Mauluddin, Gessa Tegar Syahrul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP KEMAMPUAN PERSONAL HYGIENE PADA MURID USIA SEKOLAH DASAR DI SD MUHAMMADIYAH SUGIO KABUPATEN LAMONGAN Mauluddin, Gessa Tegar Syahrul; Kusbiantoro, Dadang; Harmiardillah, Sylvi
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Media Informatika
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i3.5809

Abstract

Pada usia anak sekolah dasar merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat baik bagi anak, karena mereka mempunyai banyak aktivitas yang seringkali berhubungan langsung dengan lingkungan yang kotor sehingga menyebabkan anak–anak rentan terserang penyakit. Namun, personal hygiene sering diabaikan oleh anak anak karena mereka belum memahami arti pentingnya personal hygiene dan dampaknya bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Media Video terhadap Kemampuan Personal Hygiene pada Murid Usia Sekolah Dasar di SD Muhammadiyah Sugio Kabupaten Lamongan. Desain penelitian menggunakan Pre-Eksperimental dengan pendekatan one group pre-post test design. Populasi sebanyak 60 responden, menggunakan teknik Simple Random Sampling  didapatkan sebanyak 52 responden. Data penelitian ini diambil menggunakan Lembar Observasi tingkat Kemampuan Murid tentang Personal Hygiene . Setelah ditabulasi data yang dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat kemaknaan p= <0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar 44 responden (84,62%) memiliki tingkat kemampuan personal hygiene yang buruk sebelum diberikan promosi kesehatan menggunakan media video. Setelah diberikan menunjukkan bahwa sebagian besar 39 responden (75,00%) memiliki tingkat kemampuan personal hygiene yang sangat baik. Berdasarkan hasil diatas dengan nilai signifikasi p sign = 0,000. Artinya ada pengaruh  pengaruh  yang signifikan pada Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Media Video terhadap Kemampuan Personal Hygiene pada Murid Usia Sekolah Dasar di SD Muhammadiyah Sugio Kabupaten Lamongan. Metode promosi kesehatan menggunakan media video dapat meningkatkan kemampuan seseorang karena didalamnya terdapat audio visual dan animasi sehingga membuat seseorang tertarik dan tidak merasa bosan
HIPERCARE INNOVATION PROGRAM UTILIZING BUTTERFLY PEA FLOWER AS A COMPLEMENTARY THERAPY PLATFORM FOR HYPERTENSION PATIENTS IN THE COMMUNITYRM FOR HYPERTENSION PATIENTS IN THE COMMUNITY Subiantoro, Miftaqul Bilka; Azziyad, Muhammad Syafiq; Afriasih, Lya; Mauluddin, Gessa Tegar Syahrul; Naimah, Nurul Azimatun; Fauziah, Fatma
Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): CARING Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember 2025) In Press
Publisher : Caring: Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Background: Hypertension is one of the most common non-communicable diseases found in the community and often goes unnoticed until it causes serious complications. In Baureno Village, although health services are available, the community remains less concerned about early detection and proper management of hypertension. This condition indicates the need for an educational and mentoring platform, namely HIPERCARE (Hypertension Prevention, Management, Care, and Education). Objective: This activity aims to determine the effectiveness of health education and butterfly pea flower tea consumption in reducing blood pressure and improving the knowledge of individuals with hypertension. Method: This community service programme was carried out in three stages. The first stage was the pre-activity phase, consisting of observation and an initial survey. The second stage was the implementation phase, which included health screening, counselling, demonstrations, and the implementation of the HIPERCARE platform integrated with a seven-day butterfly pea flower tea consumption programme as a non-pharmacological intervention. The third stage was the evaluation phase, conducted through blood pressure measurement and a pre–post knowledge test. The activities were conducted from 4–13 March 2025 in Baureno Village, Baureno District, Bojonegoro Regency, involving 95 participants with hypertension. Results: The programme demonstrated a decrease in the proportion of participants with severe hypertension and an improvement in the proportion of those achieving a good level of knowledge. Conclusion: The HIPERCARE programme had a positive impact on increasing awareness and reducing blood pressure among individuals with hypertension. This initiative is expected to be applied in other communities or villages as a practical and sustainable promotive and preventive strategy.