Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Estimasi Produksi Kopi Arabika Gayo Berdasarkan Crop Survey Petani Binaan CV. Bintang Musara Rasa Di Dataran Tinggi Tanoh Gayo. M.P, Dr. Fadli; Sukanto, MP., Sukanto, MP.
Biram Samtani Sains Vol 9 No 2 (2025): April - Agustus 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jbss.v9i2.1574

Abstract

Gayo Arabica coffee is one of Indonesia's leading commodities with high economic value and is widely recognized in the international market for its distinctive flavor. Arabica coffee production is strongly influenced by various factors such as agro-ecological conditions, cultivation management, and harvest season dynamics. This study aims to estimate Arabica coffee production from farmers assisted by CV. Bintang Musara Rasa located in the Tanoh Gayo Highlands, covering Central Aceh Regency and Bener Meriah Regency. The research method used is a descriptive quantitative approach through field surveys (crop surveys) and interviews using structured questionnaires. Samples were taken at 10% of the total population of 723 assisted farmers, namely 75 farmers. Observations were conducted on 10 coffee trees per plantation, covering fruit age, number of production branches, levels of pest and disease attacks, and supporting data from collector interviews. The results showed that the average estimated production of ready-to-sell coffee (green bean ready) reached 1,196 kg/ha for one harvest, with the highest harvest distribution occurring from December to February. These results provide important contributions to the management of Arabica coffee production and distribution strategies in the Gayo region, particularly in the face of uneven harvest seasons.
Pengabdian Masyarakat Tanggap Bencana Banjir dan Longsor Berbasis Kemitraan Dengan CV Bintang Musara Rasa untuk Mendukung Keberlanjutan Usahatani Kopi di Desa Burpase dan Desa Seni Antara, Kabupaten Bener Meriah M.P, Dr. Fadli; Futra, Salmandi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 6 No 8 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v6i8.1881

Abstract

Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, khususnya di Desa Burpase dan Desa Seni Antara, telah menimbulkan dampak yang cukup serius terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat pedesaan. Petani kopi sebagai pelaku utama sektor agribisnis di wilayah tersebut mengalami gangguan aktivitas usahatani, kerusakan lahan, serta terhambatnya akses distribusi dan pemasaran hasil kopi. Kondisi ini berpotensi menurunkan pendapatan petani dan mengancam keberlanjutan usahatani kopi dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan usahatani kopi melalui aksi tanggap bencana banjir dan longsor berbasis kemitraan antara dosen Agribisnis, Perternakan dan CV Bintang Musara Rasa sebagai mitra dunia usaha sekaligus pembina desa. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak, koordinasi dengan pemangku kepentingan lokal, penyaluran bantuan logistik kepada petani kopi, serta pendampingan awal pemulihan aktivitas agribisnis pascabencana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa bantuan yang diberikan mampu membantu meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat pemulihan awal aktivitas usahatani kopi. Selain itu, kemitraan antara perguruan tinggi dan CV Bintang Musara Rasa berperan penting dalam meningkatkan efektivitas penanganan bencana, memperkuat ketahanan sosial ekonomi petani, serta membangun sinergi antara akademisi dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat berbasis kemitraan agribisnis dalam penanganan dampak bencana alam di wilayah
Dampak Banjir dan Longsor Terhadap Keberlanjutan Agribisnis Kopi Arabika di Aceh Tengah dan Bener Meriah M.P, Dr. Fadli; Futra, Salmandi
Biram Samtani Sains Vol 10 No 1 (2026): Periode Januari - Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UGP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jbss.v10i1.1871

Abstract

Bencana banjir dan longsor merupakan salah satu bentuk bencana hidrometeorologi yang semakin sering terjadi di wilayah dataran tinggi Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah. Kondisi ini berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap keberlanjutan agribisnis kopi Arabika Gayo yang menjadi komoditas unggulan daerah dan sumber utama pendapatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak banjir dan longsor terhadap aspek produksi kopi, pendapatan dan kesejahteraan petani, serta keberlangsungan sistem agribisnis kopi dari hulu hingga hilir. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan petani kopi, pengurus koperasi, penyuluh pertanian, serta pelaku usaha kopi, dan studi dokumentasi dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir dan longsor menyebabkan kerusakan lahan kebun kopi, meningkatnya erosi tanah, menurunnya produktivitas tanaman, terganggunya akses distribusi dan pemasaran, serta meningkatnya biaya produksi dan rehabilitasi lahan. Dampak tersebut berimplikasi pada penurunan pendapatan petani dan melemahnya daya saing agribisnis kopi. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptasi dan mitigasi bencana yang terintegrasi dalam sistem agribisnis kopi berbasis keberlanjutan untuk meningkatkan ketahanan petani dan menjaga keberlangsungan agribisnis kopi di wilayah rawan bencana