Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Face Mist Herbal Berbasis Kandungan Antioksidan Legen (Siwalan) Sebagai Inovasi Skincare Lokal Nurrahmah, Elis; Faizah, Filla Nur; Hermawan, M. Yudi; Jauhari, M. Kholish; Hidayah, Nurul Lailatul; Rahayu, Novi; Rohima, Rohima; Ekowati, Ratna; Cahyati, Yuni; Nurafni, Zeti Aprilia; Rosyida, Ela; Alfadhilah, Jauharotina; Shodiqoh, Mira
DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 2 Nomor 1, Juni 2025
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/dcs.v2i1.119

Abstract

Air legen, cairan hasil sadapan pohon siwalan, memiliki kandungan antioksidan, mineral, dan enzim alami yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Potensi ini dimanfaatkan melalui program pengabdian masyarakat di Desa Kowang, Kabupaten Tuban, dengan fokus pada inovasi pembuatan face mist herbal berbahan dasar air legen. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dalam mengolah bahan lokal menjadi produk perawatan kulit bernilai jual tinggi. Kegiatan diawali dengan pemetaan potensi bahan baku dan sosialisasi manfaat air legen bagi perawatan kulit. Dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan face mist meliputi teknik pengolahan, formulasi yang aman, serta pengemasan higienis. Selain itu, peserta dibekali strategi pemasaran digital agar produk dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Hasil program menunjukkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan face mist berkualitas, kesadaran akan pentingnya inovasi produk lokal, dan pemahaman pemasaran modern. Pemanfaatan air legen tidak hanya menghadirkan solusi perawatan kulit alami dan ramah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga. Dengan demikian, inovasi face mist berbahan air legen menjadi langkah nyata dalam mengangkat potensi desa, memperkuat kemandirian ekonomi, serta mendukung tren global menuju produk perawatan kulit yang berkelanjutan. Inovasi face mist berbahan legen ini menegaskan potensi pohon siwalan tidak hanya sebagai minuman tradisional, tetapi juga sebagai bahan aktif alami dalam industri skincare.    
Optimalisasi Fungsi TPS 3R dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat: Studi Society Action Research di Desa Leranwetan, Kecamatan Palang Ittaqillah, M. Wildan; Ghoni, Abdul; Hermawan, M. Yudi; Rofiudin, M.; Fawaid, Ahsana; Fawaid, M. Ainul; Anam, M. Asroful; Muslimin, Muslimin
DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Volume 3 Nomor 1, Juni 2026
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/dcs.v3i1.156

Abstract

Pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS 3R) merupakan strategi penting dalam mengurangi timbulan sampah dari sumber. Namun, dalam praktiknya, banyak TPS 3R di tingkat desa belum berfungsi optimal akibat rendahnya partisipasi masyarakat dan lemahnya penguatan sosial serta kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi fungsi TPS 3R dalam meningkatkan partisipasi masyarakat melalui pendekatan Society Action Research (SAR) di Desa Leranwetan, Kecamatan Palang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif partisipatif dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, implementasi, observasi, dan refleksi bersama masyarakat serta pengelola TPS 3R. Teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, dokumentasi, dan diskusi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi TPS 3R di Desa Leranwetan masih didominasi oleh aktivitas pengumpulan sampah, sementara pemilahan dan pengolahan sampah belum berjalan optimal. Faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat meliputi rendahnya kesadaran lingkungan, kuatnya kebiasaan lama, keterbatasan kelembagaan partisipatif, serta minimnya dukungan teknis dan insentif. Penerapan pendekatan SAR terbukti mampu meningkatkan kesadaran, mendorong perubahan perilaku, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan TPS 3R. Optimalisasi fungsi TPS 3R memberikan dampak positif terhadap pengurangan timbulan sampah, penguatan kapasitas masyarakat, dan keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis desa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pendekatan partisipatif berkelanjutan sebagai strategi utama dalam pengelolaan TPS 3R di wilayah perdesaan.