Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Gaya Kepemimpinan Kepala Ruangan Dengan Kinerja Perawat Diruang Rawat Inap RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Wati, Dian Anugrah; Darwis; Fauziah, Liza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v4i3.1478

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan pola tingkah laku yang dirancang untuk mengintregrasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu untuk mencapai suatu tujuan dan gaya tersebut dapat digunakan oleh pemimpin untuk menilai staf atau bawahannya. Kinerja perawat merupakan aktivitas perawat dalam mengimplentasikan sebaik-baiknya suatu wewenang tugas dan tanggung jawab dalam rangka pencapaian tujuan tugas pokok profesi dan terwujudnya tujuan dan sasaran unit organisasi dalam memberikan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan gaya kepemimpinan otoriter, demokratis, dan laizzes-faire dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSUP Dr.Tadjuddin Chalid. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional, sampel dalam penelitian ini sebanyak 82 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kinerja perawat (p value=0,003). Dapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan otoriter, gaya kepemimpinan demokratis memiliki hubungan dengan kinerja perawat dengan nilai p value < 0,05. Serta tidak ada kepala ruangan dengan gaya kepemimpinan laizzes-faire. Kesimpulan Bagi kepala ruangan lebih memperhatikan kinerja perawatnya dikarenakan masih ada beberapa perawat yang kinerjanya cukup sehingga pimpinan harus dapat memberikan umpan balik dengan cara yang mendukung perkembangan, bukan menghukum dan menyediakan pelatihan kepemimpinan bagi kepala ruangan dan ketua tim perawat, pelatihan ini dapat membantu mereka memahami berbagai gaya kepemimpinan dan bagaimana menerapkannya sesuai konteks yang berbeda.
Hubungan Self-Efficacy Dengan Manajemen Stres Pada Siswa (I) Di SMK Kartika XXI Makassar Farhan Noor, Muhammad; Haskas, Yasir; Fauziah, Liza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v5i3.1984

Abstract

Manajemen stres bisa diartikan sebagai kemampuan untuk mengontrol diri dalam menghadapi situasi, orang, atau kondisi yang menuntut lebih. Setiap individu memiliki cara berbeda dalam mengelola stres, termasuk dengan memiliki self-efficacy yang tinggi. Self-efficacy adalah keyakinan seseorang terhadap kemampuannya untuk mengendalikan situasi dan mencapai hasil yang diinginkan, serta kemampuannya untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi dalam hidupnya Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara self-efficacy dengan manajemen stres pada siswa(i) di SMK KARTIKA XX-I Makassar. Stres sering kali timbul dari tekanan yang berasal dari masalah pribadi, keluarga, sekolah, atau social. Stres dapat dipengaruhi oleh factor kepribadian berupa efikasi diri, bila seseorang yang memiliki self-efficacy yang rendah maka semakin rendah manajemen stress siswa(i). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional ,dengan populasi 187 siswa(i) teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling, khususnya simple random sampling total sampel 126 siswa(i). Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner General Self-Efficacy Scale (GSES) 18 pertanyaan dan kuesioner manajemen stres 38 pertanyaan dan dianalisis dengan uji Chi-Square (p=0,05). Hasil Penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara self-efficacy  dengan manajemen stress  dengan nilai p=0,002, sehingga disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan manajemen stres pada siswa(i) di SMK KARTIKA XX-I Makassar. Hal ini berarti semakin tinggi self-efficacy  yang dimiliki siswa maka  akan semakin baik manajemen stres siswa begitupun sebaliknya.
Hubungan Self Care Dengan Manajemen Stres Pada Siswa Di SMK Kartika XX-I Makassar Lundak, Rut Dini; Haskas, Yasir; Fauziah, Liza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 5 No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jimpk.v5i4.1987

Abstract

Manajemen stres adalah suatu program dalam mengontrol atau mengatur stress yang bertujuan untuk mengenal penyebab stres dan mengetahui teknik-teknik mengelola stres sehingga orang menjadi lebih baik dalam kehidupan. Karena pada saat seseorang mengalami stres terkadang tidak peduli dengan diri sendiri, sehingga mengalami gangguan kesehatan fisik dan mental, maka dari itu dalam mengelola stres diperlukan juga untuk melakukan self care (perawatan diri). Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui hubungan self care dengan manajemen stres pada siswa SMK Kartika XX-1 Makassar. Metode penelitian adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan studi cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah probability sampling yaitu simple random sampling, dengan populasi sebanyak 187 dan memiliki sampel 126 responden sesuai kriteria. Pengumpulan data menggunakan kuesioner self care dan manajemen stres dan di uji menggunakan uji Chi-Square. Hasil Terdapat hubungan Antara Self care Dengan Manajemen Stres Pada Siswa di SMK Kartika XX-I Makassar dengan hasil Hɑ diterima dengan nilai p=0,002 (menunjukan adanya hubungan yang signifikan). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara self care dengan manajemen stres pada siswa. Berdasarkan penelitian yaitu semakin tingginya self care semakin baik siswa dalam memanajemenkan stres