ABSTRACTThe purpose of this study was to determine what factors influence the interest of rice farmers and to analyze how much the income ratio is in rice farming businesses that borrow and do not borrow capital from BUMdes Tirta Sugihan in Tirtaharja Village, Muara Sugihan District, Banyuasin Regency. The research method used in this study is a survey method. The sampling method used in this study is the Simple Random Sampling method. The data collection methods used are observation, interviews and documentation. The data processing methods used are editing, coding and tabulating while the data analysis method used is descriptive with a quantitative approach. The results of the study show that the factors of farmer age, education level, experience, production costs, land area, and the amount of collateral have a significant partial effect on farmers in BUMdes capital loans for farming capital. While the level of education has no significant partial effect on farmers in BUMdes capital loans for farming capital in Tirtaharja Village, Muara Sugihan District, Banyuasin Regency. There is a significant difference in income between the average income of rice farming businesses that borrow capital from BUMDes and those that do not. The income of farming businesses that borrow capital from BUMDes is IDR. 15,790,518/Ha/MT, while the income of rice farming businesses that do not borrow capital is IDR. 19,699,108/Ha/MT. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi minat petani padi dan untuk menganalsis berapa besar perbandingan pendapatan pada usahatani padi yang meminjam dan tidak meminjam modal pada BUMdes Tirta Sugihan di Desa Tirtaharja Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survey. Metode penarikan contoh yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Simple Random Sampling (acak sederhana). Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode pengolahan data yang digunakan adalah editing, coding dan tabulating sedangkan metode analisis data yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan faktor umur petani, tingkat pendidikan, pengalaman, biaya produksi, luas lahan, dan jumlah agunan berpengaruh signifikan secara parsial terhadap terhadap petani dalam pinjaman modal BUMdes terhadap modal usahatani. Sedangkan tingkat pendidikan berpengaruh tidak signifikan secara parsial terhadap petani dalam pinjaman modal BUMdes terhadap modal usahatani di Desa Tirtaharja Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin. Terdapat perbedaan pendapatan yang signifikan antara rata-rata pendapatan usahatani padi yang melakukan peminjaman modal BUMDes dengan pendapatan usahatani padi yang tidak melakukan peminjaman modal BUMDes. Pendapatan usahatani yang melakukan peminjaman modal BUMDes sebesar Rp. 15.790.518/Ha/MT sedangkan pendapatan usahatani padi yang tidak melakukan peminjaman modal BUMDes yaitu Rp. 19.699.108/Ha/MT.