GENEVA: Jurnal Teologi dan Misi
Vol. 14 No. 1 (2024): JUNI 2024

Pengaruh Kepemimpinan Misi Gereja-Gereja di Bandar Lampung Terhadap Keterlibatannya dalam Penjangkauan Suku Terabaikan

Christyawan, Rudhy (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2024

Abstract

Dari pengalaman peneliti ketika melakukan pelayanan di Lampung, ternyata di kota Bandar Lampung banyak Gereja tidak memiliki Kebijakan Misi dan juga tidak adanya komisi Misi yang bisa menghasilkan program-program Misi, hal itu disebabkan pemimpin gereja belum memiliki kepemimpinan Misi yang membuat ketelibatannya dalam Misi. Berdasarkan permasalahan di atas maka diperlukan penelitian bagaimana pengaruh Kepemimpinan Misi Pemimpin-Pemimpin Gereja di Bandar Lampung terhadap keterlibatannya pada penjangkauan suku terabaikan, dengan hipotesisnya adalah : ada pengaruh positif antara kepemimpinan misi dari pemimpin-pemimpin gereja di Banda Lampung terhadap keterlibatannya pada penjangkauan suku terabaikan. Adapun metode penelitian lapangan yang cocok dipakai di sini adalah Penelitian Kwantitatif berupa penelitian korelasional yang menekankan pola hubungan sebab akibat di antara variabel bebas dan terikat, penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis, yang akan diteliti adalah korelasi dan pengaruh atara variabel X yaitu Kepemimpinan Misi dari pemimpin-pemimpin gereja terhadap variabel Y yaitu Keterlibatannya pada penjangkauan Suku Terabaikan. Analisis data penelitian di dalam metode ini menggunakan analisis korelasi sederhana untuk  mengetahui nilai korelasi variabel X terhadap Y dan nilai regresi antara variabel tersebut untuk menentukan besarnya sumbangan X dalam membentuk Y melalui nilai koefisien determinasi, perhitungan dilakukan dengan menggunakan alat bantu program SPSS release 19 for windows.Penemuan dan Simpulan : Dari hasil penelitian yang dilakukan di kota Bandar Lampung kepada 54 pemimpin gereja sebagai respondennya dari 48 gereja yang terdaftar di Pembimas Kristen Lampung maka ditemukan hal-hal sebagai berikut : Variabel X yaitu Kepemimpinan Misi memiliki hubungan yang signifikan terhadap variabel Y yaitu Keterlibatannya pada penjangkauan Suku Terabaikan dengan hasil koefisien korelasi sebesar 0,823 di dalam rentang 0,80 -1, jadi  korelasi antara 2 variabel tersebut sangat kuat dan karena t hitung bernilai positif maka kedua variabel tersebut berhubungan positif artinya Kepemimpinan Misi Gereja-Gereja di Bandar Lampung memiliki hubungan positif yang sangat kuat sebesar 82% dengan keterlibatan dalam penjangkauan Suku Terabaikan. Variabel Kepemimpinan Misi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y melalui F test dengan tingkat signifikansi sebesar 0,05 diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05 jadi nilai variabel X bisa dipakai untuk memprediksi nilai dari variabel Y artinya dengan adanya peningkatan nilai dari variabel Kepemimpinan Misi akan mempengaruhi peningkatan nilai dari  keterlibatan pada penjangkauan Suku Terabaikan.  Dari nilai koefisien determinasi (R Squre sebesar 0,677 menunjukkan bahwa 68 % variabel keterlibatan pada penjangkauan suku terabaukan dapat dijelaskan oleh variabel Kepemimpinan Misi sedangkan sisanya sebesar 32% oleh sebab-sebab lain. Maka dari hasil temuan di atas Hipotesis dari penelitian ini terbukti, karena hasil dari uji hipotesis dengan regresi linear sederhana menunjukkan bahwa variabel Kepemimpina Misi memiliki pengaruh yang sangat signifikan (kuat & positif) terhadap keterlibatannya pemimpin gereja pada penjangkauan Suku Terabaikan dengan nilai R square sebesar 68% dan koefisien regresi bernilai positif sebesar 0,747. Kata kunci: Kepemimpinan Misi ; Suku Terabaikan; keterlibatan ; Penelitian Kwantitatif

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

geneva

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Environmental Science Social Sciences Other

Description

Fokus dan Lingkup di dalam Jurnal ini adalah: Teologi Biblikal, Teologi Sistematika, Teologi Praktika, Teologi Misi, dengan bercorak tradisi Reformasi atau ...