairan, dan kelimpahan ikan pelagis baik secara spasial maupun temporal. Model hidrodinamika tiga dimensi (3D) yang dikenal dengan sebutan HYbrid Coordinate Ocean Model (HYCOM) digunakan dalam penelitian ini untuk mensimulasikan dinamika elevasi, arus, serta temperatur air laut baik secara spasial (horizontal dan vertikal) maupun temporal. Simulasi model dilakukan selama ± 64 tahun (1950 – 2013) di perairan Indonesia untuk mengetahui variabilitas dan tren jangka panjang perubahan parameter oseanografi yang terjadi akibat perubahan iklim (terkait dengan pemanasan global). Hasil studi ini berguna bagi pengelolaan perikanan, khususnya dapat digunakan sebagai informasi dasar untuk memprediksi pola migrasi ikan pelagis (a.l., tuna) dan kedalaman alat pancing. Kata kunci: dinamika oseanografi, model hidrodinamika 3D, tren, variabilitas iklim
Identifikasi Tinggi dan Jarak Genangan Daerah Rawan Bencana Rob di Wilayah Pantai Utara Jawa yang Disebabkan Gelombang Badai Pasang dan Variasi Antar Tahunan Farrah Hanifah; Nining Sari Ningsih
Jurnal Teknik Sipil Vol 25 No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jts.2018.25.1.10

Abstract

AbstrakTinggi dan jarak genangan rob yang disebabkan oleh gelombang badaipasang (storm tide) dan variasi antar tahunan di sepanjang pantai utara Jawa disimulasikan dengan menggunakan model hidrodinamika 2D dengan fasilitas Flooding and Drying (FAD). Dalam simulasi tersebut, digunakan batimetri dari General Bathymetric Chart of the Oceans (GEBCO), peta DISHIDROS TNI-AL, dan topografi daerah utara Pulau Jawa berdasarkan data Digital Elevation Model (DEM) dari The NASA Shuttle Radar Topographic Mission (SRTM). Gaya penggerak gelombang badai pasang yang digunakan adalah data elevasi pasang surut yang diperoleh dari hasil prediksi Global Tidal Model ORI.96 dan data angin serta tekanan udara yang diperoleh dari National Centers for Environmental Prediction (NCEP). Naiknya elevasi yang disebabkan badai (surge) tertinggi di kawasan pesisir utara Jawa dan Madura terjadi di Tanjung Pangkah (Jawa: 18,6 cm) pada Januari 2008. Jarak genangan maksimum (Smax) gelombang badai pasang serta run-up yang menyertainya (H) terjadi di Sampang (Madura; Smax = 6552,3 m, H = 1,559 m) pada November 2007. Tinggi genangan tertinggi terjadi pada Januari 2008 yaitu pada saat La-Niña kuat. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan muka laut akibat La-Niña cukup berperan menambah kenaikan muka laut yang diakibatkan gelombang badai pasang.AbstractHeight and distance inundation caused by storm tide and interannual variations along the northern coast of Java have been simulated by using a 2D hydrodynamic model with Flooding and Drying facilities (FAD). In the simulation model, bathymetry data was derived from General Bathymetric Chart of the Oceans (GEBCO) and DISHIDROS Indonesian Navy maps, whereas topography of the northern area of Java was derived from Digital Elevation Model (DEM) of The NASA Shuttle Radar Topographic Mission (SRTM). Tidal elevation obtained from Global Tidal Model prediction ORI.96 and wind and air pressure data of National Centers for Environmental Prediction (NCEP) were used as generating force of storm tide. The highest surge in the northern coast of Java and Madura occurred in Pangkah Cape (Java; 18.6 cm) in January 2008. Maximum inundation distance (Smax) and run-up (H) existed in Sampang (Madura; Smax = 6552.3 m, H = 1,559 m) in November 2007. The highest inundation occurred in January 2008 during strong La-Niña period, this suggests that La-Niña have significant contribution to increase sea level rise caused by storm tide. 
Merancang Model Tahfidz Online Sebagai Medium Da'wah Efektif di Masa Pandemi Hanifah, Farrah
KOMUNIKA Vol 4 No 1 (2020): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komunika.v4i1.4897

Abstract

The Covid-19 pandemic has attacked the world since the beginning of 2020. The number of victims who have fallen is increasing, including in Indonesia. Seeing the increasingly fast and dangerous growth of the virus, the government urges to stay at home and not carry out daily activities as usual first, because avoiding associations and maintaining distance are one of the main ways to break the chain of the spread of Covid-19. However, limited access to activeness in various sectors is not the reason that the movement of the da'wah movement will stop, one of which is the preaching of the Al-Qur'an. The rapid development of technology, does not limit activities in the field, can still communicate, receive information via the internet, and various social media. So, the preaching of the Al-Qur'an can also be done using social media. There is no obstacle for a Muslim to memorize the Qur'an, so in the midst of a pandemic and busyness, Tahfidz online can become wasilah. Online Tahfidz is implemented by depositing memorization and muroja'ah via Whatsapp by sending voice notes, then it will be corrected by musyrifah who is the group admin. The method used in this research is qualitative by collecting data by observation, interviews, and questionnaires.AbstrakPandemi Covid-19 sudah menyerang dunia sejak awal tahun 2020. Angka korban yang berjatuhan semakin bertambah termasuk di Indonesia. Melihat pertumbuhan virus yang semakin cepat dan berbahaya, maka pemerintah menghimbau untuk tetap di rumah dan jangan melaksanakan kegiatan sehari-hari seperti biasa dahulu, sebab menghindari perkumpulan dan menjaga jarak adalah salah satu cara utama memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun terbatasnya akses keaktifan diberbagai sektor tidak menjadi alasan roda pergerakan dakwah pun akan berhenti, salah satunya adalah dakwah Al-Qur'an. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, tidak membatasi aktifitas di lapangan, tetap bisa berkomunikasi, menerima informasi melalui internet, dan berbagai media sosial. Maka dakwah Al-Qur'an pun dapat dilakukan dengan media sosial. Tak ada halangan bagi seorang muslim untuk menghafal Al-Qur'an, maka ditengah pandemi dan kesibukan, Tahfidz online dapat menjadi wasilah. Tahfidz online dilaksanakan dengan menyetorkan hafalan dan muroja'ah melalui Whatsapp dengan mengirimkan voice note, kemudian akan dikoreksi oleh musyrifah yang menjadi admin grup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan kuisioner.
PERANAN DINAMIKA OSEANOGRAFI DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN Ningsih, Nining Sari; Hanifah, Farrah; Kusmarani, Amelia Mustika
JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Vol. 2 No. 2 (2018): JFMR
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine Science, Brawijaya University, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jfmr.2018.002.02.8

Abstract

Abstrak Dinamika oseanografi di perairan Indonesia seperti arus, front, eddy (a.l., terkait dengan shear velocity dan penjalaran gelombang Rossby), kedalaman termoklin, serta upwelling berdampak pada kesuburan perairan dan selanjutnya akan mempengaruhi pola migrasi, daerah pemijahan, dan kelimpahan ikan pelagis. Selain itu, variabilitas iklim dalam skala waktu intramusiman, musiman, antartahunan, hingga intradecadal, decadal, dan interdecadal berperan terhadap dinamika oseanografi, kesuburan suatu perairan, dan kelimpahan ikan pelagis baik secara spasial maupun temporal. Model hidrodinamika tiga dimensi (3D) yang dikenal dengan sebutan HYbrid Coordinate Ocean Model (HYCOM) digunakan dalam penelitian ini untuk mensimulasikan dinamika elevasi, arus, serta temperatur air laut baik secara spasial (horizontal dan vertikal) maupun temporal. Simulasi model dilakukan selama ± 64 tahun (1950 – 2013) di perairan Indonesia untuk mengetahui variabilitas dan tren jangka panjang perubahan parameter oseanografi yang terjadi akibat perubahan iklim (terkait dengan pemanasan global). Hasil studi ini berguna bagi pengelolaan perikanan, khususnya dapat digunakan sebagai informasi dasar untuk memprediksi pola migrasi ikan pelagis (a.l., tuna) dan kedalaman alat pancing. Kata kunci: dinamika oseanografi, model hidrodinamika 3D, tren, variabilitas iklim