Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kolaborasi Perguruan Tinggi Dan LAZ Dalam Upaya Pencegahan Stunting Indri Yuliafitri; Nabela Hapsari; Ahmad Luqman Hakim
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 : Februari (2026): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting remains a chronic nutritional problem that affects the quality of human resources in Indonesia, particularly among toddlers and pregnant women. Low nutritional literacy and limited access to nutritious food are the main contributing factors. This community service activity aims to increase public awareness of stunting and provide direct intervention through Supplementary Feeding Programs. The activity was carried out through collaboration between the Islamic Economics Study Program of Universitas Padjadjaran and LAZ Al Hilal. The implementation methods included educational socialization on stunting, interactive discussions, and the distribution of supplementary food for toddlers and pregnant women. The results indicate an increase in participants' understanding of stunting prevention and strong community engagement. This program is expected to serve as a collaborative model between universities and zakat institutions in supporting community-based stunting reduction efforts.
DEKONSTRUKSI SPIRITUALITAS DI ERA AKAL IMITASI: ANALISIS SOSIO-TEOLOGIS KRITIS ATAS FENOMENA HIJRAH, PERGESERAN OTORITAS, DAN BIAS ALGORITMA KEAGAMAAN DI INDONESIA Roberto Arieza Martin Purba; Ahmad Luqman Hakim
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 8 No 2 (2026): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v8i2.1709

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan memahami informasi keagamaan. Salah satu fenomena yang muncul adalah semakin banyaknya kutipan motivasi keagamaan yang diproduksi oleh AI dan disebarkan melalui media sosial. Fenomena ini mendorong munculnya “hijrah digital”, yaitu perubahan orientasi keagamaan yang dipengaruhi oleh konsumsi konten religius instan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak penggunaan AI terhadap praktik keberagamaan, otoritas keagamaan, dan pembentukan identitas religius di ruang digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitis dan yuridis-empiris dengan mengkaji berbagai teori sosiologi media, literatur akademik, serta perspektif hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan kemudahan dalam penyebaran pesan keagamaan, tetapi juga berpotensi menyederhanakan ajaran agama menjadi sekadar motivasi emosional. Selain itu, AI dapat menggeser peran otoritas keagamaan tradisional, memperkuat komodifikasi agama, dan menimbulkan bias informasi melalui algoritma media sosial. Dalam perspektif Islam, AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana dakwah dan pembelajaran selama digunakan secara bijak, disertai verifikasi informasi, serta tetap berada di bawah bimbingan otoritas keagamaan yang kompeten. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan pengawasan yang memadai agar pemanfaatan AI dalam bidang keagamaan dapat memberikan manfaat tanpa mengurangi kedalaman makna ajaran agama.