Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Kampanye Boikot Produk Unilever Pro-Israel di Media Sosial Instagram Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen : (Studi Pada Media Sosial Instagram @wardahmaulina_) Nyayu Aisyah Salsabila; Muslimin Ritonga
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11545

Abstract

Media sosial memiliki peran penting dalam menyebarluaskan opini publik, termasuk dalam kampanye boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kampanye boikot produk pro-Israel terhadap keputusan pembelian konsumen dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kampanye tersebut terhadap keputusan pembelian produk pro-Israel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R) sebagai landasan teoretis dna dianalisis menggunakan SPSS. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 pengikut akun Instagram @wardahmaulina_ yang dipilih secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kampanye boikot dan keputusan pembelian konsumen, dengan nilai F-hitung 173.991 dan signifikasi 0.050. selain itu, validitas dan reliabilitas kuesioner terjamin dengan Cronbach’s Alpha 0,904 Temuan ini menegaskan bahwa kampanye boikot dapat berpengaruh pada perubahan keputusan pembelian bagi konsumen.
Pengaruh Iklim Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) Logistik Indonesia Palembang Devi Nurmalasari; Muslimin Ritonga
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i5.11546

Abstract

Dalam dunia kerja yang dinamis, komunikasi internal yang efektif menjadi fondasi penting dalam menciptakan suasana kerja yang produktif dan harmonis. Maka dari itu, iklim komunikasi menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh pimpinan organisasi karena mampu mempengaruhi kinerja karyawan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara iklim komunikasi terhadap kinerja karyawan pada PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) Logistik Indonesia Palembang. Penelitian ini dilakukan kepada seluruh populasi di PT Bhanda Ghara Reksa (BGR) Logistik Indonesia Palembang yang berjumlah 64 karyawan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan metode statistik regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS 26.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim komunikasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan kontribusi sebesar 29,5% dan sisanya 70,5% dipengaruhi oleh faktor lainnya. Artinya semakin terbuka, partisipatif dan suportif komunikasi yang terjadi di dalam organisasi, maka semakin tinggi pula kinerja yang ditunjukkan oleh karyawan. Temuan ini memperkuat pentingnya peran komunikasi organisasi dalam meningkatkan efektivitas kerja dan pencapaian tujuan perusahaan. Oleh karena itu, manajemen disarankan untuk terus memperbaiki saluran komunikasi internal demi menciptakan iklim komunikasi yang kondusif dan produktif.
Pembentukan Identitas Dan Representasi Diri Melalui Gaya Hidup "Fun And Fashion" Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fisip Uin Raden Fatah Palembang Rahma Julianti; Muslimin Ritonga
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 5: Agustus 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i5.11630

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana mahasiswa membentuk identitas dan merepresentasikan diri melalui gaya hidup "Fun and Fashion" yang terinspirasi oleh budaya Korea. Dalam era globalisasi dan perkembangan pesat media sosial, budaya populer Korea seperti K-Pop, K-Drama, dan tren fashion Korea menjadi pengaruh utama terhadap gaya hidup mahasiswa, khususnya di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UIN Raden Fatah Palembang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk pengumpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup "Fun and Fashion" dimanfaatkan mahasiswa sebagai media ekspresi diri, pembentukan citra sosial, serta upaya untuk memperoleh pengakuan di lingkungan sosial maupun digital. Meski demikian, tren ini memunculkan tantangan tersendiri, yakni konflik antara mengikuti arus budaya global dan menjaga nilai-nilai budaya lokal. Di samping membuka peluang untuk menyalurkan kreativitas dan kebebasan berekspresi, gaya hidup ini juga membawa dampak terhadap perilaku konsumtif, tekanan dari lingkungan sosial, serta kemungkinan terjadinya pergeseran identitas budaya. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai dinamika identitas anak muda dalam konteks budaya populer dan dunia digital masa kini.
Komunikasi Profetik Guru Terhadap Santri Melalui Tafsir Al-Qur’an Dan Al-Hadits Afwan, Muhammad Maulana; Muslimin Ritonga; Komaruddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12838

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik komunikasi profetik yang diterapkan oleh guru terhadap santri melalui pembelajaran tafsir Al-Qur’an dan Al-Hadits di Pondok Pesantren Al-Fatah Palembang. Komunikasi profetik merupakan pendekatan komunikasi yang tinggi dengan nilai-nilai kenabian, seperti humanisasi (memanusiakan manusia), liberasi (pembebasan dari ketertindasan), dan transendensi (hubungan spiritual dengan Tuhan). Dalam konteks pendidikan pesantren, pendekatan ini sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman secara menyeluruh, tidak hanya dalam aspek kognitif tetapi juga spiritual dan moral. Namun, kenyataannya, proses pendidikan dipesantren masih kurang menyentuh pembentukan karakter yang mendalam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap guru dan santri dengan fokus pada teori retorika Aristoteles. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana komunikasi profetik dijalankan dalam konteks pengajaran tafsir serta mengidentifikasi dukungan dan hambatan yang dihadapi dalam penerapannya.
Fear Of Missing Out ( FOMO) Sebagai Perilaku Eksistensi Diri Di Kalangan Remaja (Studi Pada Gamers Mobile Legends Di Kecamatan Kalidoni) Febrian, Lilika; Muslimin Ritonga; Eraskaita Ginting
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7785

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena Fear of Missing Out (FOMO) sebagai perilaku eksistensi diri di kalangan remaja, khususnya di kalangan gamers Mobile Legends di Kecamatan Kalidoni. FOMO merujuk pada kecemasan yang dialami individu ketika merasa tertinggal dari pengalaman sosial yang dialami oleh orang lain, yang sering kali diperburuk oleh penggunaan media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO berperan signifikan dalam mendorong remaja untuk aktif berpartisipasi dalam komunitas gaming, sebagai upaya untuk mempertahankan eksistensi diri dan mendapatkan pengakuan dari teman sebaya. Selain itu, faktor-faktor pendukung seperti interaksi sosial, kompetisi, teman sebaya juga diidentifikasi sebagai pendorong utama perilaku ini.
Sarkasme sebagai Bentuk Kritik Publik di Tiktok terhadap Film Animasi One For All: Merah Putih Robi’ah Al Adawiyah; Fera Indasari; Muslimin Ritonga
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humani... Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v4i2.2188

Abstract

The rapid growth of social media has transformed public communication into a more open and participatory digital space, particularly in expressing criticism toward cultural products through TikTok. One prominent phenomenon is the use of sarcasm in user comments on the animated film One For All: Merah Putih. This study aims to identify the forms and meanings of sarcasm as a strategy of public criticism in digital spaces. The research employs a qualitative approach using critical discourse analysis based on Teun A. van Dijk’s model. Data were collected from user comments on three TikTok videos posted by both media and personal accounts, and analyzed through the dimensions of text structure, social cognition, and social context. The findings reveal that sarcasm is the dominant form of expression in conveying criticism, manifested through irony, exaggerative expressions, and indirect insinuation. The novelty of this study lies in demonstrating that sarcasm functions not only as a linguistic style but also as a mechanism of public evaluation that reflects audience expectations and quality standards toward national animated films. These findings indicate that social media serves as an active discursive space in shaping public perception and opinion dynamics in the digital era.
Dinamika Proses Produksi Animasi Independen: Studi Kasus Animasi Cuko Boy sebagai Representasi Budaya Lokal Fitria, Suci; Fera Indasari; Muslimin Ritonga
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humani... Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v4i2.2189

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of independent animation production and the representation of local culture in the animation Cuko Boy. The background of this research is based on the growth of the independent animation industry in Indonesia, which faces various limitations yet is capable of producing creative works rooted in local identity. This research employs a qualitative descriptive method with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation of the production process of Cuko Boy. The data were analyzed using John T. Caldwell’s Production Culture theory and Ferdinand de Saussure’s semiotic approach to examine the relationship between signifier and signified in representing Palembang’s local culture. The results show that the dynamics of independent animation production are characterized by role flexibility, limited resources, and adaptive creative strategies that utilize local culture as a primary identity. The representation of Palembang’s local culture in Cuko Boy is reflected through visual, linguistic, and symbolic elements, such as city icons, traditional cuisine, and local dialect. This study concludes that independent animation is not only a form of entertainment but also a medium for cultural representation and a creative strategy to overcome industrial limitations.
Pemaknaan Simbol Bendera One Piece sebagai Bentuk Resistensi Kultural: Studi Fenomenologis pada Komunitas Nakama Palembang Marshella, Shelvi; Fera Indasari; Muslimin Ritonga
TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humani... Vol. 4 No. 2 (2026): Mei: TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial dan Humaniora
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/tuturan.v4i2.2190

Abstract

The phenomenon of popular culture symbols being used as a medium for socio-political expression has increasingly emerged among young people. This study aims to analyze the meaning of the One Piece flag (Jolly Roger) as a form of cultural resistance within the Nakama Palembang community. This research employs a qualitative approach using a phenomenological method to understand the subjective experiences of individuals in interpreting symbolic actions. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and documentation. The findings indicate that the One Piece flag is interpreted not merely as a fictional symbol but as a representation of freedom, solidarity, and resistance against social injustice. The use of this symbol reflects a form of symbolic resistance that is subtle, non-confrontational, and rooted in everyday cultural practices. This study concludes that popular culture plays a significant role as an alternative space for youth to articulate social criticism and construct collective identity.
Environmental Communication of the Public Relations Division of Pt Semen Baturaja Tbk in Response to Air Quality Issues in the Community Putri Utami; Yenrizal; Muslimin Ritonga
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) Vol. 8 No. 2: April 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v8i2.11063

Abstract

This study aims to find out how the role of Public Relations of PT Semen Baturaja Tbk in carrying out effective environmental communication, so as to be able to maintain public trust in the midst of the dynamics of developing environmental issues. The problem contained in this study is that air pollution due to industrial activities is an environmental issue that is increasingly receiving public attention, especially in areas that are directly adjacent to emission sources. The type of research used is field research with a qualitative approach that is descriptive. The data collection methodology used in this study is observation, documentation and interviews. The primary data sources in this study are the leaders of PT Semen Baturaja Tbk, the Public Relations Division of PT Semen Baturaja and the people who live around PT Semen Batujara Tbk. Meanwhile, the source of secondary data was obtained from documentation obtained from the results of the research. The technique for analyzing data is through three stages, namely: data reduction, data presentation and drawing conclusions or verification. Based on the results of the research, the communication practices carried out have led to dialogical and participatory two-way communication and show a positive tendency in building harmonious relationships between companies and society.