Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMAHAMAN TENTANG DOKTRIN KEDAULATAN ALLAH, SERTA IMPLEMENTASINYANYA DALAM MENYIKAPI PANDEMI COVID 19 Christyawan, Rudhy
GENEVA: JURNAL TEOLOGI DAN MISI Vol. 11 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71361/gjtm.v11i1.39

Abstract

Doktrin Kedaulatan Allah adalah doktrin yang penting untuk dipahami secara benar dalam perjalanan Iman para pengikut Kristus, karena seringkali dalam hidup ini ada peristiwa-peristiwa yang tidak kita mengerti terutama kita sebagai orang percaya, ketika mengalami peristiwa ketidak adilan yang dinyatakan dalam masalah, penderitaan, penyakit parah dan peristiwa bencana alam secara global yang terjadi dan menimpa banyak orang percaya atau orang benar yang memiliki ketaatan sepenuhnya kepada Tuhan. Dalam ilmu Teodisi orang selalu beranggapan harusnya kalau Allah adil, setiap peristiwa-peristiwa tersebut tidak akan menimpa orang benar, justru peristiwa-peristiwa tersebut harusnya menimpa orang jahat, sebagai bentuk hukuman Tuhan, karena penderitaan di dunia ini adalah akibat kejatuhan manusia dalam dosa. Ternyata pemikiran yang berlaku umum itu tidak sepenuhnya benar. Melalui peristiwa Pandemi Covid 19 yang melanda dunia secara global membuktikan bahwa pengertian secara umum mengenai Teodisi sama sekali tidak terbukti, karena banyak sekali orang benar yang ditimpa malapetaka melalui bencana Covid 19 yang akan menimpa kepada siapa saja dan banyak yang akan berakhir dengan kematian orang baik yang sesungguhnya tidak diinginkan oleh orang-orang yang ditinggalkan dengan pertimbangan masih muda, masih dibutuhkan dalam pelayanan. Melalui artikel ini penulis ingin meneliti bahwa dengan pemahaman yang benar tentang doktrin Kedaulatan Allah (sesuai dengan Alkitab) maka kita sebagai orang percaya yang hidup di masa pandemi Covid 19 ini bisa menilai tindakan Tuhan ketika mengizinkan penderitaan, masalah ketidak adilan melalui penyakit berat dan bencana alam secara global bukan dengan cara yang salah dan bisa mengimplementasikannya dalam menyikapi peristiwa yang terjadi dalam masa pandemi ini secara benar. Dengan demikian kita sebagai orang percaya tetap kuat meskipun pandemi ini tidak kunjung selesai karena selalu ada pengharapan akan perbuatan Allah yang terbaik melalui kehidupan kita. Allah sedang memakai peristiwa-peristiwa pahit untuk membuat rencana Tuhan yang indah terlaksana sempurna dalam hidup orang percaya. Metode yang penulis pakai dalam penelitian ini adalah literature Review. Penulis menggunakan sumber data penelitian dari Alkitab, buku-buku referensi dan jurnal-jurnal yang relevan dengan tema yang dibahas penulis. Berdasarkan obyek kajian penelitian ini, maka penulis menempuh beberapa tahap untuk mendapatkan data yang akan dibahas antara lain: pertama, mencatat beberapa pembahasan mengenai konsep kedaulatan Allah yang terdapat dalam Alkitab, buku-buku dan jurnal-jurnal terbaru. Kedua, penulis mencari referensi mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam masa pandemi covid 19 melalui jurnal-jurnal terbaru. Ketiga, menganalisis hasil temuan tersebut dan Keempat penulis menarik sebuah kesimpulan dari hasil pembahasan.
Pengaruh Kepemimpinan Misi Gereja-Gereja di Bandar Lampung Terhadap Keterlibatannya dalam Penjangkauan Suku Terabaikan Christyawan, Rudhy
GENEVA: JURNAL TEOLOGI DAN MISI Vol. 14 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71361/gjtm.v14i1.125

Abstract

Dari pengalaman peneliti ketika melakukan pelayanan di Lampung, ternyata di kota Bandar Lampung banyak Gereja tidak memiliki Kebijakan Misi dan juga tidak adanya komisi Misi yang bisa menghasilkan program-program Misi, hal itu disebabkan pemimpin gereja belum memiliki kepemimpinan Misi yang membuat ketelibatannya dalam Misi. Berdasarkan permasalahan di atas maka diperlukan penelitian bagaimana pengaruh Kepemimpinan Misi Pemimpin-Pemimpin Gereja di Bandar Lampung terhadap keterlibatannya pada penjangkauan suku terabaikan, dengan hipotesisnya adalah : ada pengaruh positif antara kepemimpinan misi dari pemimpin-pemimpin gereja di Banda Lampung terhadap keterlibatannya pada penjangkauan suku terabaikan. Adapun metode penelitian lapangan yang cocok dipakai di sini adalah Penelitian Kwantitatif berupa penelitian korelasional yang menekankan pola hubungan sebab akibat di antara variabel bebas dan terikat, penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis, yang akan diteliti adalah korelasi dan pengaruh atara variabel X yaitu Kepemimpinan Misi dari pemimpin-pemimpin gereja terhadap variabel Y yaitu Keterlibatannya pada penjangkauan Suku Terabaikan. Analisis data penelitian di dalam metode ini menggunakan analisis korelasi sederhana untuk  mengetahui nilai korelasi variabel X terhadap Y dan nilai regresi antara variabel tersebut untuk menentukan besarnya sumbangan X dalam membentuk Y melalui nilai koefisien determinasi, perhitungan dilakukan dengan menggunakan alat bantu program SPSS release 19 for windows.Penemuan dan Simpulan : Dari hasil penelitian yang dilakukan di kota Bandar Lampung kepada 54 pemimpin gereja sebagai respondennya dari 48 gereja yang terdaftar di Pembimas Kristen Lampung maka ditemukan hal-hal sebagai berikut : Variabel X yaitu Kepemimpinan Misi memiliki hubungan yang signifikan terhadap variabel Y yaitu Keterlibatannya pada penjangkauan Suku Terabaikan dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,823 di dalam rentang 0,80 -1, jadi  korelasi antara 2 variabel tersebut sangat kuat dan karena t hitung bernilai positif maka kedua variabel tersebut berhubungan positif artinya Kepemimpinan Misi Gereja-Gereja di Bandar Lampung memiliki hubungan positif yang sangat kuat sebesar 82% dengan keterlibatan dalam penjangkauan Suku Terabaikan. Variabel Kepemimpinan Misi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y melalui F test dengan tingkat signifikansi sebesar 0,05 diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05 jadi nilai variabel X bisa dipakai untuk memprediksi nilai dari variabel Y artinya dengan adanya peningkatan nilai dari variabel Kepemimpinan Misi akan mempengaruhi peningkatan nilai dari  keterlibatan pada penjangkauan Suku Terabaikan.  Dari nilai koefisien determinasi (R Squre sebesar 0,677 menunjukkan bahwa 68 % variabel keterlibatan pada penjangkauan suku terabaukan dapat dijelaskan oleh variabel Kepemimpinan Misi sedangkan sisanya sebesar 32% oleh sebab-sebab lain. Maka dari hasil temuan di atas Hipotesis dari penelitian ini terbukti, karena hasil dari uji hipotesis dengan regresi linear sederhana menunjukkan bahwa variabel Kepemimpina Misi memiliki pengaruh yang sangat signifikan (kuat & positif) terhadap keterlibatannya pemimpin gereja pada penjangkauan Suku Terabaikan dengan nilai R square sebesar 68% dan koefisien regresi bernilai positif sebesar 0,747. Kata kunci: Kepemimpinan Misi ; Suku Terabaikan; keterlibatan ; Penelitian Kwantitatif