Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Persepsi Terhadap Revitalisasi Ragam Hias Melayu Pada Gedung Rektorat UNILAK Arianti, Masda Ulfa; Indah, Isrina; Hariandini, Tesa Beta
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i1.8632

Abstract

Warisan budaya Melayu memiliki kekayaan ragam hias yang dapat menjadi sumber inspirasi dalam desain interior kontemporer. Universitas Lancang Kuning (Unilak) sebagai institusi pendidikan tinggi di Riau berupaya menghadirkan identitas lokal melalui revitalisasi motif-motif tradisional Melayu pada interior lobby rektoratnya. Penelitian ini berangkat dari keingintahuan tentang seberapa jauh pengguna ruang dapat merespon dan memaknai kehadiran elemen-elemen budaya tersebut dalam konteks ruang formal akademik.Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan melibatkan 22 responden yang menunjukan respon bervariasi. Penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi ragam hias tradisional dalam ruang publik institusi dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat identitas budaya, asalkan dilakukan dengan pemahaman mendalam terhadap konteks dan ekspektasi pengguna.
Identifikasi Rusun Univesitas Lancang Kuning Dalam Pemanfaatannya Berdasarkan Konsep Hunian Berbagi (Co-Living) Indah, Isrina; Arianti, Masda Ulfa; Ardani, Nanda Putri
SULUH: Jurnal Seni Desain Budaya Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jsuluh.v8i1.8631

Abstract

Salah satu yang menjadi hal utama dalam pemilihan Universitas selain dari jurusan dan kurikulum yang ditawarkan oleh kampus, yaitu fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa. Berdasarkan portal resmi Universitas Lancang Kuning, pada tahun 2023 jumlah mahasiswa aktif yang ada di lingkungan Kampus Universitas Lancang Kuning berada dijumlah 12.626 mahasiswa. Hal ini tentu saja selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Salah satu yang menjadi hal utama dalam pemilihan Universitas selain dari jurusan dan kurikulum yang ditawarkan oleh kampus, yaitu fasilitas yang diberikan kepada mahasiswa. Dengan adanya fasilitas belajar yang memadai di kampus, mahasiswa akan lebih mudah dalam mengerjakan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran di kampus, salah satunya yaitu asrama mahasiswa. Secara konsep, hunian di Rusun bertujuan untuk mensejahterakan mahasiswa Universitas Lancang Kuning, dimana mahasiswa akan hidup dan tinggal bersama dan konsep ini hampir sama dengan gaya hidup di hunian co-living. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fasilitas yang tersedia pada hunian Rusun UNILAK berdasarkan prinsip hunian berbagi (Co-Living) untuk dapat meningkatkan pemanfaatannya bagi mahasiswa Universitas Lancang Kuning. Penelitian ini mengambil studi kasus rusunawa milik Universitas Lancang Kuning di Pekanbaru. Lingkungan ini dipilih untuk dapat meningkatkan fasilitas yang disediakan oleh Universitas, sehingga efektifitasnya dapat dirasakan oleh mahasiswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa fasilitas yang disediakan pada Rusun UNILAK masih belum sepenuhnya sesuai dengan hunian co-living. Namun fasilitas yang terdapat pada Rusun tetap dapat dimaksimalkan pemanfaatannya sesuai dengan pola gaya hunian co-living, serta perlu efektifitas dan penambahan ruang pendukung.
REDESAIN LOBBY PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS LANCANG KUNING Arianti, Masda Ulfa; Hariandini, Tesa Beta
INSIDE : Jurnal Desain Interior Vol. 1 No. 2 (2023): Inside Jurnal Desain Interior
Publisher : Department of Interior Design, Faculty of Engineering, Lancang Kuning University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/inside.v1i2.15870

Abstract

Universitas Lancang Kuning atau dikenal dengan Unilak merupakan sebuah perguruan tinggi swasta yang terletak di kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Sebagai fasilitas penunjang kegiatan di kampus, Lobi merupakan gambaran utama yang membentuk identitas suatu institusi, termasuk Program Studi Teknik Sipil. Pada Program Studi Teknik Sipil, Lobby digunakan untuk memfasilitasi aktivitas mahasiswa dan pengunjung sebagai sarana transit sementara sebelum menuju ruang kelas, diskusi dan juga pertemuan singkat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengamati secara langsung kondisi eksisting Lobi Prodi Teknik Sipil dengan cara mengumpulkan data fisik yang ada, memetakan pola aktivitas mahasiswa dan mengidentifikasi permasalahan untuk menyusun desain yang sesuai dengan kebutuhan ruang lobi Prodi Teknik Sipil. Yang pada akhirnya dijadikan rekomendasi perancangan sesuai kebutuhan dan kenyamanan mahasiswa dan pengguna di Program Studi Teknik Sipil Unilak.
Analisis Persepsi Ragam Hias Melayu Sebagai Identitas Interior di Lobi Rektorat Universitas Lancang Kuning Arianti, Masda Ulfa; Hariandini, Tesa Beta; Indah, Isrina
DIVAGATRA - Jurnal Penelitian Mahasiswa Desain Vol 5 No 2 (2025): DIVAGATRA #10
Publisher : Fakultas Desain Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/divagatra.v5i2.17303

Abstract

Lancang Kuning University is an educational institution that strengthens the Riau Malay cultural identity through its architectural and interior elements. One part that reflects this identity is the lobi of the rectorate building, which functions as a guest reception center and a symbol of academic leadership. This study aims to analyze the perception of the use of Malay decorative motifs as a factor in shaping cultural identity in the interior design of the Unilak Rectorate lobi. The methodological approach used includes direct observation of Malay decorative elements and interviews to understand their influence on the user experience of the space. The results show that the applied Malay decorative motifs not only strengthen aesthetic and traditional values but also increase the sense of attachment to local culture. This research highlights that cultural elements in interior design are integral to the identity of educational institutions and provides insights into the role of spatial design in shaping users’ perceptions and experiences. The primary benefit of this research is to support the development of locally culture-based interior design that can enhance the university's image.