Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Terhadap Pengetahuan Vulva Hygiene Saat Menstruasi Pada Siswi Di SMA PGRI 2 Kairatu Desa Rumahkay Kasim, Nurhayati
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v4i2.1853

Abstract

Menstruasi merupakan salah satu perubahan fisik yang dialami remaja putri, ditandai dengan perdarahan pada vagina sebagai tanda kematangan organ reproduksi. Perilaku menjaga kebersihan (hygiene) saat menstruasi sangat penting untuk mendukung kesehatan fisik maupun mental remaja putri. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswi SMA PGRI 2 Kairatu, Desa Rumahkay, mengenai vulva hygiene saat menstruasi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukasi melalui ceramah, diskusi interaktif, serta pemanfaatan media laptop, LCD, dan video edukasi. Tingkat pengetahuan siswi diukur menggunakan pre-test dan post-test sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi saat menstruasi. Peserta juga menunjukkan antusiasme dan keaktifan selama kegiatan berlangsung. Kesimpulan kegiatan penyuluhan edukasi berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan vulva hygiene pada remaja putri.
Edukasi Dampak Ketergantungan Smartphone Terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja di SMA Negeri 6 Maluku Tengah Zubaeda, Zubaeda; Tukiman, Suryanti; Amin, Runi Anggriani La; Astuti, Asih Dwi; Kasim, Nurhayati; Sari, Irma Ika
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2025): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v3i6.1298

Abstract

Kecenderungan penggunaan smartphone secara berlebihan di kalangan remaja semakin meningkat dan berpotensi menimbulkan berbagai risiko terhadap kesehatan fisik, mental, dan kesehatan reproduksi. Rendahnya pengetahuan remaja mengenai dampak penggunaan smartphone jangka panjang menjadi salah satu faktor penyebab perilaku penggunaan yang tidak bijak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Maluku Tengah dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai dampak ketergantungan smartphone terhadap kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab. Materi disampaikan menggunakan media visual yang mendukung pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai risiko kesehatan, antara lain paparan panas dan radiasi non-ionisasi terhadap organ reproduksi, gangguan tidur, stres, penurunan fokus belajar, serta perubahan perilaku digital. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan berkomitmen untuk membatasi penggunaan smartphone, terutama saat tidur atau meletakkan perangkat dekat area reproduksi. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis pendekatan interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap preventif remaja. Ke depan, diperlukan program edukasi berkelanjutan melalui kerja sama sekolah dan orang tua guna mendukung perubahan perilaku digital yang lebih sehat dan bertanggung jawab.
Uji Efektivitas Estrak Daun Kelor (Moringa oleIfera L) Sebagai Penurun Kolesterol Pada Hewan Coba Mencit (Mus musculus) Kasim, Nurhayati; Abdulkadir, Widy Susanti; Papeo, Dizky Ramadani
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolesterol adalah senyawa lemak kompleks yang 80% dihasilkan dari dalam tubuh (organ hati) dan 20% sisanya dari luar tubuh (zat makanan). Asupan makanan dengan kandungan kolesterol tinggi berlangsung lama berakibat pada peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Daun kelor (Moringa oleifera L) merupakan salah satu tanaman yang diketahui mengandung senyawa flavonoid, tanin dan saponin yang mampu menurunkan kolesterol. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak metanol daun kelor (Moringa oleifera L) dalam menurunkan kadar kolesterol pada mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental yang diawali dengan ekstraksi secara maserasi, skrining fitokimia dan uji efek hiperkolesterolemia. Subjek penelitian terdiri dari 5 kelompok. Kelompok 1 yaitu kontrol negatif (Na-CMC 1%), kelompok 2 yaitu kontrol positif (Simvastatin 10 mg), kelompok 3 yaitu kelompok uji (Dosis 20 mg/kgBB), kelompok 4 yaitu kelompok uji (dosis 30 mg/kgBB), kelompok 5 yaitu kelompok uji (dosis 40 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L) mengandung senyawa falvonoid, tanin, saponin. Dari ketiga dosis yang digunakan, yang memiliki efektivitas sebagai antihiperkolesterolemia pada mencit kelompok 5 dengan dosis 40 mg/kgBB. Kata Kunci : Daun kelor, kolesterol, mencit, metanol
The Role of Adolescent Posyandu in The Detection And Prevention of Anemia: A Health Belief Model Approach Kiriwenno, Erlin; Sari, Irma Ika; Kasim, Nurhayati; Windari, Arindiah Puspo; Amin, Runi Anggriani La
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.56126

Abstract

Anemia remains a serious public health problem, particularly in low- and middle-income countries. This condition occurs when the number of red blood cells or hemoglobin levels falls below normal limits. Data from the Central Maluku District Health Office indicate that the prevalence of anemia is higher among adolescent girls than among adolescent boys. This study aims to examine the role of adolescent Posyandu (community- based health posts) in the detection and prevention of anemia using the Health Belief Model approach. This study employed a qualitative research method with a phenomenological approach. Informants were selected using purposive sampling. Participants consisted of four adolescent girls aged 10–19 years, one youth health cadre, two health workers, and one village government representative. Data collection techniques included interviews, documentation, and observation. The results showed that anemia-related problems in Central Maluku District were influenced by several factors, including: 1) perceived susceptibility to anemia (knowledge of anemia and its causes), 2) perceived severity (risks and impacts of anemia), 3) perceived benefits (consumption of iron supplementation tablets and participation in adolescent Posyandu), 4) barriers to prevention (low adolescent participation and low adherence to iron supplementation tablet consumption), and 5) the role of adolescent Posyandu (health education/counseling and health examination services). The study concludes that adolescent Posyandu plays an important role in preventing anemia among adolescents. Through education, distribution of iron supplementation tablets, and hemoglobin testing, adolescent Posyandu serves as the frontline in promotive and preventive efforts to address adolescent anemia.