Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS PRODUK TABUNGAN TERHADAP JUMLAH NASABAH PADA PT BPRS BOGOR TEGAR BERIMAN Hayati, Yetty Husnul; Abd Kadir, Windy Ayu Marsinta; Taurusyanti, Dewi
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jubikom.v5i3.12912

Abstract

ABSTRAK Perkembangan dunia perbankan di Indonesia telah mengalami perubahan signifikan seiring dengan pertumbuhan ekonomi nasional serta meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang lebih mudah diakses, bervariasi, dan sesuai prinsip keadilan. Kehadiran perbankan syariah menjadi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan sistem keuangan bebas dari riba, gharar, dan maisir, dengan menekankan prinsip kemitraan serta keberkahan. Salah satu lembaga yang berperan penting adalah Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), yang memiliki karakteristik lokal dengan fokus pada pelayanan masyarakat kecil dan menengah. Produk tabungan di BPRS memegang peranan strategis sebagai sumber utama dana pembiayaan sekaligus indikator kepercayaan masyarakat. Melalui akad wadiah yad dhamanah dan mudharabah, tabungan di BPRS menawarkan keamanan, transparansi, serta potensi bagi hasil sesuai syariah. Namun, di tengah persaingan ketat dengan bank konvensional, digital, koperasi, dan fintech, jumlah nasabah tabungan BPRS tidak selalu meningkat secara signifikan. Hal ini menunjukkan pentingnya pengembangan strategi produk tabungan yang adaptif, kompetitif, serta tetap berlandaskan prinsip syariah, agar mampu menarik dan mempertahankan kepercayaan nasabah, khususnya di daerah seperti Kabupaten Bogor.. Kata kunci : Perbankan syariah, BPRS, produk tabungan, wadiah, mudharabah, strategi pemasaran.  ABSTRACT The development of the banking sector in Indonesia has undergone significant changes in line with national economic growth and the increasing public demand for more accessible, varied, and fair financial services. The presence of Islamic banking offers an alternative for those seeking a financial system free from usury, gharar, and maisir, emphasizing the principles of partnership and blessings. One such institution is the Islamic Rural Financing Bank (BPRS), which has local characteristics and focuses on serving small and medium-sized businesses. Savings products at BPRS play a strategic role as a primary source of financing and an indicator of public trust. Through wadiah yad dhamanah and mudharabah contracts, savings at BPRS offer security, transparency, and the potential for Sharia-compliant profit sharing. However, amidst intense competition from conventional banks, digital banks, cooperatives, and fintech, the number of BPRS savings customers does not always increase significantly. This demonstrates the importance of developing adaptive, competitive savings product strategies that remain based on Sharia principles to attract and maintain customer trust, particularly in areas such as Bogor Regency.. Keywords: Islamic banking, BPRS, savings products, wadiah, mudharabah, marketing strategies.
OPTIMALISASI PENJADWALAN PROYEK JEMBATAN GIRDER GUNA MENCAPAI EFEKTIFITAS PENYELESAIAN DENGAN METODE PERT DAN CPM PADA PT BUANA MASA METALINDO Dewi Taurusyanti; Muhamad Fikri Lesmana
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 1 (2015): Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v1i1.451

Abstract

PT Buana Masa Metalindo focuses on providing metal fabrication for various industrial sectors, such asoil, gas, mining, industry and automotive. The current ongoing project is girder bridge. A girder bridge isa high quality light steel frame bridge, which is movable and is very strategic in supporting constructionworks. The issue lies on the project timefram which can be finished in accordance to the time shift set at42 days in the beginning, to 35 days. PERT-CPM method can be utilizied to manage project working timebecome more efficient and effective. In order to reduce the impact of the project delay and cost overruns,three alternative methods can be drawn; (i) additional workforce/labours, (ii) working overtime, and (iii)subcontracting. Acceleration of duration is done on the activities at the critical path and total days thatgiven on each alternative is equaled. Result showed that additional workforces/labours alternativefigured out the optimal time to finish the project which 35 days with projects total cost Rp48,650,000.00.
ANALISIS TATA LETAK FASILITAS PABRIK DENGAN METODE KUANTITATIF MEMPUNYAI PERAN PENTING DALAM KELANCARAN PROSES PRODUKSI PADA CV AGUNG KARYA Dewi Taurusyanti; Hendra Hendra
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 6, No 2 (2014): Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v6i2.458

Abstract

ABSTRAKKegiatan proses produksi agar berjalan lancar maka perlu pengaturan tata letak mesinyang harus sangat diperhatikan demi terciptanya efektivitas dan efisiensi saat melakukanproduksi. Jika penataan letak mesin dapat proporsional maka jarak antarmesin dapat menjadilebih efektif. Metode analisis yang digunakan adalah metode kuantitatif. Selama melakukanpengamatan, CV Agung Karya belum optimal dalam melakukan penataan letakmesindisebabkan letak mesin pemotongan cukup jauh daritune asyang berakibat terganggunyakelancaran proses produksi. Dalam upaya memperoleh kelancaran dalam proses produksi,pihak CV Agung Karya perlu mengevaluasi kembali faktor-faktor yang mempengaruhikegiatan produksi seperti kemampuan menganalisalayoutfasilitas produksi. Dalampengolahan data, jumlah jarak antardepartemen yang dilakukan perusahaan adalah 33 meterdengan jumlah waktu produksi selama 17 menit. Dan sesudah melakukan penerapan metodekuantitatif jaraknya menjadi 27 meter dan waktu tempuhnya menjadi 14 menit. Jadi bisadisimpulkan jarak antardepartemen bisa berkurang sebanyak 6 meter dan waktu tempuhnyaberkurang 3 menit. Artinya, bahwa metode kuantitatif terbukti dapat memperlancar prosesproduksi, biaya produksi lebih efisien, dan waktu produksi lebih hemat.Kata Kunci: Tata Letak Fasilitas dan Kelancaran Proses Produksi
PENGARUH PROGRAM PENDIDIKAN DAN LATIHAN (Diklat) TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA TENAGA PENJUAL (Agen) Pada Perusahaan AJB Bumiputera 1912 Dewi Taurusyanti
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 4, No 2 (2012): Vol 4, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v4i2.581

Abstract

Abstrak Perusahaan AJB Bumiputera 1912 melakukan strategi pemasaran dengan menggunakan agen dalam melakukan kegiatan operasional penjualan produknya. Oleh karena itu faktor yang menjadi pertimbangan dengan diadakannya program Diklat tenaga penjual adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan agen dalam melakukan aktifitas kerja operasionalnya agar dapat lebih profesional, efektif dan efisien serta kualitas agen dalam mencapai sasaran kerja yang telah ditetapkan sehingga tercapai target perusahaan. Proses pelaksanaan program Diklat ini dilaksanakan secara bertahap dalam waktu selama kurang lebih tiga bulan, dimana sebelumnya dilakukan terlebih dahulu kegiatan orientasi pra Diklat selama tiga hari. Ternyata berdasarkan hasil analisis regresi sederhana Y=-46,63+0,87X menunjukkan bahwapelaksanaan dari Program Diklat ini sangat berhubungan dengan produktivitas kerja agen dalam hal ini banyaknya jumlah surat permintaan akan pembelian produk asuransi secara positif, dengan kata lain semakin tinggi penilaian agen terhadap pelaksanaan Diklat maka perolehan jumlah surat permintaan pun akan semakin meningkat.Selain itu variabel program Diklat sangat berpengaruh terhadap produktivitas kerja agen dan memberikan konstribusi sebesar 70,56%. Dengan demikian perusahaan dapat melaksanakan Program Diklat untuk tenaga penjual (agen) ini secara maksimal dan bertahap agar tujuan perusahaan dapat tercapai dalam meningkatkan produktivitas kerja agen sekaligus memperoleh jumlah nasabah sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kata Kunci: Diklat, Tenaga Penjual (Agen), Produktivitas Kerja.
ANALISIS PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU DENGAN METODE MRP PADA PT BOGOR MITRADAYA MANDIRI Dewi Taurusyanti; Feri Anggara Putra
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 1, No 2 (2015): Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v1i2.558

Abstract

Raw material requirements planning is one way to increase cost efficiency. The purpose of this study wasto determine the proper technique for cost efficiency. The Research in Bogor Mitradaya PT Mandirifacing problems of shortage or excess raw materials in the warehouse or stock outs so disrupt the smoothproduction process. Comparative descriptive research with case study method. The analysis wasconducted using MRP (Material Requirement Planning). The Results showed that raw materialrequirements planning at PT Mandiri Bogor Mitradaya pretty good. But in its activities, sometimescompanies have excess or shortage of raw materials warehouse, causing inefficient costs on 17th feb-23feb 2015. The calculation methods Lot For Lot MRP techniques proven to increase cost efficiency. Thus,the authors recommend techniques Lot For Lot to be considered, especially in decision making.
PERANAN PENJADWALAN OPERASI TERHADAP PENINGKATAN EFESIENSI PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN RUMPIANG DI PT VIRAMA KARYA Dewi Taurusyanti; Mico Afriansyah
JIMFE (Jurnal Ilmiah Manajemen Fakultas Ekonomi) Vol 5, No 1 (2013): Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34203/jimfe.v5i1.715

Abstract

ABSTRACT Basically when built the company we all have a hope that the company will develop someday and get the target, such as maximum profit or make a product or service with the use of maximum resources. Schedulling is an allocation decision of resources made available by facilities decision an aggregate planning. Schedulling is an important part of activity in the company, because it refers to the process of preparing a time target for all production operating activities including set up and after preparation time in executing a production order. The research use descriptive explorative method by case study, and the type of the research technique is statistic quantitative using PERT-CPM method. The analysis unit of this research is the construction unit of the company. PERT – CPM analysis allows uncertainty in the activity times when activity times are difficult to predict, PERT can provide estimates the impact of uncertainty on the project’s completion time. However, reason given in the analysis results are only approximation, because there are other factors contibuted in bridge project. Analysis method with CPM, can useful for the company to know about the efficiency time and cost from operation schedulle. From the analysis result can be described that normal time is 320 weeks can be reduced to 224 weeks resulting in 70% of throughput efficiency. Key Words; Operations Management, Project Management, Operation Schedulling, CPM Method, Act of Determining Time and Raising Efficiency