Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Health Reproductive

HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN GANGGUAN MENSTRUASI DI PMB R. GIRSANG, RAMBUNG MERAH, KOTA PEMATANG SIANTAR Sefentina, Sefentina; Purba, Santi Widya; Erhan, Keysha Iszmi
Jurnal Reproductive Health Vol 8 No 1 (2023): Jurnal Health Reproductive
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jrh.v8i1.6320

Abstract

Program pembatasan jumlah anak bertujuan membatasi kelahiran hingga dua anak per keluarga dan mengurangi angka kesakitan serta kematian ibu akibat kehamilan dan persalinan yang berulang. Salah satu alat kontrasepsi yang paling sering digunakan adalah suntikan, karena sederhana, efektif, cocok untuk wanita usia subur, dan aman digunakan saat menyusui. Amenorea adalah kondisi tidak menstruasi selama tiga bulan berturut-turut dan sering terjadi pada penggunaan kontrasepsi jangka panjang. Hal ini disebabkan oleh atrofi endometrium, karena penurunan pengaruh estrogen terhadap endometrium akibat pemberian kontrasepsi yang rutin setiap 3 bulan. Peneliti memakai metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di PMB R Girsang Rambung Merah, Kota Pematang Siantar, yaitu sebanyak pada bulan Maret sampai Juni 2023. Hasil penelitian adalah distribusi frekuensi lama penggunaan kontrasepsi suntikan KB 3 bulan mayoritas lebih dari 1 tahun yaitu 46 responden (66,7%), distribusi frekuensi mayoritas responden mengalami gangguan menstruasi yaitu 45 responden (65,2%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi suntikan KB 3 bulan dengan gangguan menstruasi dengan nilai p value 0,000 (p<0,05). Pada responden disarankan untuk memperhatikan lama penggunaan suntikan KB dengan adanya efek samping selama penggunaan kontrasepsi tersebut.