Wayan Widiana, I
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar STEAM Berbasis Kearifan Lokal Bali untuk Menstimulasi Kreativitas dan Kemampuan Sains Anak Usia Dini Wayan Mulyartini, Ni; Wayan Widiana, I; Aditya Antara, Putu
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1627

Abstract

Rendahnya kreativitas dan kemampuan sains anak usia dini mendorong perlunya kebutuhan bahan ajar yang relevan bagi perkembangan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar STEAM berbasis kearifan lokal Bali untuk menstimulasi kreativitas dan kemampuan sains anak usia dini. Metode yang digunakan adalah research and development dengan model ADDIE, melalui lima tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 3 guru PAUD dan 40 anak usia 4–5 tahun di TK Gugus I Gianyar. Validitas bahan ajar diuji oleh para ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa Kepraktisan dinilai oleh guru, sedangkan efektivitas diuji melalui desain eksperimen semu. Hasil penelitian pada uji validitas dan uji kepraktisan menyatakan bahwa produk bahan ajar yang dikembangkan telah sangat valid dan sangat praktis untuk pembelajaran anak usia dini. Hasil analisis MANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam peningkatan kreativitas dan kemampuan sains anak antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Integrasi pendekatan STEAM dan kearifan lokal Bali memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, bermakna, dan menyeluruh bagi anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar ini layak, praktis dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran inovatif dalam mengembangkan kreativitas dan kemampuan sains anak usia dini  TK Gugus I Gianyar.
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematics Education Berbantuan Media Quizizz terhadap Minat Belajar dan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia Dini Made Swastini, Ni; Wayan Widiana, I; Gede Astawan, I
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1823

Abstract

Pembelajaran berhitung permulaan di Taman Kanak-kanak yang bersifat monoton dan kurang kontekstual berdampak pada rendahnya minat belajar serta kemampuan berhitung anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) berbantuan media Quizizz terhadap minat belajar dan kemampuan berhitung permulaan anak kelompok B di TK Ganda Kerta Kumara. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experiment dengan desain pretest–posttest nonequivalent control group. Sampel penelitian melibatkan 32 anak yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji independent sample t-test untuk menguji pengaruh parsial dan analisis MANOVA untuk menguji pengaruh simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran RME berbantuan Quizizz berpengaruh signifikan terhadap minat belajar dan kemampuan berhitung permulaan anak, baik secara parsial maupun simultan (sig. 0,000 < 0,05). Capaian rata-rata skor posttest kelompok eksperimen ditemukan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Disimpulkan bahwa model pembelajaran RME berbantuan Quizizz efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan minat belajar dan kemampuan berhitung permulaan anak usia dini.
Implementasi pendidikan karakter melalui pembiasaan dalam meningkatkan sikap disiplin peserta didik Riasinta, Ni Kadek Ratna; Wayan Widiana, I; Luh Gede Erni Sulindawati, Ni
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Most previous research has focused on specific outcomes, such as discipline or moral behavior, rather than examining program implementation holistically. Addressing this gap, the present study evaluates the effectiveness of the 7 Habits of Great Indonesian Children Program at SMP Negeri 1 Kuta Utara using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. This study employed a quantitative evaluative design involving 90 students selected through purposive sampling. Data were collected through Likert-scale questionnaires, observations, and documentation, and analyzed using descriptive statistics, T-Score calculations, and the Glickman Quadrant to determine the program’s effectiveness position. The findings indicate that the program demonstrates a high level of effectiveness across all four CIPP components. The context evaluation shows strong alignment with the school’s vision and character development goals. The input component reflects adequate resource support and student readiness. The process component reveals consistent implementation through structured daily habituation practices. The product component indicates measurable positive changes in students’ disciplined, religious, and socially responsible behaviors. Based on the Glickman Quadrant analysis, the program is positioned in Quadrant I (Very Good), suggesting that the integration of environmental preparedness, teacher role modeling, and sustained habituation contributes meaningfully to character development. This study contributes to the literature by providing a holistic, model-based evaluation of a multi-habit character education program within the Indonesian secondary school context. However, the findings are limited to one school setting and rely primarily on self-reported data, which may affect generalizability. Future studies are recommended to incorporate comparative designs and longitudinal data to better assess long-term program impact.