Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Internalisasi Makna Kesejahteraan Dan Kemakmuran Bagi Komunitas Produktif Tradisional Di Yogyakarta Ratih Ari, Agnes
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 03 (2025): Agustus - Oktober
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v3i03.2242

Abstract

Kusir andong merupakan komunitas tradisional yang memiliki peran penting dalam menjaga identitas budaya Yogyakarta sekaligus mendukung sektor pariwisata. Namun, keberadaan mereka menghadapi tantangan serius di era modernisasi, antara lain menurunnya jumlah penumpang, kompetisi dengan transportasi daring, serta minimnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan keberlanjutan profesi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan kepada Paguyuban Kusir Andong Kotagede 1 dengan tujuan menginternalisasi makna kesejahteraan, kebahagiaan, dan kemakmuran secara lebih luas. Penyuluhan dilakukan secara partisipatif melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman baru bahwa kesejahteraan tidak hanya diukur dari pendapatan, tetapi juga mencakup aspek sosial, budaya, kesehatan, dan keberlanjutan profesi. Refleksi kolektif ini menjadi dasar bagi penguatan kapasitas komunitas dalam menghadapi tantangan ekonomi dan sosial budaya. Artikel ini menekankan pentingnya penyuluhan sebagai langkah awal pemberdayaan, sekaligus merekomendasikan tindak lanjut berupa pendampingan yang lebih aplikatif.
Internalisasi dan Implementasi Nilai Kearifan Lokal untuk Penghidupan Berkelanjutan pada Masyarakat Petani di Desa Gandu, Berbah, Sleman, D.I. Yogyakarta Ratih Ari, Agnes; Deran Pain, Monika; Eka Wijayanti, Nefo; Risti Nur K, Diah
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 1 Februari 2026 | IN PRESS
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v6i1.3233

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh melemahnya nilai-nilai kearifan lokal dalam praktik pertanian akibat tekanan modernisasi yang berorientasi pada produktivitas dan efisiensi ekonomi, sehingga meningkatkan kerentanan sosial, ekonomi, dan ekologis masyarakat petani. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi dan implementasi nilai kearifan lokal sebagai landasan penguatan strategi penghidupan berkelanjutan pada masyarakat petani di Desa Gandu, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan reflektif melalui penyuluhan, sarasehan, dan diskusi interaktif dengan melibatkan 15 orang petani, sebagian di antaranya memiliki mata pencaharian tambahan di sektor pariwisata andong. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, diskusi kelompok, dan refleksi kolektif, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan mengacu pada kerangka Sustainable Livelihood Framework. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses refleksi kolektif mampu meningkatkan kesadaran petani terhadap fungsi kearifan lokal sebagai aset penghidupan, khususnya dalam bentuk modal sosial, pengetahuan lokal, dan nilai gotong royong yang berperan dalam memperkuat ketahanan penghidupan. Nilai-nilai tersebut terbukti relevan dalam membantu petani menghadapi ketidakpastian hasil panen, fluktuasi pendapatan, dan perubahan lingkungan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penghidupan berkelanjutan tidak semata ditentukan oleh peningkatan produksi, tetapi oleh keseimbangan antara pengelolaan sumber daya alam, penguatan relasi sosial, dan strategi ekonomi yang berakar pada konteks lokal.