Media sosial memiliki peran penting dalam menyebarluaskan opini publik, termasuk dalam kampanye boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kampanye boikot produk pro-Israel terhadap keputusan pembelian konsumen dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kampanye tersebut terhadap keputusan pembelian produk pro-Israel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R) sebagai landasan teoretis dna dianalisis menggunakan SPSS. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 pengikut akun Instagram @wardahmaulina_ yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kampanye boikot dan keputusan pembelian konsumen, dengan nilai F-hitung 173.991 dan signifikasi 0.050. selain itu, validitas dan reliabilitas kuesioner terjamin dengan Cronbach’s Alpha 0,904 Temuan ini menegaskan bahwa kampanye boikot dapat berpengaruh pada perubahan keputusan pembelian bagi konsumen.