Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effects of Self-Regulation Theory-Based Education on Psychological Response, Compliance, IDWG, and Perceived Complaints Arsa, Sandi Alfa Wiga; Erni Setiyorini; Thatit Nurmawati; Kristina Widyanti
Jurnal Surya Vol 17 No 2 (2025): Volume 17 Issue 02 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38040/js.v17i2.1240

Abstract

Introduction: Although hemodialysis is effective in prolonging life expectancy, it often results in physical complaints such as shortness of breath, nausea, headache, edema, and chest pain, as well as psychological complaints including anxiety, depression, and non-compliance with treatment regimens. These issues may ultimately affect therapeutic outcomes, such as increased Interdialytic Weight Gain (IDWG) and other complications. This study aims to analize the effects of self-regulation theory-based education on psychological response, compliance, IDWG, and  perceived complaints in hemodialysis patients Methods: This study employed a quantitative approach with a one-group pretest-posttest randomized experimental design. A total of 21 hemodialysis patients from the Hemodialysis Unit were selected as participants. The Wilcoxon test was used to analyze the data. Results: Significant results in Psychological Factors (p = 0.029), Compliance (p = 0.000), IDWG (p = 0.032), and perceived complaints (p = 0.049), the findings demonstrated significant improvements across all measured variables following the implementation of self-regulation-based health education Conclusion: Self-regulation-based health education can effectively enhance self-management in hemodialysis patients by addressing their specific physical and psychological challenges
EDUKASI DAN SOSIODRAMA UNTUK PENCEGAHAN BULLYING REMAJA SEKOLAH Sarifa Septiani Marasabessy; Erni setiyorini; Sandi Alfa Wiga Arsa
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.497

Abstract

Bullying pada remaja di sekolah sering dianggap “candaan”, padahal dapat mengganggu kesehatan psikologis, rasa aman, dan kenyamanan belajar. Program pengabdian ini dilaksanakan di MTs Miftahul Ulum Sutojayan, Kabupaten Blitar, pada 30 siswa kelas 9 untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku pencegahan bullying melalui edukasi dan sosiodrama. Kegiatan meliputi pre-test, edukasi interaktif dan diskusi kasus, sosiodrama berbagai bentuk bullying (verbal, fisik, sosial/psikologis, dan siber) dengan peran pelaku–korban–saksi/penolong, refleksi, serta post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dari pre-test ke post-test, ditandai bertambahnya siswa pada kategori pengetahuan baik dan berkurangnya siswa pada kategori pengetahuan kurang. Perilaku pencegahan bullying juga membaik, terlihat dari pergeseran dominasi kategori dari sedang pada pre-test menjadi rendah pada post-test. Disimpulkan bahwa kombinasi edukasi dan sosiodrama efektif meningkatkan pemahaman serta memperkuat perilaku pencegahan bullying pada remaja di sekolah, sehingga berpotensi menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan suportif. Program disarankan dilanjutkan melalui penguatan perilaku prososial dan keberanian melapor, pelaksanaan edukasi anti-bullying dan sosiodrama secara rutin dengan mekanisme pelaporan yang aman, serta dukungan orang tua melalui komunikasi, pengawasan pergaulan, dan penanaman empati.