p-Index From 2021 - 2026
6.177
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN KEBERSIHAN ORGAN LUAR REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI SMAN 2 GOWA Rukmania Rosa; Darwis; Rusni Mato
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol. 15 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v15i1.328

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah keadan sehat secara menyeluruh mencakup fisik, mental dan kehidupan sosial, yang berkaitan dengan alat, fungsi serta proses reproduksi. Suatu tindakan untuk memelihara kesehatan organ reproduksi bagian luar yang dilakukan untuk mempertahankan kesehatan dan mencengah infeksi.Tujuan penelitian ini untuk hubungan pengetahuan dan sikap dengan kebersihan organ reproduksi luar pada remaja putri sman 2 gowa.Penelitian ini menggunakandesain cross sectional pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, didapatakan 80 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square (p<0,05). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan anatara pengetahuan dengan kebersihan organ reproduksi luar (p=0,020), dan adanya hubungan antara sikap dengan kebersihan organ reproduksi luar (p=0,021). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan kebersihan organ reproduksi luar di SMAN 2 GOWA
ARGUMENTASI HUKUM PASAL 131 UU NO.35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA TERHADAP ORANG YANG SENGAJA TIDAK MELAPORKAN TERJADINYA TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA darwis; anzward, bruce
Jurnal de Facto Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyidikan tehadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, namun persoalannya adalah apabila seseorang yang tidak mengetahui jika di dalam rumahnya atau keluarganya adalah pemakai atau bahkan pengedar narkoba, tentu ini persoalan yang rumit sebab mereka cenderung untuk menutup diri, sehingga oleh hukum tetap dijadikan telah melakukan tindak pidana kejahatan narkotika. Metode pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yang bersifat yuridis sosiologis (sociological research) yaitu suatu penelitian dalam disiplin hukum berdasarkan kenyataan yang terjadi dalam masyarakat. Dasar pertimbangan hakim dalam memutus perkara seorang dalam satu rumah dapat vonis bersalah karena tidak melaporkan adanya tindak pidana penyalahgunaan Narkotika, terdapat dua unsur, yakni pertama; unsur setiap orang artinya siapa saja dan kedua; Unsur dengan sengaja tidak melaporkan adanya tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman.
ANALISIS KEUNGGULAN KOMPARATIF DAN KOMPETITIF USAHA PENGOLAHAN SAGU DI KABUPATEN KONAWE SARTY SYARBIAH; AYUB M PADANGARAN; DARWIS
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 3 No 01 (2021): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA (EDISI - AGUSTUS 2021 )
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis tingkat keunggulan komparatif dan kompetitif perusahaan pengolahan sagu di Kabupaten Konawe; (2) Menganalisis dampak kebijakan pemerintah terhadap keunggulan komparatif dan kompetitif perusahaan pengolahan sagu di Kabupaten Konawe. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret sampai Juni 2013 pada 30 sampel sebagai sumber data. Data dikumpulkan dari wawancara, dan metode pengolahan sagu dianalisis dengan Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keunggulan komparatif dan kompetitif usaha pengolahan sagu di Kabupaten Konawe berada pada DRCR = 0,38 dan PCR = 0,45. Kebijakan pemerintah daerah tentang input dalam keunggulan komparatif dan kompetitif perusahaan pengolahan sagu menunjukkan penurunan EPC = 0,77, dan kebijakan harga output pengolahan sagu sebesar Rp. -1.188.000, yang menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah belum berpihak pada perusahaan pengolahan sagu
PENYIMPANGAN PARAMETER GLIDE SLOPE PADA PERIODISASI KALIBRASI INSTRUMENT LANDING SYSTEM DI BALAI BESAR KALIBRASI FASILITAS PENERBANGAN Darwis; Oke Hendra; Sabdo Purnomo
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 13 No 01 (2020): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol.13 No.1 [Februari 2020]
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (804.395 KB)

Abstract

B.IndonesiaKalibrasi fasilitas Instrument Landing System yang dilakukan secara berkala (periodic) untuk menentukan bahwa sistem memenuhi standar persyaratan operasional. Interval waktu kalibrasi berkala berdasarkan jadwal. Data hasil dari beberapa laporan kalibrasi yang diperoleh saat pelaksanaan kalibrasi, ditemukan hasil kalibrasi dari peralatan Instrument Landing System tidak banyak mengalami perubahan parameter yang signifikan. Disisi lain terdapat juga beberapa peralatan Instrument Landing System yang belum masuk waktu jatuh tempo pelaksanaan kalibrasi, namun terdapat laporan dari pengguna tentang penyimpangan parameter glide slope dari peralatan Instrument Landing System. Dari hasil pengamatan yang dilakukan pada laporan tersebut ditemukan bahwa glide slope yang merupakan komponen sub sistem dari Instrument Landing System yang paling banyak mendapatkan keluhan dari pengguna ILS. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan analisis penyimpangan parameter pada sub sistem glide slope. Dari hasil analisis diketahui bahwa setiap parameter glide slope tidak banyak mengalami penyimpangan nilai pada setiap periode kalibrasi. Sehingga dapat di simpulkan bahwa penyebab terjadinya penyimpangan yang cukup signifikan pada glide slope adalah adanya masalah yang terjadi pada peralatan itu sendiri.B.EnglishThe calibration process of Instrument Landing System (ILS) facilities is implemented periodically to guarantee the system complying with the standard operational procedure. Furthermore, the calibration process interval is based on specifically schedule. Regarding the several calibration result was found which some result of ILS calibration had changed significantly on the parameter. However, several result gave different information that the ILS glide slope parameter had changed which informed by the user. This research has used quantitave method to analysis the parameter deviation of glide slope. The result show that the glide slope parameter has not changed significantly when calibrated periodically. Thus. It could be concluded that the major causes why the glide slope has changed significantly was the problem from the equipment itself.
Korelasi Nilai Indeks Prestasi Kumulatif dengan Jumlah Hafalan Juz 30 Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam STAIN Majene: Studi Kasus: Data Mahasiswa Aktif Prodi PAI angkatan 2017 Jurusan Tarbiyah dan Keguruan STAIN Majene Darwis; Muhammad Idris
El-FAKHRU Vol. 1 No. 1 (2021): el-Fakhru
Publisher : PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.554 KB) | DOI: 10.46870/elfakhru.v1i1.28

Abstract

Abstract The purpose of the research that will be studied is to describe the close correlation between the Grade Point Average and the total memorization of juz 30 students of the Islamic Religious Education Study Program (PAI) STAIN Majene. The method used in this study to collect data is by means of direct interviews with students who will be used as research samples. Analysis of the data used to describe the close correlation between the two variables is using Pearson correlation analysis. The results obtained in this study that the close correlation between the grade point average and the number of memorizations juz 30 of students of PAI STAIN Majene obtained a positive correlation. So, the higher the GPA value, the higher the memorization of Juz 30 students while the correlation coefficient value was 0.187, which means the relationship between the two the variable is very weak, it means that the academic achievement value does not have much contribution with the large number of juz memorization obtained by the 2017 PAI study program students. Keywords: Description of correlation, Grade Point Average  
The Effectiveness of Blended Learning in Improving Students' Self-Regulated Learning in Islamic Religious Education Subjects: Efektivitas Blended Learning dalam Meningkatkan Self-Regulated Learning Siswa Pada Pelajaran Pendidikan Agama Islam Bulqia Mas'ud; Hajina; Darwis
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2024.91.03

Abstract

In the era of the Industrial Revolution 4.0, leveraging technology in education is crucial. Self-Regulated Learning (SRL), which entails individuals' ability to understand and control their learning environment, fostering independence and responsibility, can be influenced by the blended learning model. This study, employing a mixed-methods design and a pre-experimental design for the quantitative phase, aimed to examine the impact of blended learning on SRL. Data were collected via questionnaires and analyzed with paired sample t-tests. The results showed that (1) the descriptive analysis of the SRL pre-test of students indicates that the highest percentage was in the medium category with 85% students; (2) the results of the SRL post-test proved that the highest percentage is in the low category with 63% students; and (3) the results of the paired sample t-test showed the value of sig. (2-trailed) < alpha (0.007 < 0.05). The statistical analysis confirmed a significant difference between pre-test and post-test scores, suggesting that the blended learning model was not effective in enhancing SRL among students in Islamic Education at SMKN 7 Majene. Observations and interviews revealed that students' lack of self-regulated learning was due to inadequate technological resources and challenges in using Google Classroom, which was a novel experience for students and hindered their ability to access materials and submit assignments. Abstrak Era revolusi industri 4.0, pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan sangatlah penting. Self-Regulated Learning (SRL), yang melibatkan kemampuan individu untuk memahami dan mengontrol lingkungan belajar mereka, menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab, dapat dipengaruhi oleh model pembelajaran campuran. Penelitian ini, yang menggunakan desain metode campuran dan desain pra-eksperimental untuk fase kuantitatif, bertujuan untuk menguji dampak pembelajaran campuran pada SRL. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji-t sampel berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) analisis deskriptif pre-test SRL mahasiswa menunjukkan bahwa persentase tertinggi berada pada kategori sedang dengan jumlah 85% mahasiswa; (2) hasil post-test SRL membuktikan bahwa persentase tertinggi berada pada kategori rendah dengan jumlah 63% mahasiswa; (3) hasil uji-t sampel berpasangan menunjukkan nilai sig. (2-tailed) < alpha (0,007 < 0,05). Analisis statistik mengkonfirmasi perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test, menunjukkan bahwa model pembelajaran blended learning tidak efektif dalam meningkatkan SRL di kalangan siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKN 7 Majene. Pengamatan dan wawancara mengungkapkan bahwa kurangnya pembelajaran secara mandiri disebabkan oleh sumber daya teknologi yang tidak memadai dan tantangan dalam menggunakan Google Classroom, yang merupakan pengalaman baru bagi siswa dan menghambat kemampuan mereka untuk mengakses materi dan mengumpulkan tugas.
Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Melalui Kegiatan Pendampingan Pendidikan di Desa Bontokassi Kabupaten Gowa Suparman; Ariana Asri; Sarifuddin Arham; Baharuddin; Helmi; Darwis
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i1.1764

Abstract

Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) merupakan suatu kegiatan atau program yang harus dilaksanakan oleh semua mahasiswa STKIP YPUP Makassar sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu aspek pendidikan, penelitian dan pengabdian. Program ini merupakan sebuah bentuk penerapan pengetahuan yang telah diperoleh selama duduk dibangku perkuliahan serta sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa bersama dosen pembimbing dapat melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat khususnya di desa Bontokassi, Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa. Program ini kerjasama antar institusi STKIP YPUP Makassar dengan pemerintah kabupaten Gowa khususnya di desa Bontokassi, kecamatan Parangloe terjalin dengan baik. Adapun tujuan program ini adalah memberikan kegiatan pendampingan pendidikan dalam bentuk pelaksanaan kelas privat kepada siswa di SDN Bontojai dan SD Inpres Kassi. Hasil dari implementasi program tersebut memberikan gambaran bahwa para siswa menjadi lebih termotivasi dan bersemangat sehingga motivasi dan prestasi belajarnya meningkat dikelas.
PENGELOLAAN KEUANGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) PADA USAHA BUMBUNG INDAH KOTA PAREPARE (ANALISIS MANAJEMEN KEUANGAN SYARIAH) Muhammad Suras; Darwis; Syahriyah Semaun
Moneta: Jurnal Manajemen & Keuangan Syariah Vol 2 No 2 (2024): MONETA : Jurnal Manajemen dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Manajemen Keuangan Syariah IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/moneta.v2i2.9003

Abstract

This research aims to determine the financial management implemented by the Bumbung Indah business in Parepare City as well as the supporting and inhibiting factors in its financial management which are then analyzed using sharia financial management. This research uses a qualitative method with a case study approach. The collected data is analyzed by checking the validity of the data, classifying, verifying and drawing conclusions. Testing the validity of the data used is the triangulation technique and the triangulation method method. The results of the research show that the financial management of the Bumbung Indah business is not yet completely complete because the planning, recording and financial control have been done well, but at the time of financial reporting it was not reported completely every month in the 2020-2022 period. The supporting factors for Bumbung Indah business financial management are the awareness of MSME players and the existence of the Shop Program application. Factors inhibiting financial management are lack of knowledge, separating personal money from business money, and discipline in financial recording. Sharia financial management analysis of Bumbung Indah's business financial management is in accordance with sharia principles
Margin Pemasaran Belut (Monopterus albus) di Nagari Panampuang Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat Yoni Agustina; Tince Sofyani; Darwis
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 3 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 di Nagari Panampuang Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini untuk menelusuri saluran pemasaran belut, menganalisis margin pemasaran, biaya pemasaran, keuntungan pemasaran, dan efisiensi pemasaran belut (Monopterus albus) di Nagari Panampuang Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey. Hasil penelitian menunjukkan margin pemasaran Belut (Monopterus albus) di Nagari Panampuang Kecamatan IV Angkek Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat Margin pemasaran belut dari Aceh ke konsumen Baso sebesar Rp.30.000, konsumen Bukittinggi sebesar Rp.32.000, konsumen Payakumbuh sebesar Rp.35.000, konsumen Batusangkar sebesar Rp.40.000, konsumen Padang sebesar Rp.45.000. Biaya pemasaran belut Aceh yaitu sebesar Rp 5.818,-/kg dan kentungan pemasaran belut Aceh sebesar Rp 4.181,-/kg belut. Margin pemasaran belut dari Palembang ke konsumen Baso sebesar Rp.33.000, ke konsumen Bukittinggi sebesar Rp.35.000, konsumen Payakumbuh sebesar Rp.38.000, konsumen Batusangkar sebesar Rp. 43.000, konsumen Padang sebesar Rp 48.000. Biaya pemasaran belut palembang yaitu sebesar Rp.5.256,-/kg dan keuntungan pemasaran belut Palembang sebesar Rp.7.744,-/kg belut. Pemasaran belut dari Aceh ke daerah konsumen Baso, Bukittinggi, dan Payakumbuh dikategorikan efisien, sedangkan pemasaran ke daerah konsumen Padang Kota dan Batusangkar dikategorikan tidak efisien. Pemasaran belut dari Palembang ke daerah konsumen Baso dan Bukittinggi dikategorikan efisien, sedangkan pemasaran ke daerah konsumen Padang kota, Payakumbuh dan Batusangkar tidak efisien.
Distribusi Pemasaran Hasil Tangkapan Nelayan yang Didaratkan di Bangliau Mara Kelurahan Bagan Barat Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau Siska Handayani; Eni Yulinda; Darwis
JURNAL SOSIAL EKONOMI PESISIR Vol 4 No 3 (2023): Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran distribusi pemasaran hasil tangkapan nelayan yang didaratkan di Bangliau Mara, untuk mengetahui besaran margin pemasaran yang diterima pada masing-masing lembaga pemasaran hasil tangkapan nelayan, untuk mengetahui tingkat efisiensi pemasaran hasil tangkapan nelayan pada masing-masing lembaga pemasaran di Bangliau Mara. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan melakukan observasi secara langsung ke objek penelitian dengan mengumpulkan data melalui kuesioner, penentuan responden menggunakan metode sensus dan snowball yang berjumlah 63 orang. Hasil penelitian menunjukkan Total margin pemasaran tertinggi pada kegiatan distribusi pemasaran hasil tangkapan nelayan di Bangliau “Mara” di saluran agen Pekanbaru terjadi pada jenis udang secara keseluruhan sebesar Rp. 30.000; saluran agen Kandis juga terjadi pada jenis udang secara keseluruhan sebesar Rp. 26.000; saluran agen Duri terjadi pada udang, ikan Tenggiri, ikan Senangin, dan ikan gulama secara keseluruhan masing masing jenis udang dan ikan sebesar Rp. 24.000; sedangkan saluran agen Dumai terjadi pada hasil tangkapan berupa udang, secara keseluruhan margin pemasarannya sebesar Rp. 25.000.- saluran pemasaran yang efisien adalah saluran pemasaran (I), menggunakan konsep biaya pemasaran yang dilakukan saluran pemasaran (I), menggunakan konsep biaya pemasaran yang dilakukan dengan biaya terendah untuk daerah Kandis pada komoditas ikan Tenggiri yaitu 4,6% dan Udang 4,8%. Daerah Duri pada komoditas Ikan Tenggiri 4,5% dan Udang 4,7%. Pada daerah Dumai untuk komoditas ikan Tenggiri 4,3% dan Udang 4,1%.
Co-Authors Aan Setiawan Ade Febryanti Afika Nur Agnesia Nona Yoli Ahmad Khumaidi Ahmad, NurIlmhy Pratiwi Al-Muthmainnah Andi Badli Rompegading Anindita, Vanya Anisah Syafiqah Annisyah, Selvi Annuri Anzward, Bruce Apriliantoni Apriyanto, Rahmat Ariana Asri Arianto, Reza Arifuddin Danduru Aris, Muhammad Saleh Arna Abrar, Eva Asbullah, Andi Anggun Ainul Khaliq Asdar, Faisal asniar, fivi Athira AYUB M PADANGARAN AZIS, AHMAD RIDHAI Baharuddin Bahrun, Yunita Aristiani Bahtiar Benny Rianto Bulqia Mas'ud Cahyanti, Anten Sapitri Damirah Darmawan, Sri Dewi Lusiani Dewi, Indra Dihamri Dindin Eka Sutisna Ema Alfonsa Balia Eriyatuzzahro Ervina, Lissa Fachrunnisa, Munis Faridatul Musfiroh Fatimah Fauziah, Liza Fikriah Hajina Hamzah Upu Haniwijaya Pahlawansah Hasanuddin Helmi Hidayat, Irwin Indah Fitri Andini Indra Dewi Irawati, Rika Irfandi, Rizal Irnawati Ismayanti Latief, Fausiah Lidia Kalsum Lisa Adistia M, Renaldi Mahfud M Gamar Maigoda, Tonny Cortis Manis, Wahbudi Maria Ulfa Mashita Masud, Mukhtar Mato, Rusni Mawardi, Syamsi Misnah Misnah Mubarak Muh Akbar Muhammad Idris Hasanuddin Muhammad Saddang Muhammad Suras Muhlis Muhlis Multazam Muntaha MUSFIROH, FARIDATUL Musliadi Musliadi Musriady Musyahidah, Ufra Muthi, Ibnu Nawang Darmawan Nur Aliah, Nur Nur Hikmah Nurlaela Nurul Ilmi Oke Hendra Okky Naomi Sahupala Paradiyawan Pasya Bunahiri Patima, Nurul Pauzan Haryono Prabowo, Rahmat Eko Prihantini, Campina Illa Rahmat, Miftahul Randy Anto Rikadyanti Roby, Agung Roro Ajhie Ayuningtyas Rosa, Rukmania Rosdiana Rubai Misbahul Alam, Dede Rukmania Rosa rusdiana Ruslan Rusni Mato Rustam Aji Rochmat Sabdo Purnomo Saisal, Andi Saskia Mutiara Sakdiah, Ummu Sanggola, Engelina Sari D , Nur Indah Sarifuddin Arham SARTY SYARBIAH Sherly Ratih Frichesyarius Santi Ajhie Siska Handayani Solly Aryza Sri Yanniarti Sriwahyuni Sulkarnain Sumarni S, Sumarni Sumodiharjo, Bambang Suparman Supriadi, Imam Fadhil Nugraha Suyuti Syahriyah Semaun, Syahriyah Tandilolo, Orion Mantong Tince Sofyani Tony Santiko Violin, Vivid Wa Mina La Isa Wati, Dian Anugrah Wildana Wiwiek Mulyani Yayat Hidayat Yoni Agustina Yuli Sugiarti, Diyah Yusnaeni Yusri, M Iqbal Yusri Zainal Said Zuhdia Zulkarnain