p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Surya Medika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pencegahan Anemia di Kelas X SMK Karsa Mulya Kota Palangka Raya Tahun 2024: The Effect of Health Education on Increasing Adolescent Girls Knowledge About Anemia Preverention in Class X SMK Karsa Mulya Palangka Raya City Year 2024 Rusmery, Alviani Chinda; Sangkai, Mariaty A.; Widuri, Pamela Dewi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.10523

Abstract

Remaja putri memiliki resiko paling tinggi menderita anemia disebabkan oleh beberapa hal, seperti remaja pada masa pertumbuhan dan ketika remaja putri mengalami menstruasi, pada saat ini proses perubahan fisiologi tubuh akan meningkatkan resiko anemia. Anemia merupakan suatu keadaan kadar hemoglobin lebih rendah dari nilai normal (12 gr/dL). Pengetahuan sangat penting perannya bagi remaja putri untuk mengetahui berbagai hal yang berkaitan dengan pencegahan anemia. Pendidikan kesehatan menjadi upaya dalam pencegahan primer dalam pencegahan anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan jenis penelitian yaitu one group pre-test and post-test. Sampel pada penelitian ini berjumlah 58 responden, yaitu siswi kelas X SMK Karsa Mulya Kota Palangka Raya. Teknik pengambilan sampel meggunakan total sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test (p-value=0,000 atau p<0,05), yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada pemberian pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia di kelas X SMK Karsa Mulya Kota Palangka Raya. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Hal ini menunjukan bahwa pendidikan kesehatan dengan metode ceramah terbukti efektif dalam menyampaikan informasi pada remaja putri. Oleh karena itu, pihak sekolah dapat bekerja sama dengan fasilitas kesehatan terkait pemberian pendidikan secara rutin tentang pencegahan anemia guna meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia bersamaan dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD).
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya Tahun 2024: The Relationship Between Environmental Sanitation and Incidence Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Work Area UPTD Menteng Health Center Palangka Raya City Year 2024 Aurora, Arsa Natalie; Sangkai, Mariaty A.; Widuri, Pamela Dewi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i3.12075

Abstract

Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama didaerah tropis dan sub-tropis, tidak terkecuali Indonesia yang merupakan negara beriklim tropis dan juga merupakan salah satu negara endemis Demam Berdarah Dengue. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi kejadian Demam Berdarah Dengue yaitu faktor Triad Epidemiologi yaitu Agent, Host, dan Environment. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian demam berdarah dengue di wilayah kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya. Metode: Penelitian ini menggunakan Cross Sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada responden. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil: Penelitian menunjukkan hasil uji Chi-Square tempat penampungan air dengan nilai p-value 0,768 dan sistem pengelolaan sampah dengan nilai p-value 0,905 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut dengan kejadian demam berdarah dengue. Hasil uji Chi-Square kondisi lingkungan rumah dengan nilai 0,000 yang berarti adanya hubungan yang signifikan antara variabel tersebut dengan kejadian demam berdarah dengue. Kesimpulan: Terdapat 56 responden menderita kejadian DBD berjumlah 30 orang (53,6%) dan yang tidak menderita kejadian demam berdarah dengue berjumlah 26 orang (46,4%). Tidak adanya hubungan antara tempat penampungan air dan sistem pengelolaan sampah dengan kejadian demam berdarah dengue, adanya hubungan antara kondisi lingkungan rumah dengan kejadian kejadian demam berdarah dengue Menambah pengetahuan tentang penyakit Demam Berdarah Dengue khususnya hal-hal yang harus diperhatikan di lingkungan sekitar rumah agar tidak tejadi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue.