Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Alat Navigasi dan Benavigasi pada Nelayan Penangkap Ikan di Cilincing Jakarta Utara Mariah,M.Farm., Apt, Yuni; Aziz, Amalil; Katiandagho, Simson
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 6 No. 1 (2025): Matemar Juni 2025
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/f0re4g45

Abstract

Bernavigasi adalah cara melayarkan kapal dari suatu tempat ke tempat lain dengan selamat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alat navigasi dan bernavigasi pada nelayan penangkap ikan di Cilincing Jakarta Utara. Pengambilan data dilakukan dengan metode eksploratif dengan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung dan wawancara. Sampel penelitian 30   nelayan penangkap ikan di Cilincing. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nelayan penangkap ikan di Cilincing bernavigasi secara tradisional dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang didapat dari pengalaman sendiri ketika melaut dan dari orang tuanya serta para senior2nya. Sistem navigasi tradisional yang digunakan dengan memenfaatkan keadaan alam, feeling dan insting dengan resiko yang cukup tinggi. Untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan nelayan penangkap ikat di Cilincing perlu dilakukan pelatihan tentang kenavigasian dan keselamatan bagi nelayan mencegah kecelakaan di laut.
Analisis Potensi Pencemaran Laut akibat Penggunaan Zat Kimia Beracun Cat Antifouling pada Lambung Kapal Mariah, Yuni; Aziz, Amalil; Busrian, Erin
DIVERSITY: Journal of Multi Science Linearity Vol. 3 No. 2 (2026): DIVERSITY: Journal of Multi Science Linearity, 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/diversity.v3i2.1330

Abstract

Pencemaran laut adalah kotoran atau hasil buangan aktivitas makhluk hidup yang masuk ke dalam laut. Penggunaan cat anti organisme menempel (antifouling) kapal merupakan salah satu sumber pencemar logam berat di laut,sedimen di dekat dok dan tempat sandar kapal  yang dapat merusak laut dan membunuh kehidupan di laut.    Logam berat seperti Cu dan Pb merupakan  polutan di perairan laut yang berasal dari lepasnya cat antifouling ke laut yang banyak digunakan pada lambung kapal. Industri galangan kapal dan pengecatan antifouling pada kapal berpotensi sangat besar menimbulkan pencemaran logam berat tembaga (Cu) dan timbal (Pb). Logam berat yang  terdapat di perairan laut   berbahaya baik secara langsung   maupun tidak langsung terhadap kehidupan organisme dan kesehatan manusia, karena bila logam berat tersebut tercemar di perairan laut akan mengalami penumpukan pada  organisme laut  dan   konsentrasi yang  tinggi logam berat dapat bersifat racun yang dapat membunuh organisme laut di dasar kapal.