Wulandari, Ari Susiana
Program Studi Sarjana Farmasi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Interprofessional Collaboration (IPC) Tenaga Kesehatan dengan Pelayanan dalam Penanganan COVID-19 di Beberapa Puskesmas Wilayah Kabupaten Bantul Oktavia, Rahma Sakti; Wulandari, Ari Susiana; Nurinda, Eva
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.3018

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus bernama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang menyebar dengan sangat cepat, sehingga pandemi COVID-19 menjadi fokus utama tenaga kesehatan. Interprofessional Collaboration (IPC) merupakan kerjasama antar profesi dengan latar belakang yang tidak sama dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan pasien seperti pandemi COVID-19 serta memberikan pelayanan kesehatan guna mencapai kualitas yang diharapkan, keterbatasan pengetahuan tenaga kesehatan terkait IPC akan berpotensi memperburuk pelayanan dalam penyelesaian masalah pandemi COVID-19. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan pengetahuan Interprofessional Collaboration (IPC) tenaga kesehatan dengan pelayanan dalam penanganan COVID-19 di beberapa Puskesmas wilayah Kabupaten Bantul. Metode penelitian ini adalah kuantitatif non eksperimental menggunakan rancangan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel tenaga kesehatan di beberapa Puskesmas Wilayah Kabupaten Bantul ditentukan menggunakan perangkat lunak OpenEpi didapatkan sebanyak 279 sampel yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian digunakan untuk mengukur pengetahuan mengenai IPC dengan pelayanan menggunakan alat ukur kuesioner. Analisis data yaitu dengan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Mann-whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tenaga kesehatan mengenai IPC dengan pelayanan tenaga kesehatan dalam penanganan COVID-19. Hasil tersebut ditunjukkan pada uji Mann-whitney dengan nilai signifikansinya yaitu p-value = 0,033 (<0,05). Kesimpulan penelitian dari penelitian ini adalah terdapat adanya hubungan antara pengetahuan tenaga kesehatan mengenai IPC dengan pelayanan tenaga kesehatan dalam penanganan COVID-19.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Umbulharjo I Yogyakarta Periode Januari 2023 Alawiyah, Metha Ayu; Wulandari, Ari Susiana; Fatimah, Fatma Siti; Nurinda, Eva
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/inpharnmed.v7i1.3099

Abstract

Masalah kesehatan menjadi hal yang sangat utama saat ini. Peningkatan taraf hidup masyarakat, disertai dengan meningkatnya pula tuntutan masyarakat akan kualitas kesehatan yang diharapkan. Salah satu penyedia jasa pelayanan kesehatan seperti puskesmas yaitu suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang merupakan pusat kesehatan masyarakat. Tingkat keberhasilan pelayanan kesehatan dapat dinilai dari kepuasan pasien. Kualitas pelayanan mampu mempengaruhi kepuasan pasien, karena hampir semua pelayanan berhubungan dengan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan dan kualitas pelayanan kefarmasian serta mengetahui hubungan kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pasien rawat jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Umbulharjo I Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan variabel bebas kualitas pelayanan dan variabel terikat adalah kepuasan pasien. Pengambilan data menggunakan kuesioner kepada 108 responden di Puskesmas Umbulharjo I. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan dalam kategori cukup baik berjumlah 56 responden (51,9%), dan variabel tingkat kepuasan pasien dalam kategori puas berjumlah 88 responden (81,5%). Tidak terdapat hubungan secara signifikan antara kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Umbulharjo I. Dimana nilai koefisien korelasi sebesar 0,147 dengan p-value sebesar 0,130 > 0,05.