Pelayanan kefarmasian sangat penting dilakukan untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu di masyarakat. Mengingat pelayanan kefarmasian memegang peranan penting yang tidak dapat dipisahkan dari pelayanan Puskesmas, sehingga Penting untuk melakukan analisis kepuasan pasien di Instansi Puskesmas Kalasan. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan kefarmasian pada unit pelayanan kefarmasian di Instansi Puskesmas Kalasan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Lokasi penelitian di Puskesmas Kalasan dan waktu penelitian pada bulan Februari 2023 sampai Maret 2023. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien yang melakukan kunjungan/ pemeriksaan dan melakukan pengambilan obat di unit kefarmasian Puskesmas Kalasan. Penarikan sampel penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling. Sampel sebanyak 100 responden. Penilaian kualitas layanan dengan menggunakan analisis GAP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai GAP dimensi reliability sebesar 0,60, artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi reliability. Dimensi responsiveness memiliki nilai GAP sebesar 0,64, artinya artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi responsiveness. Dimensi assurance memiliki nilai GAP sebesar 0,69, artinya artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi assurance. Dimensi empathy memiliki nilai GAP sebesar 0,58, artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi empathy. Dimensi tangible memiliki nilai GAP sebesar 0,57, artinya artinya pasien merasa puas pada kualitas pelayanan Kefarmasian Puskesmas Kalasan dimensi tangible. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pasien puas terhadap kualitas pelayanan instansi kefarmasian Puskesmas Kalasan.