Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting dalam Capaian SDGS di Indonesia: Studi Kasus di Kabupaten Karawang Fadhlurrohman, Hafidh
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i3.757

Abstract

Penurunan angka stunting merupakan salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia yang selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Karawang sebagai bagian dari strategi nasional, serta mengevaluasi kontribusinya terhadap pencapaian target SDGs di tingkat lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap kebijakan dan program lintas sektor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan di Kabupaten Karawang telah mencakup intervensi spesifik dan sensitif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat. Namun demikian, terdapat tantangan dalam hal koordinasi lintas sektor, ketersediaan data yang valid, dan keberlanjutan pendanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun telah terjadi progres signifikan, optimalisasi pelaksanaan program percepatan penurunan stunting masih diperlukan agar target SDGs 2030 dapat tercapai. Rekomendasi yang diajukan meliputi penguatan kapasitas kelembagaan, integrasi data lintas sektor, dan peningkatan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.
A Roadmap for Research Culture and Digital Transformation in Indonesian Student Organizations: a Case of PP HIMA PERSIS (2025–2028) Fadhlurrohman, Hafidh; Sawalludin, Faizal Rizqi; Surizkika, Aldi
Journal of English Language and Education Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i1.2032

Abstract

This article offers a roadmap for revitalizing research culture and digital transformation for PP HIMA PERSIS for the 2025–2028 period, emphasizing that the main challenge is not merely a lack of individual skills or platforms, but rather the weak institutionalization of knowledge practices. Based on organizational learning theory and institutional perspectives, research is understood as an organizational capability that requires stable routines, output standards, quality assurance mechanisms, and documented organizational memory so that knowledge is cumulative and can be audited across management generations. Digital transformation in this framework is positioned as a governance infrastructure—repositories, revision trails, decision documentation, and workflow standardization—that enables organizations to "remember," make corrections, and improve work quality continuously, not just accelerate publication and communication. Thus, the article emphasizes the mutually reinforcing relationship between research and digitization: research requires strict governance, while governance becomes realistic when supported by a minimal but scalable digital stack. The final output is an implementable framework that directs changes in values into norms, norms into practices, and practices into systems without stifling the critical thinking that is the source of intellectual energy for HIMA PERSIS cadres in Indonesia.